Malu
Ibn Mas’ud menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, (yang artinya): Sesungguhnya di antara kalam nubuwwah (ungkapan kenabian) yang disampaikan kepada manusia adalah, “Jika kamu tidak punya rasa malu, berbuatlah sesukamu!” (HR al-Bukhari).
Ibn Hajar, terkait dengan syarah (komentar) atas hadis ini, menyatakan antara lain: Pertama, kalam nubuwwah bermakna apa saja yang disepakati para nabi, yakni yang biasa diperintahkan oleh mereka (kepada manusia, pen.), yang tidak dihapus bersamaan dengan dihapusnya syariah mereka, karena memang perintah tersebut dibebankan kepada setiap akal manusia (di mana pun dan pada zaman kapan pun, pen.). Kedua, berbuatlah sesukamu adalah kalimat perintah yang mengandung konotasi berita, yakni berupa ancaman. Kalimat tersebut antara lain bermakna: “Berbuatlah sesukamu karena pasti Allah akan membalasmu”. Makna lainnya, ia justru merupakan dorongan untuk memiliki rasa malu (Ibn Hajar, Fath al-Bari, XVII/303). (more…)
“Tahun ini James Tak Perlu Natalan”
Tahun ini, James mengaku tak lagi merayakan Natalan. Ia tak ikut berkumpul dengan keluarganya menyantap kalkun dan alkohol.? Tapi ia bahagia!
Hidayatullah.com–James mengakui bahwa perjalanan menuju Islam cukup lama baginya, ’sepuluh tahun’ sejak ia berkenalan dengan teman-teman Muslim di tempat kerjanya. Ia tak paham dan agak menyesali kenapa harus begitu lama ?
Suatu petang James datang ke tempat ku memenuhi janjinya untuk memasang scanner dan printer. Ia datang usai bekerja. Ditemani teh hangat ala Inggris, saya bertanya pada sahabat muallaf yang begitu baik menolongku untuk membersihkan komputer dari virus sekaligus membenahi file di komputerku.
“Bagaimana perasaan kamu pada bulan Desember ini? Apakah suasana Natalan tahun ini masih ada pengaruh pada dirimu? tanya saya padanya. “Well I am happy because I can get away this time, completely”, ujarnya ceria. Inilah saat paling bahagia bagi James. “Tanpa perayaan, tidak ada tekanan untuk membeli makanan, maupun alkohol, aku sebenarnya merasa bebas dan ini pertama kali yang pernah saya rasakan. Saya sudah tak akan merayakan Christmas (Natalan) lagi.” (more…)
Melalui Seorang Juru Masak , Profesor Austria Temukan Islam
Ia dibesarkan dengan cara Kristen konservatif. Kedua orangtuanya penganut Kristen Protestan taat.? Namun ia mengenal Islam melalui seorang juru masa restoranHidayatullah.com–Lahir di Austria, namun dibesarkan di Jerman. Keluarganya adalah penganut Kristen Protestan yang taat. Namun beranjak dewasa mulai ragu dengan dogma-dogma dalam ajaran agamanya yang dianggap tidak rasional. Pencarian kebenaran pun dimulai. Pada usia 16 tahun kembali ke Austria dan meneruskan studi lanjutnya di Salzburg University hingga meraih gelar doktor ilmu Biologi. Selanjutnya diterima sebagai dosen dan peneliti di almamaternya. Hingga, dalam sebuah perjalanan ke Mesir, ia menemukan hidayah melalui perantaraan seorang juru masak hotel yang kemudian jadi suaminya. Itulah dia Prof. Dr. Aminah Islam (54), Guru Besar Ilmu Biologi pada Universitas Salzburg yang memeluk Islam Ramadhan 2004 silam. Wanita yang malu difoto karena belum berjilbab itu menceritakan kisah perjalanan spiritualnya di situs Islam terkemuka www.readingislam.com.? (more…)
Karima Burns: Cintaku kepada Islam tertambat di Istana Al-Hambra
Ketika membuka Al-Quran perasaan yang hadir persis seperti orang yang baru saja menemukan kembali anggota keluarganya yang telah lama hilangHidayatullah.com–Karima Kristie Burns, MH, ND nama lengkapnya. Karima (39) dikenal sebagai perempuan dengan banyak bakat. Ya sebagai editor, penulis, guru, dan juga pakar herbalis. Di dunia herbalis dia sangat dikenal lewat konsultasi online di website Herb’n Muslim yang dikelolanya sejak 1994. Sejak masuk Islam, dia membuka usaha Herb’n Muslim yang dikenal dengan teknik penyembuhan alami dan islami. Dia juga telah menulis lebih dari 120 artikel kesehatan yang bisa didownload via websitenya itu. Karima menghabiskan separuh hidupnya di Midwest, Iowa (AS), tempat dia dibesarkan. Dan separuhnya lagi di kawasan Timur Tengah (Mesir dan Arab Saudi).
