Kontroversi Hukuman Mati
Assalaamu’alaikum wr wb
Menurut ensiklopedi wikipedia Hukuman mati ialah suatu hukuman atau vonis yang dijatuhkan pengadilan (atau tanpa pengadilan) sebagai bentuk hukuman terberat yang dijatuhkan atas seseorang akibat perbuatannya. Pada tahun 2005, setidaknya 2.148 orang dieksekusi di 22 negara, termasuk Indonesia. Dari data tersebut 94% praktek hukuman mati hanya dilakukan di empat negara: Iran, Tiongkok, Saudi Arabia, dan Amerika Serikat.
Sampai saat ini pro dan kontra masih berlanjut tentang hukuman mati. Dukungan hukuman mati didasari argumen, diantaranya bahwa hukuman mati untuk pembunuhan sadis akan mencegah banyak orang untuk membunuh karena gentar akan hukuman yang sangat berat. Jika pada hukuman penjara penjahat bisa jera dan bisa juga membunuh lagi jika tidak jera, pada hukuman mati penjahat pasti tidak akan bisa membunuh lagi karena sudah dihukum mati dan itu hakikatnya memelihara kehidupan yang lebih luas. Dalam berbagai kasus banyak pelaku kejahatan yang merupakan residivis yang terus berulang kali melakukan kejahatan karena ringannya hukuman. Sedangkan penolakan terhadap hukuman mati hanya didasarkan pada sisi kemanusiaan terhadap pelaku saja? tanpa melihat sisi kemanusiaan dari korban sendiri, keluarga, kerabat ataupun masyarakat yang tergantung pada korban. Artinya alasan ham hanya dipandang dari sisi pelaku pembunuhan saja. Sementara ham dari pihak korban tidak diperhatikan. (more…)
Modal Calon Pemimpin
Siapapun pemimpin dan calon pemimpin, hendaknya mulai melakukan hal ini. Mendatangi rumah-rumah rakyatnya, orang-orang yang mereka pimpin. Merasakan dinginnya dan lembabnya lantai tanah rumah-rumah pengap. Menjenguk dapur dan bertanya adakah yang bisa mereka masak hari ini untuk keluarga? Tanyakan kepada mereka, bagaimana dengan sekolah anak-anak kalian? Masih adakah barang yang bisa digadaikan?
Rasakan sumpeknya rumah-rumah yang membuat senang kuman pernafasan menggerogoti paru-paru. Rasakan kepasrahan yang dalam ketika hujan turun deras dan air pasang pelahan menenggelamkan rumahmu. Dan ketika gempa meratakan gubukmu hingga hanya bumi lantai berpijak dan langit sebagai atap. Pernahkah kau selami kehilangan anggota keluarga ketika biaya perawatan tak mampu terbayarkan?
Bagi para pemimpin, hendaknya dua dunia mampu tergambar di pelupuk mata. Yakni, ketika kaki menjejak gedung-gedung megah dengan energi AC terbuang percuma. Deru kendaraan mewah mengantar untuk menjelajah. Hidangan terhampar di meja tak pernah memuaskan. Sementara di saat yang sama hidup rakyat sudah di ambang pintu kematian.
Bila tidak, maka kepemimpinan hanya ada pada mereka yang bebal dan berhati batu! [Lathifah Musa]
Ironi Demokrasi
Indonesia? negeri penuh ironis. Sumber daya alamnya melimpah, namun mayoritas rakyat hidup sengsara. Harga minyak melonjak, negeri penghasil minyak ini justru terperosok dalam berbagai kesulitan akibat kelangkaan minyak.
Lebih ironis lagi, di saat 23,63 juta rakyat terancam kelaparan, minimal seorang calon pemimpin rakyat akan mengeluarkan 100 milyar untuk biaya kampanye pemilu 2009. Ketika? para peserta pesta demokrasi mulai bermandi uang, tak sedikit rakyat berputus asa dari hiruk pikuk dunia. Kasus bunuh diri rakyat kecil meningkat tajam. Hampir semua karena himpitan ekonomi dan beban hidup yang tak tertanggungkan.
Bila mengikuti garis kemiskinan mutlak versi Bank Dunia, maka hampir 126 juta jiwa penduduk Indonesia telah jatuh miskin. Angka kemiskinan diprediksi akan semakin melonjak bila kenaikan harga terus terjadi.? Masalahnya, kenaikan BBM sepertinya belum akan berhenti. Indonesia masih berusaha mengejar harga BBM agar setara dengan harga internasional. Kenaikan harga BBM selalu memicu kenaikan harga-harga bahan pokok lainnya. (more…)
Elpiji Naik!
Hari ini, Selasa 1 Juli 2009, disambut dengan kenaikan harga elpiji sebesar 17,6 persen. Setelah sebelumnya sempat menghilang di pengecer, tanpa alasan jelas, kini tabung gas berisi 12 kg yang sudah Rp 51.000, naik jadi Rp 60.000. Kalau dengan kenaikan angka rapor anak-anak hati para ibu akan berbunga-bunga, kenaikan elpiji? ini cuma? bisa bikin siapapun mengelus dada. Teganya..!
Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Achmad Faisal ?mengatakan, kenaikan harga Elpiji kali ini belum memperhitungkan tingginya harga elpiji internasional, tapi baru untuk mengimbangi kenaikan harga transportasi dan biaya pengisian elpiji akibat kenaikan harga BBM. “Apa kalian tega, kuli-kuli yang mengangkut tabung elpiji upahnya tidak? naik?” katanya. (more…)
