Maurice Bucaille tak Ragu dengan Kebenaran Alquran
Penelitiannya tentang Mumi Firaun membawanya pada kebenaran Alquran
Suatu hari di pertengahan tahun 1975, sebuah tawaran dari pemerintah Prancis datang kepada pemerintah Mesir. Negara Eropa tersebut menawarkan bantuan untuk meneliti, mempelajari, dan menganalisis mumi Firaun. Tawaran tersebut disambut baik oleh Mesir. Setelah mendapat restu dari pemerintah Mesir, mumi Firaun tersebut kemudian digotong ke Prancis. Bahkan, pihak Prancis membuat pesta penyambutan kedatangan mumi Firaun dengan pesta yang sangat meriah.
Mumi itu pun dibawa ke ruang khusus di Pusat Purbakala Prancis, yang selanjutnya dilakukan penelitian sekaligus mengungkap rahasia di baliknya oleh para ilmuwan terkemuka dan para pakar dokter bedah dan otopsi di Prancis. Pemimpin ahli bedah sekaligus penanggung jawab utama dalam penelitian mumi ini adalah Prof Dr Maurice Bucaille. (more…)
Reality Show Sosial
Stasiun teve kita saat ini kebanjiran realty show. Ada yang impor macam The Apprentice, The Next American Top Model, Fear Factor dan lain-lain. Produk impor itu sebagian besar disadur menjadi versi Indonesianya –meski tak seheboh aslinya– misal Joe Millionaire Indonesia, Tantangan atau The Apprentice Indonesia.
Produk (orisinil?) lokal yang nggak kalah seru adalah realty show yang bersifat sosial. Ada Uang Kaget, Rejeki Nomplok, Toloong!, Terima Kasih, Lunas, Bedah Rumah dan Sekolahku Sahabatku. Sebagian besar program acara tersebut dibidani oleh sang kreator Helmi Yahya. Kreatif memang.
Tayangan tersebut cukup menyentuh emosional penonton, cukup bagus, menghibur dan ‘membumi’. Ini jika dibandingkan dengan realty show yang kebarat-baratan abis dan cenderung melecehkan kaum hawa seperti Joe Millionaire. (more…)
Yang Muda Yang Bertakwa
gaulislam edisi 105/tahun ke-3 (7 Dzulqaidah 1430 H/26 Oktober 2009)
Apa yang kamu pikirin kalo denger kalimat bahwa pemuda adalah generasi penerus bangsa? Terus apanya yang di terusin? Hehehe, siapa lagi yang akan menerusakan perjuangan dan dakwah yang sudah dilakukan para kaum tua yang telah mendahului kita? Hmm.. yang pasti anak muda dong ya. Khususnya, pemuda yang mempunyai akhlak yang baik dan tentunya memiliki ilmu pengetahuan yang luas.
Pemuda berperan penting dalam kehidupan di dunia ini. Potensi yang dimiliki sangat besar jika diasah dan disinergikan, potensi-potensi itu akan menghasilkan ledakan yang dahsyat. Tapi percuma saja kalo pemudanya bermalas-malasan (termasuk yang malas beneran), tidak bersemangat dan mudah putus asa apa lagi kalo diajak halaqah atau ngaji aja susah? Hmm, kalo begitu gimana mau jadi pemuda muslim yang ideal? Gimana mau jadi anak muda yang bertakwa?
Bro, ada orang bilang: “Yang muda yang berkarya dan jangan cuma bicara”. Hehe.. kita di gaulislam ini bukan bicara, tapi menulis. Yup, insya Allah tulisan ini sebagai wujud nyata sumbangan pemikiran dan dakwah, usaha untuk menyemangati dan mengkritisi kondisi pemuda saat ini. Prikitiw! (more…)
Rosalyn Rushbrook, Menemukan Kebenaran Islam Dalam Al-Kitab
Dia mendapati ajaran agama terdahulu telah banyak menyimpang, terutama yang berkaitan dengan konsep ketuhanan.
Ia mendapat ijazah di bidang Teologi Kristen. Namun, pengetahuan Kristennya yang begitu mendalam, menjadikan perempuan paruh baya ini mencintai Islam. Rushbrook yang berganti nama Ruqaiyyah Waris Maqsood setelah memeluk Islam, merupakan salah satu penulis buku-buku Islam paling produktif. Puluhan buku berkenaan dengan Islam telah ditulis oleh perempuan kelahiran London, Inggris, tahun 1942 ini. Buku-bukunya termasuk best seller dan menjadi referensi serta rujukan di berbagai negara.
