Ironi Pencegahan HIV/AIDS
EDITORIAL/Des/2007
Akibat Intim Dengan Sejenis alias AIDS. Istilah itu dulu begitu populer dan menjadi horor bagi masyarakat dunia. Maklum, penyakit yang menggerogoti sistem imun tubuh itu pertama-tama ditemukan pada pelaku homoseksual. Penyakit mematikan itu belum ditemukan obatnya hingga kini. Tak heran, kampanye pencegahan HIV/AIDS terus digencarkan.
Apalagi, kini penularan HIV/AIDS tak sekadar akibat hubungan intim dengan sejenis, melainkan sudah mendera “orang-orang tak berdosa”. Seperti istri/suami oleh pasangan sahnya atau bayi oleh ibunya. Makanya, salah satu isu kampanye pencegahan HIV/AIDS adalah penghapusan berbagai bentuk diskriminasi perlakuan terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS). Propaganda ini bertujuan untuk menghilangkan stigma negatif bahwa ODHA pasti para pelaku maksiat. (more…)
A Great Mother For A Great Leader
FRESH!/Des/2007
Abdullah bin Zubair adalah sosok yang telah menjadi pahlawan dalam pembebasan Afrika, Andalusia, dan Konstantinopel dalam usianya yang belum menginjak 17 tahun. Satu kali Ibnu Abbas, salah seorang sahabat Rasulullah saw. pernah ditanya tentang Abdullah bin Zubair. Ibnu Abbas berkata, “Ia adalah pembaca Kitabullah dan pengikut sunnah RasulNya, tekun beribadah kepadaNya dan shaum di siang hari karena takut kepadaNya. Dialah putera dari seorang pembela Rasulullah, dan ibunya adalah Asma’ puteri Abu Bakar ash-Shiddiq…”
Setelah Yazid bin Mua’wiyah bin Abu Sufyan meninggal dunia, Abdullah diangkat menjadi khalifah oleh sebagian besar negeri-negeri seperti Hijaz, Yaman, Irak, dan Khurasan. Abdullah bin Zubair menjabat sebagai khalifah selama sembilan tahun di Hijaj sampai kekuasaannya ditumbangkan oleh ?keserakahan’ bani Umayyah. (more…)
Ada Apa di Balik KB?
VOI CORNER/Des/2007
Diasuh oleh Ustzh. Ir. Lathifah Musa
Ada Apa di Balik KB?
Rubrik ini mengangkat topik menarik yang ditanyakan oleh pendengar Voice of Islam. Kami hadirkan ke hadapan pembaca, semoga bermanfaat.
Ass. wr. wb. Saya ingin tanya bagaimana hukum KB dalam Islam. Apakah dibolehkan? Mengingat pemerintah kita sangat gencar dengan program KB. Alasannya supaya bisa membangun masyarakat yang berkualitas. Kalo boleh apa alasannya dan kalau tidak apa alasannya. Terima kasih. (Mursyidah di Sabang NAD) (more…)
Logika-Logika Kacau
INSPIRASI/Oktober/2008
Ketika brahim muda bertanya kepada ayahnya, Azar, mengapa kaumnya menyembah berhala sedangkan berhala adalah ciptaan ayahnya, dan mengapa tidak menyembah saja ayah, Azar yang tidak bisa menjawab menjadi sangat marah. “Mereka menjawab: “Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya”.(TQS al-Anbiya [21]: 53)
Ketika Ibrahim berdebat dengan Namrudz, raja otoriter yang musyrik, mengapa Namrudz tidak bertanya saja kepada berhala terbesar siapa yang menghancurkan berhala-berhala lain, Namrudz pun marah. “Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara”. Maka mereka telah kembali kepada kesadaran mereka dan lalu berkata: “Sesungguhnya kamu sekalian adalah orang-orang yang menganiaya (diri sendiri)”, (TQS al-Anbiya [21]: 63-64) (more…)
Militer Penjaga Syariat
FRESH!/Oktober/2008
Posisi militer di negeri-negeri kaum muslimin saat ini adalah sebagai penjaga kekuatan kufur dan melestarikannya. Ibaratnya, militer di negeri-negeri Islam tak ubahnya sebagai ?anjing penjaga’ demokrasi dan kapitalisme yang kini diterapkan di hampir seluruh negara. Meski jumlah pasukan di negeri-negeri muslim sangat besar dan banyak, tapi para tentara ini tidak sedang menjalankan tugas mulianya sebagai penjaga syariat Islam. Tapi sebagai ?penghambat’ tegaknya syariat Islam. Sungguh sebuah ironi.
Kepedihan kita kian dalam saat mengetahui bahwa para tentara di negeri-negeri Islam justru bermusuhan dengan kaum muslimin yang hendak memperjuangkan kembalinya Islam sebagai ideologi. Lihatlah, betapa beringasnya tentara-tentara Uzbekistan di bawah komando Islam Karimov sebagai pemimpin negeri itu dalam mengejar, mengusir, memenjarakan, dan bahkan membunuh banyak kaum muslimin yang berjuang demi tegaknya Khilafah Islamiyah. Padahal, banyak dari tentara itu adalah muslim juga. Para tentara Turki juga tak beda sikap, demi menerapkan sekularisme warisan Mustafa Kamal, para tentara ini justru gemar dan aktif merazia para muslimah Turki yang kedapatan mengenakan busana muslimah di luar rumah. Perih. Bukan syariat Islam yang dijaga dan diperjuangkan, tapi justru kekufuran yang dibela habis-habisan. Musibah. (more…)
Satukan Kekuatan!
