Sesat
EDITORIAL/MAR/2008
Anda pernah mengikuti program “mencari jejak” dalam rangkaian kegiatan pramuka waktu masih sekolah? Pernahkah tersesat jalan karena tidak mengikuti rute yang dibuat dan ditentukan oleh panitia? Atau mungkin tersesat karena petunjuk jalannya disesatkan oleh seseorang atau pihak lain? Jika pernah, bagaimana rasanya? Selain tujuan menjadi tak jelas karena rute yang ditempuh tak sesuai ketentuan, kita juga kehilangan banyak waktu, tenaga, dan mulai dihinggapi rasa cemas dan pesimis: “Jangan-jangan, kita tak akan sampai di tempat tujuan akhir yang benar dan sebenarnya.”
Hidup kita di dunia pun sebenarnya pasti butuh petunjuk. Butuh pula standar petunjuk mana yang akan digunakan untuk menjalani kehidupan agar tak tersesat di dunia dan tentunya berharap selamat sampai pada tujuan akhir, yakni di akhirat kelak. (more…)
Aliran Sesat dan Siasat Kaum Imperialis
FRESH!/MAR/2008
Ketika Mirza Ghulam Ahmad menyatakan diri sebagai utusan Allah setelah Rasulullah saw., dunia sudah terhentak. Pemikiran ini jelas kanker akidah yang membahayakan umat. Konsekuensi dari keyakinan ini adalah riddah, keluar dari Islam. Para ulama telah bersepakat ihwal status Rasulullah saw. sebagai pamungkas para nabi dan rasul. Nabi saw. bersabda:”Sesungguhnya akan ada di tengah-tengah umatku 30 orang pendusta, seluruhnya menyatakan bahwa mereka adalah nabi, padahal aku adalah penutup para nabi dan tidak ada lagi nabi setelahku.”
Jemaat Ahmadiyah yang lahir di tengah-tengah perjuangan umat Islam India melawan imperialis Inggris jelas menambah masalah baru. Yang lebih menyentakkan lagi ialah keluarnya fatwa dari sang ?nabi’ untuk tidak memerangi kolonialis Inggris, dan himbauan untuk bersahabat dengan mereka. (more…)
Dari Mana Datangnya HAM?
VOI CORNER/MAR/2008
Diasuh oleh Ustadzah Ir. Lathifah Musa
Assalaamu’alaikum. Benarkah aliran sesat itu dibiarkan saja (tidak boleh diberantas) karena kita harus menghargai Hak Asasi Manusia ?
?
Hamba Allah
0852 -533-xxxxx
?alaikumussalam wr wb
Pemikiran ?HAM yang lahir dari rahim ideologi Kapitalisme ini sarat dengan nilai-nilai liberal. Awalnya digagas oleh Aristoteles, berupa hak alamiyah yang ada pada manusia. Dikembangkan oleh para pemikir Eropa berpaham liberal seperti John Locke, Voltaire ?dan Rousseau. Rousseau misalnya mengemukakan teori-teori liberalnya seperti teori Kontrak Sosial. (more…)
Mengapa Tidak Mandiri?
INSPIRASI/MAR/2008
Belakangan ini ada sesuatu yang membuat rakyat negeri ini kian berduka. Bukan sekadar bencana alam yang terus berdatangan. Juga bukan ulah anggota dewan yang terus menuai tunjangan di tengah derita anak bangsa. Tapi langkanya tempe dan tahu. Kelangkaan dua makanan rumahan dan murah ini sempat menjadi headline seluruh media massa di tanah air. Banyak orang merasa kehilangan, termasuk saya dan mungkin Anda.
Membumbungnya harga kacang kedelai, bahan baku tahu dan tempe, membuat produsennya kelimpungan. Marjin keuntungan yang menipis membuat mereka bingung membuat pilihan; antara menaikkan harga atau mengecilkan ukuran. Selama beberapa pekan tahu dan tempe menjadi langka di pasar. (more…)
Ranting [2]
CERITA/MAR/2008
Oleh: Nafisah FB
“Wah, gimana ini, Pakde?! Masa’ yang sudah jelas nebang pohon enggak pake’ ijin bisa bebas?!”
Ngatno menghentakkan telapak tangan kanannya ke atas lembaran koran. Tangannya yang lain sedang memegang rantang plastik tempat makan siangnya.
“Bisa habis hutan kita! Nanti, yang disalahkan kita-kita, petani. Gitu?” Ngatno melanjutkan sambil tangannya menyuap nasi ke mulutnya.
Pakde Danu yang sedang menghirup kopi menengok ke Ngatno. Firman baru saja akan membuka rantang yang baru diantar Sarji.
Pakde Danu mengambil surat kabar dari hadapan Ngatno. Dia membaca, “Mr. Adek Lin Ter Alis divonis bebas dari dakwaan illegal logging setelah hakim menilai semua berkas dan penjelasan para saksi tidak cukup menjadi bukti dakwaan.” (more…)