Karima mulai tertarik dengan metode penyembuhan alami justru ketika berupaya menyembuhkan dirinya sendiri yang mengidap penyakit asma, alergi, mudah panik, depresi, dan beberapa penyakit bagian dalam lainnya. Kala itu dia mencoba dengan terapi alami dan bantuan tumbuh-tumbuhan. Dia berkeliling hingga ke Mesir guna mencari berbagai informasi berkenaan penyembuhan tradisional. Dari kegigihannya itu, dia bahkan berhasil memperoleh gelar formal master of herbalist dan doktor bidang naturopathic tahun 1996 dari Trinity College di Dublin, Irlandia. Naturopathic adalah teknik pengobatan alamiah yang meresepkan herbal untuk para pasiennya. Namun tak banyak yang tahu, ketertarikan Karima kepada Islam justru ketika berkunjung ke Spanyol. Dia mengaku terkagum-kagum dengan tulisan Arab di Istana Al-Hambra di kota Granada. Istana itu sendiri dulunya bekas mesjid hingga bekas kaligrafinya masih ada. Berikut penuturan Karima yang disadur dari beberapa sumber. (more…)
Meneladani Rasul
“Dan apa saja yang dibawa oleh Rasul, maka ambillah. Sedangkan apa yang dilarangnya, maka hindarilah. Bertakwalah kalian kepada Allah, karena Allah Maha keras siksa-Nya.” (QS. Al Hasyr: 7).
Manusia memang membutuhkan rasul sebagai perantara dalam menerima ajaran-ajaran dari Allah SWT. Dan bersamaan dengan itu pula, sejak lama manusia telah menempatkan Rasulullah SAW. sebagai pembawa risalah terakhir dari Allah SWT. untuk manusia. Setiap saat kita selalu bersholawat kepada nabi sebagai perwujudan dari rasa hormat kepada beliau, dan kita berusaha untuk menjadi orang-orang yang diberi syafaat di hari penghisaban dengan mengikuti anjuran dan larangannya. Karena pada hakikatnya yang dibawa Muhammad adalah wahyu dari Allah SWT. (QS. An Najm: 3 dan 4; QS. Al An’am:50). (more…)
Meminta Jabatan
Khalifah Umar bin Abdul Aziz r.a. pernah berkata: “Demi Allah, sungguh aku ingin sekali bila jarak antara kami dengan urusan pemerintahan itu melebihi jarak dua kutub Timur dan Barat.”? Adalah sebuah perkataan mulia yang juga merupakan nasihat kepada kita tentang bagaimana menyikapi aktivitas yang berhubungan dengan pelayanan terhadap umat, yakni urusan pemerintahan. Ternyata beliau begitu menginginkan agar sebisa mungkin jabatan untuk mengurusi kepentingan umat itu menjauh darinya. Karena beban yang harus dipikulnya teramat berat dan harus mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah di akhirat nanti. (more…)
Menguji Kekuasaan
“Adalah Rasulullah SAW. apabila mengangkat pimpinan suatu kesatuan pasukan dan dinas-dinas? rahasia, maka beliau menasihati, khusus kepada pimpinan itu, dengan nasihat takwa kepada Allah serta berlaku baik kepada kaum muslimin yang menyertai mereka.” (H.R. Imam Muslim)Kekuasaan sering membuat orang lupa diri. Menganggap diri lebih hebat dari orang lain, sehingga merasa sah-sah saja menekan dan mendikte, meneror bahkan mengancam pesaing atau malah memberangus rakyatnya sendiri. Sampai-sampai ketika tidak berkuasa pun akan terkena penyakit post power syndrome. Dan inilah pemandangan yang selalu bisa kita lihat baik melalui kacamata sejarah atau menyaksikan langsung perilaku para penguasa dan agen-agennya. (more…)
Kemiskinan dan Pemiskinan
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al Qashash: 77).Miskin, menurut Imam Syafi’i dan jumhur ulama, adalah “memiliki sesuatu (penghasilan/pendapatan) tapi tidak mencukupi (kebutuhan pokok)”. Secara sunatullah kemiskinan telah muncul dalam kehidupan manusia. Allah meninggikan rizki sebagian manusia atas sebagian yang lain (QS. 39:53; QS. 29:62; QS. 43:42; QS. 16:71). (more…)