EDITORIAL/Oktober/2008
Berapa banyak tentara kaum muslimin di dunia? Anda pernah berpikir tentang jumlah kekuatan militer kaum muslimin? Untuk Indonesia saja, tahun 2002 tercatat ada 302.000 personel. Jika jumlah tentara di negeri-negeri kaum Muslimin di kawasan Timur Tengah digabung, maka jumlah itu akan melumat Israel yang menjajah Palestina. Jumlah tentara Israel hanya 167.200 (tahun 2002). Sementara pada tahun yang sama, jumlah gabungan tentara negeri-negeri Islam di kawasan yang ?melingkari’ Israel adalah 2.525.450 personel (dengan rincian: Iran: 540.000; Iraq: 389.000; Kuwait: 15.500; Lebanon: 72.100; Yordania: 100.500; Mesir: 450.000, Saudi Arabia: 124.500; Turki: 514.850, Syiria: 319.000. Subhanallah, kekuatan militer yang sangat besar. Tapi tragisnya, para tentara itu tidak dikerahkan untuk menghancurkan kezaliman dan kebiadaban yang diperagakan Israel sejak 1948 silam hingga kini. Para pemimpin negeri-negeri Islam lebih memilih diam sambil ?menikmati’ penderitaan rakyat Palestina. Pikiran dan perasaan mereka lebih mengikuti jejak setan untuk tunduk kepada tekanan Amerika dan sekutunya dalam melindungi Israel. Menyedihkan. (more…)
Mbok Mar [2]
CERITA/Oktober/2008
By: Nafiisah FB
Pasar penuh sesak.? Mbok Mar terseok menjinjing keranjang hijaunya yang telah penuh dengan bahan untuk membuat penganan gorengan. Suara riuh-rendah orang-orang yang bertransaksi menambah kepenatan.
Di sebuah warung nasi uduk Mbok Mar berhenti. Keranjang hijau segera dilepaskan dari tangan.
“Mbok? Minum teh?”? Seorang wanita muda berkerudung menghampiri Mbok Mar.
“Iya, ?Nduk.”
“Mbak Ajeng, nasi uduknya. Komplit, ya,” pesan seorang bapak yang baru datang. Dia langsung duduk di samping Mbok Mar.
“Oh, iya, Pak. Sebentar, ya,” jawab Ajeng, wanita muda berkerudung itu, ramah.
“Mas, nasi uduk komplit satu! Eh, iya. Sama teh manis buat Mbok Mar!” Ajeng meneruskan pesanan.
“Siap!” sahut seorang pria berjenggot tipis. (more…)
Obama, Islam, dan Terorisme
EDITORIAL/September/2008
Sejak awal terjun dalam pertarungan merebut kursi nomor satu sebagai penguasa di negeri Paman Sam, Obama sudah di-setting untuk menang. Terbukti, di pemilihan awal pun, ia berhasil menyingkirkan pesaing beratnya yang sama-sama dari kubu Demokrat, Hillary Clinton. Kini, tinggal menghitung hari saja untuk bisa berduel dengan McCain, calon presiden dari kubu Republik, nanti di bulan November.
Lalu apa hubungan antara Obama, Islam dan Terorisme? Kaum Muslimin harus menyadari bahwa Obama akan menjadi calon presiden di negeri yang menerapkan Sekularisme-Kapitalisme secara total. Itu artinya, Obama tak mungkin bisa melepaskan diri dari kerangka berpikir dan kebijakan politik yang diemban Amerika Serikat selama ini. Itu logika sederhana. Sebabnya, Sekularisme-Kapitalisme tidak mungkin memberikan jalan kepada siapa pun yang di kemudian hari akan menghancurkan Sekularisme-Kapitalisme itu sendiri. Itu artinya, Obama dan orang-orang yang berada di belakangnya sebagai tim sukses pasti tetap menjadikan Islam dan terorisme sebagai bagian dari agenda politiknya. (more…)
Mbok Mar
CERITA/September/2008
By: Nafiisah FB
Malam telah menyambangi makhluk bumi yang sebagian telah terlelap dalam segala penat. Sebagian yang lain masih berjuang menaklukkan dingin untuk bisa tetap merasakan hidup.
Sunyi. Daerah padat penduduk itu tampak lengang. Hanya tampak beberapa rumah sederhana yang masih menyisakan cahaya. Rumah Mbok Mar salah satunya.
Di sudut ruang tamu yang merangkap kamar, jika ada yang tidak enak hati untuk menyebutnya sebagai gudang, tampak wanita tua dengan uban yang telah merata di kepala duduk terpekur di dipannya. Dia? menjahit … menambal sebuah kain kusam. Dialah Mbok Mar. (more…)
Haruskah Obama?
INSPIRASI/September/2008
Pesona Obama untuk sebuah Amerika Serikat nampaknya terlalu kecil. Seperti magnet raksasa, sosok Obama mengundang perhatian banyak orang di planet ini. Termasuk dari negeri antah berantah yang bernama Indonesia.
Ketika melacak berbagai tulisan tentangnya, saya menemukan sebuah situs lokal yang mencantumkan opini anak bangsa yang memuja Obama. Berat. Obama Membara, membara Obama, tulisnya. Sang penulis dengan fasih menuliskan masa kecil Obama, kecerdasannya, dan titian karirnya hingga berkutat untuk menjadi orang terkuat di negara adidaya. Semua penuh dengan tinta kekaguman. Anak muda tadi tidak sendiri. Di sebuah harian nasional saya membaca bahwa di tanah air telah terbentuk semacam ?fans club’ untuk Obama. Sama seperti anak muda tadi, para fans Obama ini berharap agar pujaannya itu menjadi the next president di negeri Paman Sam. (more…)
