Anggapan Tidak Boleh Mengubah Hukum
Assalaamu?alaikum wr. wb.
Salam kenal buat Mbak Lathifah. Saya mau tanya, bagaimana pandangan Islam bila kita bergaul dengan cowok (bukan mahram) tapi sudah kita anggap sebagai kakak atau keluarga sendiri? Apakah Islam membolehkan kita menganggapnya sebagai kakak? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih. Wassalaamu?alaikum wr wb. (more…)
Playboy, Dibenci Tapi Diburu
Playboy emang cowok unik; dibenci tapi juga dicari-cari. Meski udah sering bikin patah hati, tapi cewek-cewek tetep ngantri. Benarkah impian banyak cowok? Ngomongin soal cewek kayaknya udah jadi bagian hidup cowok. Gitu juga kali ya sebaliknya? Mau cowok yang masih preman, atau yang udah ngaji, soal naksir cewek mah sama aja. Cowok alim kan juga manusia, tul nggak? Mungkin bedanya kalo cowok preman nyebut perempuan itu cewek, kalo cowok alim bilangnya akhwat. Padahal sih sama aja, bo! (more…)
Biar Ortu Senang dan Kita Tenang
Kalo kamu dijodohin ortu, nggak usah pusing tujuh keliling. Jalani aja dulu, toh nggak dosa kok kalo kamu nolak. Sebab itu menyangkut masa depanmu, jadi keputusan ada di tanganmu. Tapi, agar ortu nggak kecewa dan kamunya juga nggak merasa dipaksa, mungkin hal-hal berikut ini bisa membantu: (more…)
Dijodohin Ortu? Mau?
Dijodohin mau aja? Nggak salah nih? Maklum, perjodohan identik ama beli kucing dalam karung. Apa benar? Sebagai seorang gadis gimana perasaanmu kalo dijodohin? “Dijodohin? Nggak enak lagi, enakan milih sendiri. Karena apa? Kita kan gak tau ’siapa dia’ yang bakal dijodohin ama kita. Jangankan ama yang dijodohin, ama yang hasil nyari sendiri aja kadang-kadang kita masih salah dalam menilai kok,” ujar Widyandaru Tapi kalo yang dijodohin cakep, kenapa nggak? Hi..hi..just kidding,” cetusnya. (more…)
Nulis itu ibadah!
Ada bedanya antara penulis muslim dengan penulis lain. Penulis muslim dituntut ngegabungin kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas. Yup, seorang penulis muslim harus menomorsatukan keikhlasan; meraih ridlo Allah. Ada beberapa tips yang kudu dimiliki penulis muslim, ini di antaranya:
- Yakinkan diri kalau tema yang akan ditulis bermanfaat bagi banyak orang. Jauhkan diri dari tema-tema yang bikin mudlarat
- Gali tsaqofah Islam seluas dan sedalam-dalamnya. Ini adalah modal utama seorang penulis muslim. Bukankah kita mau mendakwahkan Islam? So pasti butuh ?amunisi? yang banyak
- Jadilah penulis kreatif. Buku-buku Islam sekarang udah banyak bertebaran, jadilah the different one, sesuatu yang beda, gitu deh! Kuncinya adalah jangan pernah bosan dan malas untuk belajar menulis.
- Jaga niat. Kudu ikhlas jadi penulis muslim, jangan cuma mikirin royalti doang, berapa tiras penjualan, atau berapa kali naik cetak. Ingat, menulis bagian dari dakwah dan ibadah
- Bertanggung jawab. Jangan lupa sobat, setiap amal yang kita bikin di dunia ini ? ngomong, nguping, ngeliat, dan nulis ? ada tanggung jawabnya di hadapan Allah kelak.
Semoga bermanfaat dan tetap semangat!
Kala Pena Setajam Pedang
Kiprah penulis muslim makin bergelora. Saatnya bikin sesuatu yang beda dan bernilai dakwah. Karena menulis buat seorang muslim adalah ladang dakwah dan ibadah. Yang namanya pendekar, biasanya punya senjata sakti. Wiro Sableng punya kapak maut Naga Geni 212, Thio Bu Khie di cersil To Liong To-nya Chin Yun punya Pedang Langit & Golok Pembunuh Naga, King Arthur punya Excalibur. Semua sakti mandraguna bisa menghabisi lawan-lawannya. (more…)
Berprestasi Lewat Pena
Buat kamu, sobat muda, jembrengin deh beberapa temen kita yang berprestasi lewat pena berikut ini, jadikan contoh dan pemicu supaya kita semua jangan ketinggalan, selamat mebaca: (more…)
Akulah Penulis Muda
Bangga banget ngeliat banyak penulis muda muslim bermunculan di negeri ini. Hasil ketukan jarinya pada tuts keyboard komputer membawa manfaat buat umat. Tertarik mengikuti jejaknya? (more…)
Mengobati Asam Urat
Assalaamu’alaikum,
Sejak beberapa waktu yang lalu tangan kanan saya sering sakit (ngilu). Aktivitas saya jadi terganggu. Saya hanya bisa membaca. Kata orang saya menderita asam urat. Apa benar? Apa pantangannya? (more…)
Seandainya Aku Ada di Palestina
Jika aku di Palestina, cita2 terbesarku adalah bisa ikut jadi Syahidah! Ato paling nggak aku punya keberanian untuk melempar batu kayak putra2 temanku, seiman. Atau aku punya keberanian kayak Asma binti Abu Bakar. (more…)
