<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>gaulislam.com &#187; Penulisan</title>
	<atom:link href="http://www.gaulislam.com/category/konsultasi/konsultasi-penulisan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gaulislam.com</link>
	<description>Mari bergaul dengan Islam secara kaaffah</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 17:57:05 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Format Penulisan Karya Tulis</title>
		<link>http://www.gaulislam.com/format-penulisan-karya-tulis</link>
		<comments>http://www.gaulislam.com/format-penulisan-karya-tulis#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 18:00:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hafsa Mutazz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[Penulisan]]></category>
		<category><![CDATA[ilmiah]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Menulis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gaulislam.com/?p=1095</guid>
		<description><![CDATA[Assalaamu&#8217;alaikum wr wb
Diasuh oleh: O. Solihin
[penulis buku-buku remaja, editor Buletin Remaja gaulislam]


TANYA:
Bagaimana format penulisan Karya Tulis?
Terima kasih
Pengirim: RizkaArdhyana
JAWAB:
Mengenai karya tulis, sebetulnya yang dimaksud karya tulis seperti apa?  Karena ada banyak karya tulis: cerpen, puisi, esai dan sejenisnya. Jika istilah  yang dimaksud dengan karya tulis adalah karya tulis ilmiah misalnya, sebenarnya  ada sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Assalaamu&#8217;alaikum wr wb</em></p>
<p><strong>Diasuh oleh: O. Solihin</strong></p>
<p><em>[penulis buku-buku remaja, editor Buletin Remaja gaulislam]</em></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong><br />
</strong></span></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>TANYA:</strong></span></p>
<p>Bagaimana format penulisan Karya Tulis?</p>
<p>Terima kasih</p>
<p>Pengirim: RizkaArdhyana</p>
<p><strong><span style="text-decoration: underline;">JAWAB:</span></strong></p>
<p>Mengenai karya tulis, sebetulnya yang dimaksud karya tulis seperti apa?  Karena ada banyak karya tulis: cerpen, puisi, esai dan sejenisnya. Jika istilah  yang dimaksud dengan karya tulis adalah karya tulis ilmiah misalnya, sebenarnya  ada sedikit perbedaan dengan esai atau artikel pada umumnya. Karya tulis ilmiah  persiapan menulisnya (menyiapkan bahan dan data tulisan) sama dengan penulisan  esai. Hanya saja, karya tulis ilmiah lebih banyak menampilkan data teknis,  bahkan hasil penelitian langsung.<span id="more-1095"></span></p>
<p>Nah, yang perlu diperhatikan dalam karya tulis ilmiah adalah:</p>
<p>1. Dalam pengantar, paling nggak kudu menuliskan:<br />
a. sifat, skop  (ruang-lingkup), dan tujuan penelitian<br />
b. tinjauan pustaka yang relevan  dengan permasalahan<br />
c. cara penelitian<br />
d. hasil utama penelitian  (ditambahkan setelah penelitian selesai) dan manfaat penelitian.</p>
<p>Bahan dan cara, harus menyertakan:<br />
a. sampel, jumlah sampel, dan  karakteristiknya (misalnya: umur, jenis kelamin, dll)<br />
b. keterbatasan  pengambilan sampel (kalo ada tentunya)<br />
c. uraian prosedur detail penelitian  (ini bermanfaat supaya penelitian bisa diulang oleh peneliti lain).</p>
<p>2. Dalam hasil, setidaknya harus menuliskan:<br />
a. karakteristik sampel<br />
b.  pemaparan hasil (harus menggunakan variabel-variabel yang digunakan sebagai alat  untuk menjawab permasalahan penelitian).</p>
<p>3. Pembahasanmu harus meliputi:<br />
a. tinjauan penemuan-penemuan penting  penelitian<br />
b. pertimbangan penemuan-penemuan dalam kaitannya dengan  penelitian terdahulu yang relevan<br />
c. implikasi penemuan terhadap teori<br />
d.  pemeriksaan yang hati-hati terhadap hasil yang tidak mendukung atau hanya  sebagian yang mendukung hipotesis<br />
e. keterbatasan-keterbatasan studi yang  mungkin berakibat pada kesimpulan dan generalisasi studi<br />
f. rekomendasi untuk  penelitian selanjutnya<br />
g. implikasi studi untuk praktisi atau studi terapan  (opsional aja, nggak harus).</p>
<p>4. Kesimpulanmu bisa memberi gambaran:<br />
a. menyatakan kembali tesis secara  singkat<br />
b. meringkas interpreatasi hasil dan membahasnya dalam konteks  teoritis yang lebih luas<br />
c. pendek dan langsung ke sasaran<br />
d. menjelaskan  manfaat khusus dan umum hasil studi<br />
e. menuju ke kata-kata penutup (jadi  jangan sampe bikin kata-kata yang malah membuka kembali pembahasan..he..he..he..  bisa berabe tuh!).</p>
<p>5. Dalam abstraksi (ikhtisar atau ringkasan) yang harus ditulis adalah:<br />
a.  problem penelitian<br />
b. subjek penelitian<br />
c. metode dan prosedur penelitian  (kalo kamu menuliskan dalam bahasa Inggris, dibuat dalam past tense)<br />
d. hasil  penelitian<br />