Jauh sebelum berpaling ke Islam, Ruqaiyyah lahir dan dibesarkan dalam lingkungan Kristen Protestan. Nama asalnya ialah Rosalyn Rushbrook. Dia memperoleh ijazah dalam bidang Teologi Kristen dari Universitas Hull, Inggris, tahun 1963, dan master bidang pendidikan dari tempat yang sama pada tahun 1964. Selama hampir 32 tahun, dia mengelola program studi ilmu-ilmu keagamaan di berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Inggris. Dia juga sempat menjabat sebagai kepala Studi Agama di William Gee High School, Hull, Inggris. (more…)
Kalo Cewek Ngeblog…
gaulislam edisi 104/tahun ke-2 (30 Syawal 1430 H/19 Oktober 2009)
Hari gini siapa yang kenal blog? Buat para netter sejati, blog pastinya udah jadi pemandangan yang nggak asing lagi, walaupun nggak semua sih kalo netters itu blogger juga. Nah, ternyata di antara para blogger itu banyak juga lho dari kalangan cewek. Kini, dengan berbagai ragam penampilan dan isi blog, mereka meramaikan dunia maya. Hmmm … kayak apa ya kalo para cewek ngeblog? Isinya kira-kira tentang apa aja ya? Intip aaaah…
Isi blog cewek
Diary. Blog macam gini banyak nampang di dunia virtual. Isinya tentang curhatan hati pemlik blognya. Kejadian-kejadian lucu, sedih, bahagia, ngebetein, bikin ill feel semua numplek di blog macam gini. Biasanya nih kejadian-kejadian yang beragam rasa itu ada hubungannya sama gebetan, temen-temen di sekolah atau kuliah or di tempat kerja, sohib-sohibnya, tempat belanja, fashion, penampilan, liburan, ortu, keluarga, dan seabrek cuhatan lainnya. Nggak lupa juga yang punya jiwa narsis bisa leluasa pasang foto-foto diri dengan gaya yang bebas ekspresi. He..he…
Nah, kalo yang punya blognya adalah cewek nih bahasa berkisahnya bisa dalem banget. Kadang suka agak-agak centil. Dan, kabar-kabarinya nih dengan gaya cewek kayak gitu traffic kunjungan ke blog bisa tinggi. Maka, nggak heran ada blogger cowok yang bikin blog dengan gaya cewek, dan pastinya namanya juga pake nama samaran yang cewek. Ckckck…. (more…)
Giliran Islam Masuk Capitol Hill, Kristen Protes
Sejak tahun 1952 Capitol Hill sudah dipakai kegiatan keagamaan oleh umat Protestan. Kegiatan itu telah berlangsung beberapa kali
Setelah berbagai umat beragama dan aktivis lembaga swadaya masyarakat, melakukan “aktivitas”nya di Capitol Hill –gedung DPR AS—di Washington D.C, giliran umat Islam di Amerika Serikat melakukan kegiatan keagamaan di gedung itu. Kegiatan berlangsung pada Jumat (25/9) pukul 13.00 waktu setempat, berupa kegiatan shalat Jumat. Sekitar 50.000 orang datang ke sana. Menurut penyelenggara, non-Muslim diperbolehkan ikut serta.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Masjid Darul Islam Elizabeth New Jersey, didukung oleh beberapa masjid lainnya.
Capitol Hill atau lengkapnya Capitol Hill History District merupakan salah satu distrik di Washington D.C. Nama itu diambil dari gedung US Capitol yang dibangun di puncak bukit dengan menghadap ke arah kota. Di samping gedung Capitol, terdapat bangunan penting lainnya, seperti gedung Senat, Mahkamah Agung, perpustakaan Kongres dan National Mall.
Karena latar belakangnya yang penuh jejak sejarah dan selalu menjadi pusat perhatian, maka tempat itu sering digunakan orang dari berbagai macam kalangan untuk berkumpul dengan tujuan yang beragam pula, termasuk melakukan protes, demonstrasi, pawai, acara-acara politik, acara amal, festival, dan sebagainya. (more…)
Syahadat Terry Holdbrooks di Guantanamo
Siapa tak kenal Guantanamo. Penjara yang sangat mengerikan dengan penjagaan ekstraketat di Kuba itu biasa didedikasikan pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk mengurung para tokoh yang dianggap sebagai teroris. Sebagian besar mereka berasal dari Irak dan Afghanistan. Kisah penyiksaan dan pelecehan terhadap Alquran pernah ‘menghiasi’ penjara ini.
Dunia pun mereaksi negatif keberadaan penjara Guantanamo. Tuntutan untuk menutup penjara tersebut mengalir deras ke pemerintah AS. Presiden AS, Barrack Obama pun menyambut baik tuntutan tersebut dengan berencana menutup penjara tersebut.
