Awas, Ada Nabi Palsu! 24

logo-gi-8.jpgedisi 003/tahun I (12 Nopember 2007)

Ketipu punya uang palsu? Atau tas bermerk tapi palsu? Atau jam tangan palsu? Pastinya nyesek banget dada kita kalo punya barang yang ternyata ketauan palsu. Udah mahal, eh taunya kagak orisinil. Apalagi kalo udah sempet kita bangga-banggain ama temen-temen, aduh mokal berat. Rasanya pengen deh ditelen bumi.

Tapi nggak ada yang lebih bikin ati kesel kalo ternyata ada nabi palsu. Yoi, jaman canggih kayak begini bukan cuma duit atau barang-barang branded yang bisa dipalsuin, tapi nabi juga bisa dibikin tiruannya. Contohnya adalah apa yang diyakini ama orang-orang di aliran al-Qiyadah al-Islamiyah. Mereka ngakunya udah punya nabi lagi setelah Muhammad saw. Malah mereka udah bersyahadat ulang dengan mengganti lafadz “wa asyhadu anna Muhammad ar rasulullah” menjadi “wa asyhadu anna al masih al maw’ud ar rasulullah”. Astaghfirullah al adzim wa na’udzubillahi min dzalik! Jadi aja jamaah al-Qiyadah al-Islamiyah ini diuber-uber kaum muslimin yang keki. Markasnya disatroni umat, dan ajarannya dihujat sebagai sesat. Iyalah, emang jelas-jelas sesat!

Balada nabi palsu

Adalah seorang lelaki paruh baya bernama Ahmad Mushaddeq yang mengaku mendapat wahyu setelah bertapa di padepokannya di sebuah kawasan di Bogor. Setelah itu ia memproklamirkan diri sebagai nabi berikutnya setelah Rasulullah saw. dengan sebutan al masih al maw’ud. Ternyata, nggak sedikit orang yang percaya pada omongan mantan pelatih bulutangkis nasional ini. Dari pemberitaan sedikitnya 50 ribu orang pengikutnya tersebar di sejumlah kota di tanah air. Kebanyakan anak-anak muda, pelajar dan mahasiswa.

Beruntung, tak lama kemudian sejumlah ormas Islam termasuk MUI bergerak. Pemimpinnya dilaporkan ke kepolisian, pengikutnya ajak bertobat, dan ajarannya dinyatakan sesat. Terakhir sang nabi palsu ini pun menyerahkan diri ke pihak yang berwajib.

Sebetulnya bermunculannya orang-orang yang mengaku sebagai nabi palsu sudah ada sejak dahulu kala. Di jaman Nabi saw. masih hidup saja sudah ada orang yang berani mengaku-ngaku sebagai nabi. Yakni Aswad al-‘Ansiy dan Musailamah al-Kadzdzab.

Aswad al-‘Ansiy sebenarnya adalah Abhalah bin Ka’ab al-‘Ansiy. Dia adalah kepala Bani Madzhij di daerah Yaman. Dia seorang tukang tenung (santet), tukang sihir, dan seorang yang kaya raya di Shan’a. Dia sangat berpengaruh di kalangan kaumnya dan banyak yang terpikat kepadanya karena kelebihannya. Banyak orang yang kagum kepadanya karena menyaksikan sihirnya yang menakjubkan. Pada akhir tahun ke-10 Hijriyah, Aswad telah memproklamirkan diri sebagai nabi yang ditunjuk oleh Allah. Menurut pengakuannya dia didampingi oleh dua malaikat yang memberitahukan kepadanya apa saja yang telah dan akan terjadi. Kedua malaikat itu bernama Suhaiq dan Syuqaiq. Sebenarnyalah kedua makhluk yang mendampingi Aswad adalah setan yang biasa mendampingi tukang sihir dan tukang tenung.

Kejahatan Aswad al-‘Ansiy akhirnya dapat dihancurkan oleh kaum muslimin. Ia sendiri mati di tangan Fairuz ad-Daylamiy dengan cara dipenggal lehernya dalam keadaan mabuk.

Sedangkan Musailamah adalah Harun bin Habib al-Hanafiy. Dia adalah kepala suku Yamamah. Pada tahun ke-10 Hijriyah, dia bersama rombongannya sebagai utusan dari Bani Hanifah datang menghadap Nabi saw. di Madinah dan memeluk Islam. Namun sekembalinya dari Madinah dia berbalik menjadi kafir, murtad. Dia mendakwakan diri sebagai nabi.

Ternyata, selain punya motif keagamaan, Musailamah juga ingin kekuasaan. Lewat dua orang utusannya ia mengirim surat kepada Nabi saw. Isi suratnya sebagai berikut, “Dari Musailamah utusan Allah kepada Muhammad utusan Allah. Kesejahteraan semoga dilimpahkan atasmu. Aku telah bersekutu dalam urusan kenabian ini denganmu dan bagi kami separuh tanah dan bagi Quraisy separuh tanah, tetapi kaum Quraisy adalah kaum yang melampaui batas.”