e. kesimpulan dan implikasi studi (kalo kamu menuliskannya dalam  bahasa Inggris, pastikan dibuat dalam Present tense). Tambahan, untuk desertasi  panjangnya 150 kata. Oke?</p>
<p>6. Judul tulisan:<br />
a. memuat kata-kata kunci penting yang mewakili isi  tulisan (contoh: &#8220;Tuberkulosis pada masyarakat Indian kuno: Analisi DNA&#8221;. Tapi  judul juga jangan terlalu panjang; misalnya &#8220;Seks bebas di kalangan anak-anak  remaja di Jakarta dan pengaruhnya terhadap konsentrasi siswa, mata pelajaran,  kenaikan kelas, dan kehidupan bergama&#8221; Walah, itu mah bisa semeter lebih atuh.  He..he..he. itu judul itu kamu bisa diperpendek menjadi &#8220;Seks bebas di kalangan  remaja Jakarta dan pengaruhnya terhadap prestasi akademik dan kehidupan  beragama&#8221;<br />
b. lepas dari kata-kata berulang yang tidak menyumbangkan makna isi  penelitian<br />
c. mengandung sebanyak-banyaknya 12-15 kata kunci yang merupakan  rangkuman ide utama</p>
<p>7. Dalam ucapan terima kasih, boleh menuliskannya seperti ini:<br />
a.  pihak-pihak yang membantu penelitian dalam hal: penyediaan daftar pustaka,  organisasi ide dan penulisan, penyediaan bahan dan alat, dan proses penelitian  itu sendiri (bisa individu, institusi, atau organisasi). Juga, sebagai yang  pertama dan utama, adalah kepada Allah Swt. yang telah memberikan kemudahan kita  dalam membuat penelitian tersebut. Betul?<br />
b. sumber dana penelitian:  nama/jenis dana, nomor (bila ada), dan tahun penerimaan dana.</p>
<p>8. Aturan penulisan efektif pada tingkat kalimat:<br />
a. tunjukkan tindakan  penting dengan kata kerja, bukan kata benda<br />
b. letakkan pelaku sebagai subjek  dari kata kerjanya<br />
c. letakkan informasi yang lebih singkat sebelum informasi  yang panjang an kompleks<br />
d. letakkan infromasi yang udah akrab dan berulang  pada awal kalimat<br />
e. letakkan pula informasi baru dan tidak terduga pada  akhir kalimat<br />
f. desain tali topik kalimat supaya membentuk pandangan yang  koheren (saling berhubungan) dan konsisten.</p>
<p>9. Penulisan efktif dalam paragraf:<br />
a. buatlah semacam desain issue (pokok  persoalan) yang jelas pada bagian akhir di mana kamu memperkenalkan tali-temali  tema, istilah kerennya thematic strings<br />
b. rumuskan maksud-maksud kalimat  (point sentence) yang tepay untuk setiap unit tulisan (discourse)<br />
c. biasakan  untuk memperlihatkan maksud paragraf (paragraph point) di bagian akhir pokok  bahasan (pada awal paragraf), dan jangan terlalu sering memaparkannya di bagian  akhir diskusi (di akir paragraf).</p>
<p>10. Untuk daftar pustaka bisa dituliskan (catatan: penulisan ditulis  berurutan):<br />
a. Sistem Harvard: nama pengarang, tahun di dalam tanda kurung,  judul karangan, nama jurnal dan volume/nomor, sertakan nomor halaman, (plus,  nama penerbit dan kota di mana diterbitkan bila sumbernya buku).<br />
b. Sistem  Vancouver: nama pengarang, judul karangan, nam jurnal, tahun tanpa tanda kurung,  volume/nomor, dan nomor halaman jurnal, (plus, nama penerbit dan kota di mana  diterbitkan bila sumbernya buku).<br />
c. Sistem alfabetik: nama pengarang, judul  karangan, nama jurnal, volume/nomor, dan nomor halaman jurnal, tahun tanpa tanda  kurung, (juga penerbit dan kota di mana diterbitkan jika sumbernya buku).</p>
<p>11. Tabel yang dibuat harus:<br />
a. judul tabel harus ada<br />
b. nomor tabel  juga kudu ada dong<br />
c. diletakkan segera setelah disebut dalam teks<br />
d.  harus disebut di dalam teks<br />
e. format tabel yang satu dengan yang lain harus  konsisten<br />
f. satuan harus disebutkan<br />
g. singkatan harus diterangkan  kepanjangannya dalam catatan di bawah tabel<br />
h. judul lajur dan baris harus  mewakili variabel yang diukur pada lajur dan baris<br />
i. bilangan desimal dari  atas ke bawah harus konsisten (jika dua angka di belakang koma, semuanya  sama).</p>
<p>12. Untuk gambar/grafik, perlu diperhatikan hal-hal berikut:<br />
a. nomor dan  judul gambar harus ada<br />
b. sumbu vertikal dan horisontal pada grafik kudu  diberi nama<br />
c. satuan ukuran pada masing-masing sumbu harus dicantumkan<br />
d.  keterangan gambar dibuat seringkas mungkin, sedangkan penjelasan lengkap  dijelaskan di dalam teks<br />
e. diletakkan segera setelah disebut dalam  teks<br />
f. harus disebut dalam teks.</p>
<p>Saya pikir ini beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan dalam penulisan  kartya tulis ilmiah. Semoga ini yang dimaksud Rizka. Terima kasih. Maaf jika  jawaban tidak pas dengan maksud pertanyaan, mengingat pertanyaannya terlalu  umum.</p>
<p>Terima kasih.</p>
<p>Salam,</p>
<p>O. Solihin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gaulislam.com/format-penulisan-karya-tulis/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