Tapi, bagi Terry Holdbrooks, Guantanamo menjadi bagian hidup yang sangat berarti. Kehidupan para tahanan yang penjara tersebut memberi pengaruh besar dalam hidup Terry. Mulanya, dia hidup urakan. Kedua orang tuanya berpisah ketika Terry berusia 7 tahun. (more…)
Terorisme Tanpa Amerika Serikat
Terorisme yang merebak secara global, berakar dari tindakan Amerika untuk menjatuhkan Uni Soviet. Anehnya, di mata pers kita terorisme tanpa negara superpower itu
Oleh: Amran Nasution*
Selama 17 jam kekuatan polisi dikerahkan menangkap gembong teroris nomor satu, Noordin Mohamad Top, yang dikabarkan bersembunyi di sebuah rumah desa di Dusun Beji, Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, 7 Agustus lalu. Noordin yang asal Malaysia itu telah menjadi musuh negara nomor satu karena sebelumnya ia diberitakan merencanakan pembunuhan terhadap Presiden dengan meledakkan bom di rumah SBY di Cikeas.
Terkepung seperti itu, Noordin yang selama ini dikabarkan amat licin dan lihai, kali ini tak mungkin lepas. Jangankan manusia, lalat pun tak mungkin lolos dari kepungan pasukan elite anti-teror Detasemen Khusus 88 Polri yang begitu ketat. Maka di layar televisi, pengepungan ini menjelma menjadi sebuah reality show. (more…)
“Take Me Out”, Biro Jodoh Kapitalis!
gaulislam edisi 103/tahun ke-2 (23 Syawal 1430 H/12 Oktober 2009)
Acara reality show di Indonesia diramaikan dengan program acara biro perjodohan bernama Take Me Out Indonesia. Acara ini tentang 30 perempuan berusia 20-40 tahun berstatus single. Mereka mencari pasangan. Bisa untuk suami, pacar, atau sekedar coba-coba. Di setiap episodenya, ada 7 pria single yang keluar satu demi satu untuk dipilih dan memilih para perempuan itu.
Suksesnya acara Take Me Out, memunculkan acara serupa dengan judul Take Him Out yang berisi kebalikannya. Take Him Out berisi 30 pria single dan 7 perempuan single di setiap episodenya.
Biro jodoh asal tiru
Take Me Out adalah sebuah program televisi yang lisensinya dipegang FremantleMedia. Saat ini Take Me Out telah ditayangkan di 3 negara Eropa (Spanyol, Netherland, Denmark), menyusul UK. Dari sini aja, udah kelihatan banget nuansa asal tiru yang penting laku. Rating tinggi, iklan berdatangan, dan itu artinya banyak rupiah berdatangan. Sedangkan bagi pesertanya, lumayanlah bisa nampang di layar kaca dan ditonton oleh orang se-Indonesia raya. (more…)
Makna Gempa Sumatra
Mudah-mudahan segala macam musibah yang menimpa kita dan saudara-saudara kita mampu melecut kita semua untuk sadar diri. CAP ke-270
Oleh: Dr. Adian Husaini
Bumi Indonesia, negeri kita, lagi-lagi dihantam gempa. Kali ini, 30 September 2009, wilayah Sumatra Barat, khususnya kota Padang dan Pariaman menerima pukulan berat. Bumi digoncang keras dengan gempa berkekuatan 7,6 skala Richter. Hampir semua gedung bertingkat di Kota Padang runtuh atau rusak berat. Ratusan orang tertimbun dalam reruntuhan gedung. Ratusan lainnya tertimbun tanah. Bahkan ada puluhan anak yang sedang belajar di satu gedung bimbingan belajar tertimbun reruntuhan bangunan.
Mengapa semua ini terjadi? Mengapa peristiwa ini menimpa bumi Minang yang terkenal dengan semboyan ”Adat bersendi syara’ dan syara’ bersendi Kitabullah”. Dan Mengapa ini terjadi? Padahal, baru sebulan lalu, pada awal September 2009, tepat di awal-awal Ramadhan 1430 Hijriah, wilayah kita lain, Jawa Barat bagian selatan, dihantam gempa serupa. Hanya saja, karena lokasi pusat gempa yang jauh dari daerah pemukiman, maka dampaknya tidak sedahsyat gempa di Sumatra kali ini. Namun, waktu itu, gempa sempat membuat panik warga ibu kota Jakarta. Banyak gedung bertingkat sudah bergoyang dan penghuninya berhamburan. (more…)
