gaulislam.com


Ideologi Suporter Sepakbola

Posted in Buletin gaulislam,Tahun III/2009-2010 by Hafsa Mutazz on the June 28th, 2010

logo-gi-3 gaulislam edisi 140/tahun ke-3 (16 Rajab 1431 H/ 28 Juni 2010)

Kamu pasti pernah tahu kan gimana aksi-aksi suporter sepakbola dalam mendukung klub atau timnas pujaannya? Mereka bela-belain datang ke stadion jika klub pujaannya bertanding. Ada yang memang bayar masuk ke stadion untuk nonton, nggak sedikit juga yang cuma ngeramein jalanan aja karena nggak punya ongkos untuk beli tiket pertandingan. Para suporter ini nyaris memiliki semua atribut klub kebanggaannya: kaos, slayer, stiker, bendera, dan sejenisnya. Selain itu, mereka ada yang rela mati demi membela klub pujaannya dan juga rela melakukan kerusakan dalam melampiaskan kegembiraan (apalagi kekecewaan).

Rasanya masih membekas dalam ingatan ketika final Liga Indonesia tahun 1998. Saat itu, ribuan suporter Persebaya yang dikenal sebagai bonek, alias bodo dan nekat, eh, maksudnya bondo (modal) nekat, turun ke jalanan begitu timnya berhasil menggulingkan Persib Bandung. Toko-toko dijarah, puluhan mobil dibakar. Bahkan aparat keamanan pun kerepotan mengawal mereka sampe Stasiun Senen. Keberingasan belum selesai, kawasan sepanjang jalur kereta Jakarta-Cirebon dihujani batu oleh para suporter brutal ini. Gila!

BTW, artikel ini adalah sebagai pelengkap dari edisi 138 lho. Waktu itu saya menjanjikan akan menulis lanjutannya tentang sepakbola dan pembahasan yang dikaitkan dengan Islam. So, dengan demikian janji itu insya Allah udah terlunasi. Jadi kamu nggak nunggu-nunggu dan tuntas sudah rasa penasaran kamu dengan adanya gaulislam edisi 140 ini. Ok?

Bro en Sis, nuansa ashobiyah (bangga dengan kelompok atau kesukuannya) juga kentara kok dalam polah para suporter. Saya pernah baca di jalan ada anak Viking yang di kaosnya ada tulisan: “Aing Persib, Sia Naon?” Hehehe.. itu artinya “gue Persib, elu apa?” Nggak ketinggalan suatu ketika ada suporter Persija yang saya lihat di kaos bagian belakangnya tertulis: “Kuserahkan hidup-matiku hanya untuk Persija” Waduh! (more…)

Sofia, Istri Nabi dari Putri Yahudi

Posted in Resensi by sholihin on the June 22nd, 2010

Judul buku: Misteri Sofia (istri Nabi dari putri Yahudi) | Penulis: Abba Zhahir BiAmrillah | Penerbit: Madania Prima (kelompok penerbit Salamadani), 2008 | Jumlah halaman: 198 + xii hlm; 21 cm

COV-SOFIADari sejumlah istri-istri Rasulullah saw. yang sangat dikenal kaum muslimin adalah Ummul Mukminin Aisyah ra dan Khadijah ra. Baik mengenal namanya secara mudah maupun kehidupan pribadinya. Namun, kaum muslimin secara umum belum banyak yang mengenal sosok-sosok istri Rasulullah saw. yang lainnya. Salah satunya Sofia, atau dalam ejaan bahasa Arab ditulis dan disebut Shafiyyah. Nama istri Rasulullah saw. ini adalah seorang putri pemimpin Yahudi. Nama lengkap beliau adalah Shafiyyah binti Huyaiy bin Akhthab ra.

