gaulislam.com


Pornografi, Mainan Cowok?

Posted in Sobat Muda Tahun 1 by oleh on the June 8th, 2007

Add to Technorati Favorites

Mata merem-melek, duduk gelisah, jantung berdebar-debar. Hmm, itu ciri-ciri remaja cowok yang lagi asyik nyimak pornografi,atau lagi ambeien? Kebiasaan kecil tapi dengen efek besar. Patut dijauhi.

Para pengusaha industri pornografi, juga para model dan artisnya, patut bersyukur dengan adanya reformasi. Berkat reformasi, kebebasan berekspresi masyarakat makin terbuka lebar, termasuk dalam urusan bermesum-ria. Buktinya, jumlah tabloid yang ngejual pornografi makin meruyak. Belum lagi tampilan nan seronok di layar kaca, baik lewat musik, film ataupun iklan, nggak ada abisnya. Reformasi memang blessing indisguise – “berkah� terselubung – bagi komunitas pengrajin dan penikmat pornografi.

Kedoyanan Cowok?
Bener nggak nih? Keliatannya sih begitu. Cara ngukur yang paling gampang adalah ngeliat modelnya. Ternyata pornografi selalu ngejual perempuan, artinya industri itu memang ditujukan untuk konsumen yang cowok. Mau majalah kek, tabloid, film, musik, iklan, semua?  sama aja. Modelnya selalu perempuan. Seenggaknya ini kata Sandi yang masih kuliah di satu PTS Bogor, “Benar, saya katakan lebih banyak dari cowok, karena banyak cewek yang memamerkan tubuhnya,hal inilah sebagai bukti yang menguatkan argumen sayaâ€?

Hal ini juga dikuatin Hanna, akhwat yang masih imut karena baru SLTP. Meski dia bilang cewek juga ada yang doyan tapi katanya kebanyakan anak cowok yang suka.

Kenapa sih cowok kecanduan dengan pornografi?
Penasaran! Itu jawaban yang pasti. Manusia punya rasa pengen tahu. Untuk urusan yang �serem’ begini, nyali cowok emang gede. Mereka berani malu dan ambil resiko. Iyalah kalau ketahuan kan bisa tengsin abis.

Kenapa cowok seneng pornografi? Itu karena cowok lebih senang dengan visualisasi. Untuk menilai cewek, umumnya cowok mengutamakan penampilan dulu ketimbang kepribadian. Ini berkebalikan ama cewek yang lebih mengedepankan afeksi ketimbang visualisasi. Maksudnya, cewek lebih seneng ama cowok yang baek, sopan, gentle, apalagi kalau mereka ganteng en tajir. He…he…he…

Salah satu cowok yang ngaku pernah melototin barang begituan adalah Ari yang ngakunya baru umur 17 tahun dan masih SMU. “Dulu pernah seminggu sekali beli tabloid porno, jadi sebulan 4 (empat) kali sebulan. Sering juga beli VCD porno.�

Apa sih enaknya melototin pornografi?
“Ada kepuasan batin apalagi nonton film biru sambil masturbasi, tapi sekarang sudah tidak mau lagiâ€?, jawab Ari. He…he…standar jawaban cowok. Penasaran en seneng.

Tapi nggak semua cowok seneng liat pornografi. Di antara yang nggak suka adalah temen kamu Riyadi, “Dulu saya pernah lihat sekali film biru, ada seneng sedikit tapi senengnya aneh.� Aneh gimana? Bingung tuh.

Guys, Awalnya bisa saja karena penasaran, tapi lama kelamaan jadi kecanduan. Pasalnya, begitu sudah mendapatkan gambar atau film yang diinginkan mungkin masih betah melototin, tapi lama-lama kan bisa bosen. Nah, begitu bosen dengan barang lama, muncullah keinginan untuk mencari sensasi yang lain. Perburuan barang-barang pornografi pun dimulai lagi. Bisa hunting VCD porno ke lapak-lapak atau rental VCD, cari majalah atau tabloidnya mau yang produk lokal ataupun mancanegara, atau kalau mau lebih murah browsing ke situs-situs porno di dunia maya.

Kayaknya, cara terakhir ini yang lagi marak banget. Soalnya ada jutaan gambar – mulai dari foto sampai animasi – dan cerita porno digelar di internet. Asal punya komputer di rumah tinggal jalan ke warnet. Udah begitu modalnya juga nggak gede. Paling keluar duit untuk goceng?  untuk ngerental – makin murah kalau udah jadi member –, lalu simpen deh barang buruan tadi. Apalagi sekarang makin banyak rental yang bikin privasi user terjaga. Walhasil para pecandu pornografi makin betah aja â€?selancar’ di dunia maya mengarungi lautan birahi.

En, ternyata perburuan barang-barang porno via internet emang marak betul. Berdasarkan laporan penelitian mengenai penggunaan Internet yang dilakukan oleh NetValue, diketahui jumlah pengguna Internet di Asia yang mengunjungi situs-situs porno semakin meningkat. Para pencari “keindahan maya” itu memenuhi berbagai situs porno bulan Maret lalu.