Kejahatan Musailamah baru terhenti di masa kekhilafahan Abu Bakar ash-Shiddiq. Untuk mengatasi kekuatan pasukan Musailamah, Khalifah Abu Bakar ash-Shiddiq mengirim pasukan di bawah pimpinan Khalid bin Walid ra. melalui peperangan yang dahsyat akhirnya kekuatan Musailamah dapat dimusnahkan. Ia sendiri mati ditombak oleh Wahsyi hingga tembus ke tubuh bagian belakangnya.

Tapi ternyata kemunculan nabi-nabi palsu tidak berhenti sampai di situ. Salah satu nabi palsu yang paling ‘ngetop’ adalah Mirza Ghulam Ahmad. Dengan bantuan pemerintah kolonial Inggris, Mirza Ghulam Ahmad mendirikan ajaran Ahmadiyah Qadiyani. Dia sendiri menyatakan sebagai nabi setelah Rasulullah saw. Dia pun memperkenalkan kitab suci selain al-Quran, yakni kitab Tadzkirah. Karena dibantu oleh negara imperialis Inggris maka Ahmadiyah sampai sekarang masih bertahan. Bahkan pusat pergerakan agama itu berada di London.

Bahaya, Lho!

Munculnya nabi-nabi palsu itu jelas nggak diakui oleh agama Islam. Sejak kedatangan Rasulullah saw., umat manusia diingatkan bahwa nggak bakal ada lagi utusan Allah sepeninggal Beliau. Dalam al-Quran, Allah Swt. berfirman (yang artinya): “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS al-Ahzab [33]: 40)

Selain itu, Nabi Muhammad saw. juga sudah berwasiat lho kepada kita semua bahwa emang nggak ada lagi nabi sepeninggal beliau. Sabdanya: “Dulu Bani Israil yang mengurus mereka adalah para nabi, jika salah seorang nabi wafat maka nabi yang lain menggantikannya. Tetapi sesungguhnya tak ada nabi setelahku, dan akan ada para khalifah dan jumlah mereka banyak.” Para sahabat bertanya, “Maka apa yang engkau perintahkah pada kami?” Jawab Rasulullah saw. “Penuhilah bai’at yang pertama dan pertama, dan berilah pada mereka hak mereka, sesungguhnya Allah akan menanyai mereka atas apa yang mereka urus.” (HR Muslim)

Nabi saw. juga pernah berkata kepada Ali bin Abi Thalib karamallahu wajhah, “Wahai Ali tidakkah engkau ridlo kedudukanmu di sisiku seperti Harun as. bagi Musa as.? Akan tetapi bahwasanya tak ada lagi nabi sepeninggalku.” (HR. Bukhari)

So, guys, semoga semuanya jelas bahwa Rasulullah saw. emang nabi terakhir. Nggak ada lagi nabi berikutnya. Pengakuan mereka yang menyatakan diri sebagai nabi lagi bertentangan ama al-Quran dan as-Sunnah. Palsu banget dan nggak kreatif. Pelakunya jelas berdosa besar dan pasti udah keluar dari agama Islam (baca: murtad). Karena keimanan pada Allah juga harus dibarengi dengan iman pada kenabian Muhammad saw. sebagai penutup para nabi dan rasul. Nah, catet baik-baik deh ini. Ok?

Maka pelakunya kudu bertobat sebelum mereka mati. Apalagi kalo kemudian mereka menyebarkan ajarannya pada banyak orang, wah nggak kebayang sebanyak apa dosanya karena mengajarkan kesesatan pada orang lain. Rasulullah saw. bersabda: “…Dan siapa saja yang mencontohkan perbuatan yang buruk kemudian ia berbuat dengannya, maka ia mendapat balasannya dan balasan orang yang mengikutinya tanpa mengurangi balasan mereka sedikitpun,” (HR. Ibnu Majah)

Begitupula para pengikutnya kudu bertobat dan meninggalkan jamaah tersebut. Dan pastinya mereka harus kembali mengucapkan dua kalimat syahadat, dikarenakan mereka udah mengikrarkan sesuatu yang memurtadkan. Kalo mereka bertobat, insya Allah pintu tobat akan dibuka seluas-luasnya oleh Allah.

Kebebasan beragama

Guys, nggak usah heran kenapa hari gini muncul aliran-aliran nyeleneh plus nabi-nabi palsu. Ada dua sebabnya; pertama, banyak orang yang awam terhadap agamanya sendiri (baca: Islam). Tapi, meski awam alias kurang ngerti, mereka berani menakwilkan ajaran Islam termasuk menakwilkan al-Quran. Hasilnya? Ngaco kuadrat! Karenanya, Nabi saw. mengingatkan kita semua tentang bahayanya kebodohan: “Umatku rusak oleh dua golongan manusia; orang alim yang keji dan orang bodoh yang suka beribadah.”