Dalam buku ini sengaja ditulis dengan nama “Sofia”, bukan Shafiyyah. Tentu ada alasannya. Sebagaimana disebutkan dalam pengantar penerbitnya, bahwa dalam khazanah Islam, terutama dalam kitab-kitab tarikh, kita lebih banyak menjumpai nama “Shafiyyah” ketimbang “Sofia”. Nama “Shofia” terkenal dan lazim dalam penyebutan di kalangan orang-orang Yunani dan Romawi yang beragama Nasrani. Nama “Sofia” sendiri adalah nama yang biasa dipakai putri Huyaiy bin Akhthab ini di antara kaumnya. Itulah mengapa judulnya adalah Misteri Sofia: Istri Nabi dari Putri Yahudi. Kenapa menjadi misteri? Tentu jawabannya ada. Dalam beberapa bab yang tertera di daftar isinya saja kita sudah bisa menemukan maksud penulisnya memberi judul tersebut. Ya, banyak informasi yang bagi saya sendiri sangat baru. Sehingga mengundang rasa penasaran saya untuk membaca “misteri” yang sedang dipaparkan dalam buku ini. (more…)

Melawan Pornografi

Posted in Buletin gaulislam,Tahun III/2009-2010 by sholihin on the June 21st, 2010

logo-gi-3 gaulislam edisi 139/tahun ke-3 (9 Rajab 1431 H/ 21 Juni 2010)

Halah, masalah pornografi kayaknya lagi banyak disorot. Nggak tanggung-tanggung, kasus terbaru melibatkan para selebritis. Apa sebabnya? Karena dalam video yang sudah beredar luas di masyarakat—seorang teman bilang bahwa dalam seminggu video tersebut didownload hingga 700 ribu kali—pemeran dalam video tersebut mirip Ariel Peterporn (eh, Peterpan); Luna Maya dan Cut Tary. Waduh, kata urang Sunda mah: geunjleung euy! (bikin geger gitu lho). Sampe-sampe Wagub Jabar Dede Yusuf melarang mereka tampil manggung (show atau performance) di wilayah Jawa Barat. Wedew! (malu banget tuh!)

Oya, ampir lupa nih. Sebelumnya gaulislam mohon maaf kalo pekan kemarin menjanjikan pekan ini mau bahas kelanjutan tentang sepakbola. But, berhubung lagi anget “bola panas video porno”, maka pekan ini kita dahulukan pembahasan seputar pornografi ya. Insya Allah tentang sepakbola kita lanjutkan pekan depan. So, jagain terus gaulislam setiap pekannya. Akur ya? Sip deh. Gitu dong. Hehe..

Bro en Sis, gaulislam sengaja ikutan bahas masalah ini bukan mau nambahin masalah, tapi insya Allah menawarkan penyelesaian atas masalah tersebut. Benar, masalah ini harus diselesaikan tuntas, bukan malah dibiarkan liar kemana-mana. Seolah masalah yang sangat menghebohkan. Padahal mah, pornografi udah marak terjadi. Kebetulan aja pemerannya mirip (atau emang beneran) selebritis tertentu. Name makes news. Ini kaidah jurnalistik, Bro. Nama membuat berita. Coba kalo nama orang yang nggak terkenal dan nggak dikenal luas kayaknya media massa juga adem-adem aja. Palingan beritanya cuma masuk kolom Nah Ini Dia di Pos Kota kali ye hehehe.. (more…)

[resensi buku] Cinta Sejati, Mencintai Nabi

Posted in Resensi by sholihin on the June 19th, 2010

Judul buku: Jadikan Aku Pecinta Nabi | Penulis: Abdurrahman al-Baghdadi dan Fathy Syamsuddin Ramadhan an-Nawiy | Penerbit: Gema Insani, 2009 | Jumlah halaman: 208 hlm; 14,5 cm

Dr. Ahmad Muhammad al-Hufy sebelum menulis Min akhlak an-Nabiy beliau bertutur penuh kerendahan hati, “Ya, Rasulullah, junjunganku! Apakah kata-kata yang tak berdaya ini mampu mengungkapkan ketinggian dan keluhuranmu? Apakah penaku yang tumpul ini dapat menggambarkan budi pekertimu yang mulia? Bagaimana mungkin setetes air akan sanggup melukiskan samudera yang luas? Bagaimana mungkin sebutir pasir akan mampu menggambarkan gunung yang tinggi? Bagaimana mungkin sepercik cahaya akan dapat bercerita tentang matahari? Sejauh yang dapat dicapai oleh sebuah pena, hanyalah isyarat tentang keluhuran martabatmu, kedudukanmu yang tinggi, dan singgasanamu yang agung.”

Buku yang terdiri dari 11 bab singkat ini ditulis oleh Ustad Abdurrahman al-Baghdadi, ulama kelahiran Libanon yang telah lama mukim di Indonesia. Buku ini beliau tulis bersama Fathi Syamsuddin an-Nawiy. Ketika pertama kali disodorkan buku ini oleh Pak Abdul Hakim dari Gema Insani, saya langsung menyusun ide untuk menuliskan resensinya.