Kebanyakan dari pengunjung situs x-rated itu, menurut laporan NetValue yang diumumkan hari Kamis (9/5), adalah para eksekutif dari Singapura dan para mahasiswa dan pelajar Korea Selatan. Tercatat sekitar 10,7 juta orang Korea Selatan mengunjungi situs dewasa bulan Maret lalu, meningkat 72 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu pengunjung situs porno dari Taiwan, Hong Kong dan Singapura rata-rata meningkat antara 30 hingga 40 persen dibanding waktu yang sama tahun 2001. Di Taiwan jumlah pengunjung yang meng-klik situs-situs porno tersebut berjumlah 2,5 juta unique user, di Hong Kong sebanyak 715.700, sedangkan di Singapura berjumlah 373.100 orang.

Peraturan yang ketat mengenai segala sesuatu yang tidak bermoral di Singapura, ditengarai menjadi salah satu alasan mengapa para pengguna Internet di negara itu mencarinya di jagad maya, demikian diungkapkan Alan Choo, sales director NetValue.

Untung-ruginya
Wadaow, emang ada untungnya?
Ada, untungnya adalah kamu jadi rajin baca: baca majalah porno (just kidding!). Yang pasti nggak ada untungnya sama sekali, malah kamu rugi secara moril maupun materil. Secara materil, kamu keluar duit banyak banget untuk beli majalah, tabloid begituan. Coba kamu pake untuk shadaqah, nraktir adek, atau beli majalah Sobat Muda (he..he..) itu lebih menguntungkan lahir batin. Hitung juga uang yang kamu pake untuk hunting barang-barang begituan di warnet. Coba kamu pake untuk mencari info-info aktual, cerdas dan bermanfaat, pastinya banyak betul yang bisa diraup dari dunia maya itu.

Kerugian materil ini nggak sedikit lho. Di Amerika, sebuah suvery memperkirakan penduduk Amerika Serikat setiap tahun mengeluarkan $8-10 milyar untuk mendapat majalah, kaset video atau akses ke siaran dan situs internet porno. Peredaran majalah seperti Hustler, Penthouse dan Playboy setiap tahunnya mencapai 200 juta eksemplar, melebihi peredaran majalah berita terkenal seperti Time dan Newsweek.

Secara moril, kamu yang kebanyakan menikmati sajian birahi itu jelas rugi. Kamu terus-terusan membayangkan hal-hal yang erotis, padahal kamu belum married. Nggak salah kalau akhirnya banyak remaja yang tergoda berbuat hal-hal yang miring. Mulai dari masturbasi, ngintip (voyeurism), sampai berzina atau memperkosa orang.

Sudah begitu, pornografi merusak pandangan kamu tentang perempuan. Industri pornografi kental banget dengan nuansa eksploitasi terhadap kaum Hawa. Hasilnya, kaum cowok menempatkan wanita sebagai benda, bukan mahluk yang punya jiwa. Menurut para cowok yang pikirannya udah terkontaminasi ini, perempuan emang untuk dibeli dan dimanfaatkan, bukan untuk dijaga kehormatannya.Sebuah survey oleh majalah Women’s Day mengatakan 21% dari 6.000 pembacanya pernah mengalami serangan atau pelecehan seksual sebagai akibat langsung dari konsumsi pornografi. Studi lain mengatakan tontonan pornografi cenderung membuat laki-laki menjadi lebih agresif terhadap perempuan.

Yang terparah adalah kalau sudah tergoda untuk melakukan perbuatan zina. En ternyata nggak sedikit remaja yang nekat melakukannya. Menurut pengakuan seorang penjual â€?obat kuat’ (obat yang disebut dapat membuat seseorang melakukan hubungan seks yang lama–pen.) di Jatinegara, Jakarta Timur, misalnya, mengatakan justru kalangan remaja yang paling banyak membeli â€?obat kuat’. Hasilnya, kalaulah tidak meningkatkan kehamilan di luar nikah, aborsi, pastinya melebarkan penyakit menular seksual (PMS).

Data resmi kasus kumulatif HIV/AIDS yang dikeluarkan Ditjen PPM&PLP Depkes pada November 1999, umpamanya, menunjukkan pada rentang usia 15-19 tercatat 70 kasus dari 1.005 kasus HIV/AIDS (7%). Usia ini tentu saja berada pada jenjang pendidikan SLTP dan SLTA. Pada rentang usia 20-29 justru kasus terbanyak yaitu 442 kasus (44%). Iiih sereeeem!

Sikat abis
Alhamdulillah, kesadaran masyarakat soal ancaman pornografi ini udah makin tinggi. Sekarang cukup marak lho gerakan-gerakan anti pornografi dan pornoaksi. Menurut Bang Ade Armando yang Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi di UI, pornografi itu penumpang gelap reformasi. Bisa kita bilang, ia adalah anak haramnya dunia pers. Biar lebih efektif, tentu aja kudu ada gebrakan aksi dari pemerintah. Kasih sanksi yang seberat-beratnya buat para pelaku, pengedar juga yang kedapetan memproduksinya. Dan yang paling top adalah mengubah total falsafah hidup manusia. Bahwa hidup ini bukan untuk seneng-seneng, tapi ibadah pada Allah. Maka perlu ada revolusi pemikiran ke arah Islam.

