gaulislam.com


Kesederhanaan Rasulullah saw.

Posted in Sobat Muda Tahun 1 by Abdul Shaheed on the June 4th, 2007

Add to Technorati Favorites

Beberapa tahun lamanya Anas bin Malik menjadi pembantu Rasulullah saw. Oleh karena itu tidaklah heran bila ia mengetahui cara hidup Rasulullah saw. yang amat sederhana. Misalnya, bila berbuka puasa Rasulullah seringkali hanya minum susu karena memang tidak memiliki makanan lain.

Berkata Anas bin Malik: â€?Suatu hari aku mempersiapkan minuman untuk buka beliau, tetapi beliau terlambat datang. Karena aku menduga tentunya beliau memenuhi undangan berbuka dari sahabatnya, maka minuman itu aku minum. Setelah larut agak malam beliau baru datang. Dari salah seorang yang bersama beliau akhirnya aku tahu bahwa dugaanku itu ternyata keliru. Rasulullah saw. ternyata belum berbuka. Anda bisa bayangkan betapa takut dan malu rasanya hatiku bila Rasulullah menanyakan minumannya. Tetapi apa yang terjadi? Mengetahui minumannya telah habis, Rasulullah menahan lapar dan dahaganya tanpa menanyakan minumannya kepadaku sampai terbit fajar!â€? (Sumber: Bahan?  Renungan Kalbu, Yayasan Mutiara Tauhid)

Yang Lebih dan Yang Khusus
Ali bin Abi Thalib ra menjawab pertanyaan pendeta Yahudi tentang berbagai hal:

  1. Yang lebih besar dari langit adalah membuat-buat kebohongan terhadap Allah Ta’ala
  2. Yang lebih luas dari bumi adalah kebenaran
  3. Yang lebih panas dari api adalah hati orang yang rakus dalam mengumpulkan harta
  4. Yang lebih cepat dari angin adalah doa orang yang teraniaya
  5. Yang lebih kaya dari samudera adalah hati orang yang tawakal
  6. Yang lebih keras dari batu adalah hati orang yang durhaka
  7. Yang kita lihat tapi tidak dilihat oleh Allah adalah wajah orang kafir dan perbuatannya
  8. Yang khusus untuk Allah adalah ruh
  9. Yang khusus untuk kita adalah amal kita
  10. Yang terbagi antara kita dan Allah adalah, yang berasal dari kita adalah doa dan yang berasal dari Allah adalah ijabah (mengabulkan doa)

“Ayat-ayat al-Quran itu ibarat intan; setiap sudutnya memancarkan cahaya yang berbeda dengan apa yang terpancar dari sudut-sudut lain. Dan tidak mustahil jika Anda mempersilahkan orang lain memandangnya, maka ia akan melihat lebih banyak ketimbang apa yang Anda lihat.� ( Ibrahim Ibn Umar Al Biqa’iy, Ahli Tafsir di Mesir)

One Response to 'Kesederhanaan Rasulullah saw.'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Kesederhanaan Rasulullah saw.'.

  1. sidik said,

    on May 12th, 2009 at 20:47

    sholawat serta salam tercurah kepada Nabi Muhammad Saw… Hidupkanlah sunah – sunah Rasul

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

 

  rank blog indonesia   Religion Blogs - Blog Top Sites