gaulislam.com


“MOS” Wanted!

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by sholihin on the July 26th, 2007

First day at school boleh jadi jadi momen yang tak terlupakan. Terutama bagi pelajar SMP, SMA, dan Mahasiswa tentunya. Yup, lantaran mereka kudu rela paksa ‘menikmati’ suka-duka masa orientasi siswa alias MOS yang udah jadi agenda rutin lembaga pendidikan formal setiap tahunnya. Kalo ditingkat perguruan tinggi, umumnya dikenal dengan Orientasi Studi dan Perkenalan Kampus alias OSPEK. (more…)

Comments Off

Mamamia: Hancur Bersama Mama

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by abu fikri on the July 11th, 2007

Acara Mamamia yang digeber saban Selasa malam di stasiun televisi Indosiar ini sebenarnya mirip dengan kontes audisi pencarian bakat lainnya yang udah ada sebelumnya. Diadap-tasi dari Quincianera—ditayangkan televisi berbahasa Spanyol di Amerika—Mamamia mampu menggugah emosi penonton, termasuk juri vote lock (100 orang juri independen yang nggak ada hubungan kekerabatan atau teman dengan peserta). Apalagi acara ini mirip kayak AFI, yang sering mengekspos latar belakang peserta audisi. Biasanya yang mengharukan gitu deh. Jadinya ya kalo dilihat dari kualitas acara sih biasa-biasa aja. Tapi ada yang membedakan dari segi format acara, yakni peran mama yang biasanya berada di belakang layar, kini tampil bareng dengan anaknya. (more…)

Gals, Berapa Harga Dirimu?

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by Hasna Hawwa on the July 5th, 2007

Berapa harga dirimu? Waduh, seakan-akan harga diri bisa ditakar dengan materi. Emang begitu kan kondisi saat ini. Yang namanya harga diri, murah banget. Diobral seribu tiga juga banyak yang mau. Kok bisa? (more…)

Comments Off

Sekolah Hanya untuk Kaum Borju?

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by sholihin on the June 27th, 2007

Punya anak kandung memang selalu jadi dambaan setiap keluarga. Apalagi yang baru merit. Biar ketahuan hasilnya. Hehehe…tapi nggak bagi seorang teman kuliah penulis yang udah mo merit dalam waktu dekat. Doi justru agak paranoid untuk punya anak kelak. Apa pasal? Doi bilang, takut kalo entar anaknya nggak bisa sekolah. Kok? Iya, lantaran biaya pendidikan kian hari kian melangit. Daripada nggak bisa penuhi hak pendidikan anaknya, kan dosa, mendingan punya anak entar aja kalo rumah tangganya udah mapan. Nggak sekalian aja daripada nggak punya keturunan, jadi mendingan nggak usah merit. Huehehe… (more…)

Comments Off

Arti Sebuah Perbedaan

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by sholihin on the June 20th, 2007

Saat mengendarai sepeda motor sepulang kerja, di depan saya ada sebuah mobil sedan. Karena jalanan cukup sempit saya nggak bisa menyalipnya dengan mudah. Apalagi dari arah berlawanan sering ada mobil juga. Setiap kali direm, di bagian belakang mobil sedan itu, di balik kaca belakangnya, ada tulisan teks berjalan dengan warna merah yang membuat saya harus berpikir keras untuk menyerap maknanya. Kalimat itu tertulis: “Jangan berani untuk samaâ€?. (more…)

Comments Off

Nasihati ‘Si Entong’, Yuk!

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by sholihin on the June 14th, 2007

Sobat muda muslim, yang suka nemenin adiknya (kalo saya nemenin anak) nonton tivi kayaknya agak-agak apal, atau bahkan apal banget ama sinetron yang tayang di TPI, yakni Si Entong (Abunawas dari Betawi). Sebagai hiburan, sinetron yang skenarionya ditulis oleh Ayesha Adam, Imam Salimy, dan Zainal Radar T memang oke banget. Lucu dan tokoh-tokohnya sangat berkarakter, sehingga pemirsa yang sering nonton sinetron ini mengenal betul karakter khas para tokohnya. (more…)

Suka Sejenis? Amit-amit!

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by sholihin on the June 6th, 2007

Bahasan kali ini mungkin nggak menarik bagi kamu-kamu yang merasa normal. Maksudnya normal karena nggak bakal ada bibit-bibit untuk suka sejenis. Kalo cewek ya suka sama cewek, kalo cowok demen sama cowok. Demen dan suka di sini bukan sekadar untuk berteman, tapi sudah menjurus ke hubungan khusus alias mengarah ke hubungan seksual. Hiiii… (more…)

Comments Off

Berpisah Kok Pesta?

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by sholihin on the May 30th, 2007

Pertemuan adalah awal dari sebuah perpisahanâ€?. Begitu pepatah mengatakan. Saat pertama kali menginjakkan kaki di halaman sekolah, tak terbayangkan kalo suatu hari nanti, kita pun kudu rela angkat kaki darinya. Ketika pertama kali berkenalan dengan teman sekolah saat masa orientasi siswa, nggak kebayang kalo suatu saat kita pun mesti ikhlas melepas kepergian mereka. Ketika pertama kali mengenal guru yang mengajar dan membimbing kita layaknya orangtua, nggak kepikiran kalo tiga tahun akan datang, dengan berat hati kita lambaikan tangan pada mereka. Memang, nggak akan ada acara perpisahan kalo sebelumnya nggak pernah ketemuan. (hiks…hiks…hiks…. jadi bernostalgia). (more…)

Berbahagialah Orang-orang ‘Aneh’

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by oleh on the May 24th, 2007

Ketika ada seorang muslimah yang mengenakan jilbab dengan baik dan benar, sesuai tuntunan syariat Islam, banyak orang merasa heran. Bahkan ada sebagian besar yang menganggapnya aneh. Sebab, di tengah maraknya busana wanita yang mengeksploitasi keindahan tubuh wanita, muslimah yang mengenakan jilbab dengan sempurna tentunya adalah fenomena keanehan. Sebuah keterasingan. (more…)

Agama Oke; Iptek juga Dong!

Posted in Buletin Studia Tahun kedelapan by oleh on the May 17th, 2007

Sebelum masukkin anaknya ke sekolah, pertimbangan ortu nggak cuma biaya sekolah aja, tapi juga kualitas pendidikan yang dihasilkan sekolah yang bersangkutan. Pastinya,?  setiap ortu pengen anaknya pinter, shalih/shalihah, en nggak gagap teknologi. Sayangnya, lumayan susah nyari sekolah yang mampu menghasilkan produk pelajar shalih/shalihah dan melek teknologi. Kalopun ada, biayanya mahal. So, dengan berat hati ortu kudu memilih kualitas pendidikan anaknya. Shalih/shalihah dan dalem ilmu agamanya atau melek teknologi? Hmm.. pilihan yang sulit. Arrghh… (more…)

 
« Previous PageNext Page »

  rank blog indonesia