Membaca bab demi bab di buku ini sangat menambah wawasan. Seolah ingin meyakinkan pembaca untuk mencintai Nabi Muhammad saw., buku ini dibuka dengan bab pertama yang membahas tuntas tentang larangan menyakiti dan menentang Rasulullah saw. Untuk menegaskan, dilanjutkan di bab dua tentang hukuman bagi para penghina Rasulullah saw. Serta diyakinkan lagi bahwa tidak ada nabi setelah Muhammad saw. diutus, maka jika ada yang mengaku-ngaku sebagai nabi, harus siap menghadapi hukuman yang tak bisa dianggap enteng. (more…)

Soccer Industry

Posted in Buletin gaulislam,Tahun III/2009-2010 by Leila Amra on the June 14th, 2010

logo-gi-3 gaulislam edisi 138/tahun ke-3 (2 Rajab 1431 H/ 14 Juni 2010)

Penggila sepakbola sudah mulai dimanjakan dengan hajatan akbar di Afrika Selatan. Ya, World Cup 2010! Pesta pembukaannya sudah dilakukan di Johannesburg pada 11 Juni 2010 lalu. Gelaran ini akan berlangsung sebulan penuh. Mulai 11 Juni hingga 11 Juli 2010. Afrika Selatan menjadi tuan rumah ajang pesta bola empat tahunan kelas dunia tahun ini. Sepuluh stadion megah di sembilan kota siap menampung ribuan penonton dan menjadi saksi sejarah helatan akbar sepakbola sejagat. Soccer City Stadium, salah satu stadion yang berkapasitas 94.700 tempat duduk akan menjadi stadion yang menggelar laga perdana dan laga final.

Bro en Sis, membangun sepuluh stadion untuk menggelar ajang sekelas piala dunia tentu nggak mudah. Butuh waktu, perlu dana banyak dan mempertaruhkan kepercayaan dunia. Maka, pemerintah Afrika Selatan pasti sudah menghitung dengan cermat sebelum nekat menjadi tuan rumah. Faktor duit yang bakalan dikeruk dari ajang itu sekaligus ketenaran nama negara bisa menjadi pemicu untuk menggelar event tersebut. FIFA sendiri, sebagai badan resmi yang mengatur turnamen ini, sudah menghitung laba. Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, menyebutkan bahwa keuntungan FIFA yang bakal didapatkan di Piala Dunia nanti mencapai 1,65 miliar pounsterling atau sekitar Rp 22 triliun. Keuntungan tersebut berasal dari pendapatan dari sponsor, hak tayang, dan sumber lainnya (dapunta.com, 4 Juni 2010)

Itu baru FIFA lho yang menangguk untung. Di era industri sepakbola ini, bagi mereka yang ngurusin event sebesar piala dunia pasti kecipratan ‘rejekinya’. Kalo FIFA dapetin untung segede gitu, maka tuan rumah pun pasti dapat untung. Kerjasama lah. Ini kan bisnis, bos. Sebagai tuan rumah, pemerintah Afsel memiliki pos-pos yang sudah pasti jadi tambang duit adalah dari tiket penonton, sponsor, merchandise resmi, jatah prosentase dari hak siar. Pemilik hotel dan pengusaha café atau sejenisnya juga ketiban rejeki nomplok. Gimana nggak, ratusan ribu atau bahkan jutaan orang yang bakalan tumplek blek datang ke Afsel pasti butuh tempat tinggal, butuh makan, butuh minum dan keperluan hajat hidup lainnya. Sudah pasti putaran duit dari industri sepakbola itu bakalan berpusat di sana. Wrrr.. siapa yang nggak ngiler kalo urusan duit? (more…)

Obama, Israel, dan Kita

Posted in Buletin gaulislam,Tahun III/2009-2010 by Hasna Hawwa on the June 7th, 2010

logo-gi-3 gaulislam edisi 137/tahun ke-3 (24 Jumadits Tsaaniy 1431 H/ 7 Juni 2010)