Makanya para pelaku pornografi kudu disikat abis. “Dihukum mati, karena kalau di penjara enak dikasih makan,â€? kata Hanna mewakili suara kaum Hawa. Boljug tuh pendapatnya. Sementara itu kata Ari pelakunya kudu dihukum sesuai syari’at Islam, “Produsennya harus dihukum sesuai dengan?  Syariat Islam, seperti yang berzinanya didera.?  Sedangkan konsumennya dibuat sadar saja.â€?

Boyz, itu langkah �gede’nya. Gimana langkah praktisnya? Untuk itu ada beberapa tips yang bisa kamu ambil:

  • Perbanyak puasa. Ibadah yang menahan lapar dan haus ini insya Allah efektif untuk meredam keinginan seksual manusia. Sudah begitu, berpuasa akan membuat kita makin deket sama Allah.
  • Perbanyak ibadah. Manusia itu ibarat air, kalau diem aja bakal jadi sarang nyamuk. Nah daripada bengong lalu punya pikiran nggak baek, mendingan banyakin deh ibadah. Ambil Al Qur’an en baca, shalat tahajud, shalat dluha, datang ke majlis taklim kumpul sama temen-temen.
  • Banyakin kegiatan ekskul. Olah raga, bimbel, atau kesibukan lain yang positif bakal badan bugar en pikiran seger.
  • Sering-sering kumpul ama keluarga. Kalau ada kesempatan, buruan kumpul ama bokap, nyokap, kakak en adik. Mau cuma sekedar nongkrong di rumah atau jalan-jalan silaturahmi atau ke mall, ambil kesempatan itu. Dengan sering kumpul ama keluarga hubungan jadi tambah akrab kamu juga jadi tahu harapan-harapan ortu padamu.
  • Kalau ke warnet, cari yang terbuka sehingga nggak ada kesempatan untuk selancar ke situs esek-esek.
  • Cari bacaan yang sehat. Bikin target sebulan kudu kelar baca beberapa buku

[januar, liputan: Diki]

6 Responses to 'Pornografi, Mainan Cowok?'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Pornografi, Mainan Cowok?'.

  1. hg_ said,

    on June 8th, 2007 at 19:55

    assalamu’alaikum wr.wb.

    wah juga artikelnya bos. apa lagi kata2, “pornografi penumpang gelap reformasi dan anak haramnya dunia pers”

    top deuh.

    keep in write bro

    wassalamu’alaikum wr.wb.

  2. hg_ said,

    on June 8th, 2007 at 19:59

    assalamu’alaikum wr.wb.

    wah bagus juga artikelnya bos. apa lagi kata2, “pornografi penumpang gelap reformasi dan anak haramnya dunia pers”

    top deuh.

    keep in write bro

    wassalamu’alaikum wr.wb.

  3. mautobat said,

    on August 16th, 2007 at 19:35

    Thank’s udah sharing.
    Artikellnya bagus banget.
    Iya nih gw susah banget ngilangin kecanduan situs gila tsb. Internet disini gratis dan bagus ( aksesnya cepet). Jadi mendukung banget utk “main” kesana.
    Tolongin gw dong, gimana caranya ngilangin kecanduan ini ???

  4. vOnNa said,

    on September 4th, 2007 at 17:29

    keren bgd artikel lo……….
    romanya dapet ide drmanna tuc……..
    ksi tau bocoranya donk…………!!!!!!!!!!!!!!!!
    cowo itu klo soal cewe giman ciyh……………….

  5. luna said,

    on January 22nd, 2008 at 19:36

    aduh, ngeri juga ya. gue jadi parno kalo ketemu cowo yang mandangin gue lama2. jangan2… doi lagi mikir yang aneh2. ih.. serem. tapi tau ga ada cowo yang liat film gituan tu ngakunya buat belajar. gak tau deh belajar apa. katanya sih biar udah pinter kalo pas merit nanti. pada setuju gak ni sama pendapat yang kaya gitu?

  6. Pu3 said,

    on April 24th, 2008 at 07:08

    Sama Lun, kadang-kadang gw suka ilfeel tahu klo cowo tuh suka yg namanya “onani” bahkan dalam trend saat ini mereka nyebutnya “cokil”, mungkin supaya kita kaum hawa g tahu rahasia mereka, gw justru suka kepikiran gimana klo cewe lagi berenang, trs cowo gituuan di kolam berenang, wah…, mungkin setelah berenang cewe udh berbadan dua kali… bagi sesama cewe sabar yaa ngadapin makhluk ky gini, msh ada banyak kok cowo yg waras ! peace cowo !

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

 

  rank blog indonesia   Religion Blogs - Blog Top Sites