So, kalau kita ngerasa awam-dan emang lebih baik kita ngerasa begitu-seharusnya kita bertanya pada orang yang lebih tahu, pada ustad, pada ulama, banyakin juga baca buku-buku agama. Tujuannya agar kita nggak salah dalam memahami agama. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya): “Janganlah kamu ikuti segala sesuatu yang kamu tidak punya pengetahuan tentangnya, sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati masing-masing ada pertanggungjawabannya.” (QS al-Isra [17]: 36)

Jadi, dengan banyaknya aliran sesat bin aneh, bukannya kita malah takut ngaji, justru kudu banyak ngaji biar semakin paham kebenaran. Tapi, tentu ngajinya yang benar. Ngaji yang benar gimana? Pahami Islam sebagai akidah dan syariat, cari kelompok pengajian yang sesuai dengan kebenaran Islam.

Selain itu, emang bisa jadi lahirnya kelompok-kelompok nyeleneh itu adalah niatan untuk menghancurkan agama Islam. Ini terbukti dari kasus nabi-nabi palsu sebelumnya, termasuk aliran Mirza Ghulam Ahmad. Mereka muncul untuk merusak Islam dan kaum muslimin. Mereka juga bisa jadi adalah orang-orang bayaran kaum kuffar untuk bikin umat Islam semakin kacau.

Tapi guys, bermunculannya ajaran-ajaran itu adalah buah dari demokrasi. Yup, demokrasi itu kan sangat mengagung-agungkan kebebasan, termasuk kebebasan beragama (freedom for religion/hurriyatul aqidah). Menurut paham demokrasi dan hak asasi manusia, setiap orang bebas beragama, menjalankan agama, tidak beragama dan bikin agama sendiri. Halah!

Di negara demokrasi macam Amrik banyak lahir ajaran agama selain Kristen. Sebut aja ada Klu Klux Klan, ada sektenya Charles Manson yang ngetop di tahun 60-an karena melakukan pembunuhan terhadap sejumlah wanita termasuk seorang aktris terkenal, ada juga sekte Temple’s People yang dipimpin pendeta Jim Jones, ada nabi yang bernama David Koresh yang kemudian melakukan baku tembak dengan polisi federal AS (FBI), dan terakhir adalah sekte Gerbang Surga yang melakukan aksi bunuh diri massal di tahun 1997.

Semua agama-agama baru itu ada dengan restu demokrasi dan HAM. Sah aja kok warga negara bikin agama sendiri. Nah, di Indonesia juga dimungkinkan adanya yang seperti itu. Bahkan ketika aliran-aliran sesat itu dihujat, ada segelintir orang yang membela mereka mati-matian. Alasannya, berbeda itu kan hak asasi.

Itu sebabnya nggak usah heran, selama demokrasi dan HAM masih dipuja-puja, maka di masa mendatang akan terus berdatangan nabi-nabi palsu. Malah kedatangan mereka akan dilindungi atas nama hak asasi manusia. Jadi, kalo nabi palsu dihujat karena membawa kesesatan, harusnya demokrasi dan HAM juga dihujat. Itu pun kalau umat Islam ingin selamat dunia wa akhirat.

So, penting banget deh umat Islam kembali pada Islam, menegakkan al-Quran dan as-Sunnah, dan membuang aliran-aliran yang bukan datang dariNya. Cukup deh percaya pada Allah dan RasulNya, jangan pada yang laen! [iwan januar]

24 thoughts on “Awas, Ada Nabi Palsu!

  1. julian Nov 8,2007 14:04

    menurut gue sih, yang namanya aliran sesat itu harus diberantas….tapi sebelumnya kita harus bertanya dulu,knapa kok sebayak 80.000 an yang udah pada gabung n terpengaruh…..dg ajr tsb…??? jd solusinya menurut gue nih…rajin aja pada nuntut ilmu yang sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah…..bukan hanya pada satu orang aja….. dan lagian kalo percaya pd perdukunan …kmingkinan besar sdr terjebak…..makanya terhipnotis juga, maka nya perbuatan syirik itu harus kudu hilang dulu/diberantas tuntasssss……wasallam

  2. kamil Nov 10,2007 09:43

    klu pendapat gw…..
    kita harus hancurkan aliran sesat itu tampa ampun, klu perlu hukum yg seberat – berat nya. jangan seperti LIA ADEN di hukum 2 tahun udh bebas beraksi lagi dia. n yg terpenting dari pemerintah juga harus tegas bahwa di indonesia ini punya lima AGAMA. tidk bisa di gugat lagi. ada tambahan agama lagi berarti SEESAAAATTTT
    Ok bravo Muslimin