Hmmm.. udah bulan Juni nih, Bro en Sis.  Pada inget nggak kalo entar kedatangan Obama ke Indonesia dijadwal ulang? Kemungkinan pertengahan bulan Juni ini. Kapan tepatnya sih masih belum ada kepastian (tapi berdasarkan berita dari ‘telik sandi’, doi batal datang lagi di Juni 2010, tapi katanya nanti bulan Nopember karena bulan Mei kemarin Teluk Meksiko tercemar karena ketumpahan minyak dari kilang milik British Petroleum yang bikin rugi ekonomi rakyat sono) Wait and see lah. Coz, akhir bulan Maret kemarin, kan doi batal tuh ke Indonesia.  Ehm, kejadian terbaru yang mungkin saja bisa ngebatalin rencana Obama berkunjung ke Indonesia adalah gara-gara ‘anak emas’ Amrik, yakni Israel kembali bikin ulah. Pada 31 Mei 2010 lalu tentara Israel nembakin konvoi relawan yang tergabung dalam misi kemanusiaan untuk Gaza. 16 orang relawan meninggal dunia. Nah, lho. Jangan-jangan Obama batal lagi datang ke sini karena ngeri dihadang demonstran anti Israel dan Amerika. Syukurlah kalo begitu. Hehehe…

Siapa sih Obama?

Doi adalah presiden ke 44 di Amrik dan yang pertama berkulit item. Konon, buat ngebuktiin kalo Amrik tuh soko gurunya demokrasi akhirnya yang berkulit item pun dikasih kesempatan buat jadi presiden.  Yah, sakarepmu lah. (more…)

Palestina Tanah Kita, Gaza Membutuhkan Kita!

Posted in Opini by sholihin on the June 2nd, 2010

Assalaamu’alaikum wr wb

Miris, sedih, kesal, geram, dan tentu saja marah setiap kali ada berita seputar kebiadaban Israel. Israel memang tak bisa dibiarkan. Mereka sudah menjajah dan merampok tanah Palestina. Aksi barbar yang dilakukan militer Israel terbaru adalah ketika mereka menembaki konvoi kapal dengan misi kemanusiaan untuk Gaza, Freedom Flotilla pada 31 Mei 2010 lalu dan menewaskan 16 orang dan puluhan relawan terluka. Dalam konvoi kapal itu ada sekitar 700 relawan dari 50 negara. 12 orang di antaranya ada WNI. Beragam profesi pula. Intinya, membawa bantuan media dan makanan untuk kaum muslimin di Gaza.

Bro, menyaksikan Palestina saat ini memang membikin sedih dan marah. Tapi kita tak bisa berbuat banyak. Jangankan kita, para pemimpin dunia Islam saja beraninya hanya mengutuk. Padahal, seharusnya mengirim ribuan pasukan untuk menghancurkan negeri Yahudi itu.

Padahal dulu, ketika penggagas negara Israel, Theodore Hertzl meminta tanah Palestina di tahun 1897, dia mendapatkan jawaban yang tegas dari Khalifah Abdul Hamid II,  “Tanah itu bukan milikku, tetapi milik ummatku.” Konon saking murkanya, sang khalifah juga meludahi wajah Hertzl. Merasa tidak mungkin mendapatkan Palestina, Hertzl kemudian melakukan kerja sama dengan Inggris untuk merampas tanah Palestina dan melakukan persekongkolan untuk memecat Abdul Hamid II dari jabatan Khalifah.

Palestina memang telah lama menjadi bagian tanah air kaum muslimin. Bahkan Baitul Maqdis pernah menjadi kiblat pertama kita sebelum dialihkan ke Ka’bah. Dan status Palestina sebagai milik umat Islam semakin kokoh melalui perjanjian yang dibuat Amirul Mukminin Umar bin Khaththab dengan orang-orang Kristen Palestina. Saat itu Khalifah Umar membuat perjanjian yang terkenal dengan nama Al Ihdat Al ‘Umariyyah (perjanjian Umar), yang berbunyi, “…atas nama Islam dan kaum Muslim. Isinya antara lain, ‘Tidak boleh seorang Yahudi pun tinggal bersama kaum muslimin di Baitul Maqdis.” (Ibnu Jarir Ath Thabari, Tarikhul Umam wal Muluk, pada judul “Iftitah Baitul Maqdis”—Penaklukan Baitul Maqdis). (more…)

 

  rank blog indonesia   Religion Blogs - Blog Top Sites