<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Elpiji Naik!</title>
	<atom:link href="http://www.gaulislam.com/elpiji-naik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gaulislam.com/elpiji-naik</link>
	<description>Mari bergaul dengan Islam secara kaaffah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jul 2010 15:10:44 -0500</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: yayat mulyatna</title>
		<link>http://www.gaulislam.com/elpiji-naik/comment-page-1#comment-3602</link>
		<dc:creator>yayat mulyatna</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 02:05:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gaulislam.com/?p=1099#comment-3602</guid>
		<description>Bingung saya, lha negeri kita ini salah satu penghasil gas alam terbesar di dunia (menurut http://www.infoplease.com/ipa/A0872966.html, data 2006, Indonesia merupakan penghasil gas alam no 11 dunia, dengan Proved reserves sebesar 98 trillion cu ft), kok mengacu ke harga dunia, apa2 harga dunia, kayak kita importir saja. Dimana ruginya pertamina, dimana subsidi yang mereka klaim, kita punya sendiri gas di aceh, natuna, kaltim, sumsel, dll. Kita gak beli dengan harga internasional kok, kita kaya dengan gas. Lha kita aja ekspor LNG ke China, yang jadi skandal merugikan negara ratusan trilyun itu.
Kecuali karena kegoblokan penguasa, seluruh migas di negeri kita dikuasai orang asing, lalu kita beli migas dari tanah indonesia ini dari orang asing dengan harga dunia. Ini terjadi juga di batubara, PLTU Suralaya beli batubara kalimantan dari perusahaan asing dengan dollar, jadi pantas pln bilang rugi. lalu mereka rame2 bilang ada subsidi, seperti kata anggota dpr dari demokrat sutan batuginjal itu, tapi subsidi haram untuk rakyat, subsidi hanya untuk konglomerat, seperti blbi dll.Dibikinlah opini, orang kaya gak berhak dapat subsidi (yang disebut kaya yang tidak terima BLT).
Minyak tanah hilang, rakyat dipaksa ke lpg, setelah lpg jadi satu2nya bahan bakar, harga lpg dinaikkan dan hilang juga, jahanam sekali penguasa kapitalis ini, yang dipikir cuma keuntungan pengusaha, sementara utang konglomerat dibebankan ke rakyat.Keberpihakan pemerintah pada rakyat minim, segala policy yang keluar mesti menguntungkan pengusaha raksasa, dengan mengorbankan rakyat. Terkutuk penguasa dzalim ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bingung saya, lha negeri kita ini salah satu penghasil gas alam terbesar di dunia (menurut <a href="http://www.infoplease.com/ipa/A0872966.html" rel="nofollow">http://www.infoplease.com/ipa/A0872966.html</a>, data 2006, Indonesia merupakan penghasil gas alam no 11 dunia, dengan Proved reserves sebesar 98 trillion cu ft), kok mengacu ke harga dunia, apa2 harga dunia, kayak kita importir saja. Dimana ruginya pertamina, dimana subsidi yang mereka klaim, kita punya sendiri gas di aceh, natuna, kaltim, sumsel, dll. Kita gak beli dengan harga internasional kok, kita kaya dengan gas. Lha kita aja ekspor LNG ke China, yang jadi skandal merugikan negara ratusan trilyun itu.<br />
Kecuali karena kegoblokan penguasa, seluruh migas di negeri kita dikuasai orang asing, lalu kita beli migas dari tanah indonesia ini dari orang asing dengan harga dunia. Ini terjadi juga di batubara, PLTU Suralaya beli batubara kalimantan dari perusahaan asing dengan dollar, jadi pantas pln bilang rugi. lalu mereka rame2 bilang ada subsidi, seperti kata anggota dpr dari demokrat sutan batuginjal itu, tapi subsidi haram untuk rakyat, subsidi hanya untuk konglomerat, seperti blbi dll.Dibikinlah opini, orang kaya gak berhak dapat subsidi (yang disebut kaya yang tidak terima BLT).<br />
Minyak tanah hilang, rakyat dipaksa ke lpg, setelah lpg jadi satu2nya bahan bakar, harga lpg dinaikkan dan hilang juga, jahanam sekali penguasa kapitalis ini, yang dipikir cuma keuntungan pengusaha, sementara utang konglomerat dibebankan ke rakyat.Keberpihakan pemerintah pada rakyat minim, segala policy yang keluar mesti menguntungkan pengusaha raksasa, dengan mengorbankan rakyat. Terkutuk penguasa dzalim ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: aan</title>
		<link>http://www.gaulislam.com/elpiji-naik/comment-page-1#comment-2472</link>
		<dc:creator>aan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jul 2008 06:41:35 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.gaulislam.com/?p=1099#comment-2472</guid>
		<description>Katanya karena harga minyak mentah dunia yang melambung tinggi, pemerintah menaikkan harga BBM termasuk minyak tanah agar beban APBN tidak semakin berat. Trus katanya lagi, karena kenaikan harga minyak tanah, diharapkan masyarakat akan mengkonversi bahan bakar rumah tangga ke gas. Stok minyak tanah dibatasi di pasaran, gas juga ikut lenyap. Belum ada pengumuman kenaikan, harga gas udah duluan naik.
Kalo sekarang harga gas udah resmi naik, apa kita diharapkan mengkonversi lagi bahan bakar RT ke kayu bakar?? Cape dech!!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Katanya karena harga minyak mentah dunia yang melambung tinggi, pemerintah menaikkan harga BBM termasuk minyak tanah agar beban APBN tidak semakin berat. Trus katanya lagi, karena kenaikan harga minyak tanah, diharapkan masyarakat akan mengkonversi bahan bakar rumah tangga ke gas. Stok minyak tanah dibatasi di pasaran, gas juga ikut lenyap. Belum ada pengumuman kenaikan, harga gas udah duluan naik.<br />
Kalo sekarang harga gas udah resmi naik, apa kita diharapkan mengkonversi lagi bahan bakar RT ke kayu bakar?? Cape dech!!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