  3. nasrul Nov 10,2007 11:16

    dari dulu mang dah bnyak yg ngaku nabi so bukan barng baru hukumnya tetap haram n darah mereka halal but gimana ya klo ketemu di jalan

  4. firda Basyaraheel Nov 12,2007 12:48

    assalamu`alaikum
    apa ya yg ada dibenaknya ketika ia mengaku dirinya sebagai nabi? apa ingin ketenaran? keteran yg ia ingin dapat?
    Nah.. semua ini kita ambil hikmahnya aja, mungkin dengan ini kita harus lebih bersungguh2 m`dalami dinn kita, suPaya tidak terpengaruh oleh goncangan2 ini, coba kita berpikir byk agama2 yg muncul byk kelemahannya byk ortu yg bercerita anaknya jd berubahlah!! hrtanya terkuraslah!! ternya Islamlah agama yg INDAH, sangat indah

    wassalamu`alaikum

  5. wiwi Nov 12,2007 16:47

    Ass.wr.wb
    Saya setuju pemberantasan aliran sesat yang menyesatkan tapi hati2, yang diberantas alirannya bukan pengikutnya/orangnya. Karena Allah maha Pengampun. Selama masih hidup insya Allah jalan menuju tobat masih terbuka lebar. Kita rangkul dan beri pengertian bahwa dalam Al Quran sudah dijelaskan dengan sangat jelas bahwa Nabi Muhammad adalah nabi penutup.
    Pengikut Mushaddeq 50 ribu orang????
    Mungkin sebabnya adalah penduduk Indonesia adalah jenis orang yang suka mendengarkan. Jadi cara belajarnya adalah dengan mendengarkan hingga akhirnya berkembanglah cara berfikir “katanya, kata ustadz ini, kata ustadzah itu…”
    Sudah seharusnya muslim dan muslimah lebih kritis lagi. Iqro, bacalah dan pelajarilah ilmu apa pun. Bukan untuk langsung diimani mentah2 tetapi untuk menjadi tameng ketika ada hal2 yang bertentangan dengan Al Quran dan Hadist.
    Dan belajarlah untuk bersikap bijak ketika menemui perbedaan2 pendapat. Wallahu ‘alam.

  6. afief Nov 13,2007 14:26

    asslamu`alaikum ikhwah semuanya!!
    emank,saya sangat setuju upaya kita semua untuk memberantas para nabi palsu tsb.sebab,mereka telah merusak aqidah kita,bahwasnya tidak ada nabi lagi setelah Nabi Muhammad SAW.

  7. putri Nov 14,2007 11:04

    yg penting pembenahan spiritualNa..
    kalo dipenjara tapi begitu keluar, trus beraksi lagi y sm jg boonk. iya kan??

  8. Anita Nov 15,2007 14:52

    Assalammu’alaikum Wr.Wb

    Fuihh…!!!Capek Dech!!!
    Nabi Palsu??
    Dah jelas-jelas kalo Nabi Muhammad itu NABI TERAKHIR!!!
    Tapi malah….(Taihen desu ne)
    Oia,katanya Mussaddeq (Nabi Palsu) udah Taubat, Syukur deh!

    Buat Gaulislam, Tetep SEMANGAT!!Buat nyiarin dakwah di masyarakat!!
    Jangan mau kalah sam acara2/sinetron2 remaja yang gak bermutu.

    Syukron…

    Oia, tolong bahasin dong mengenai remaja, supaya tetep semangat belajar, tips2nya gtu…

    Wassalammu’alaikum Wr.Wb.

  9. Mr. Nunusaku Nov 22,2007 02:25

    Yang jelas kan nabi Muhammad nabi terakhir kan dia sudah mati gak berfungsi lagi, apa yang diharapkan…wong sudah tertidur di liang kubur Madinah, tentu dong akan muncul nabi baru…(Mati satu tumbuh seribuh) kan ini logikahnya…jadi harus diakui nabi baru dari islam saat ini.

    Pengikunya aja sebanyak 80.000 kan sudah diakui pengganti nabi Muhammad, karena Muhammad gak berfungsi lagi…apa yang diharapkan dari Muhammad saat yang sedang didoakan Doa shalawat nabi…ternyata gak bangkit-bangkit.

  10. Pingback: Awas, Ada Nabi Palsu!

  11. imel Dec 3,2007 15:41

    Gw sangat ga setuju dengan pernyataan atau opini dari Mr. Nunusaku Said, disitu dia tulis bahwa NABI MUHAMMAD sudah MATI dan gak berfungsi lagi, dan mengakui bahwa di dalam islam saat ini harus mengakui adanya “NABI BARU”.

    wahai kamu yang bernama Mr.Nunusaku Said BERTAUBAT lah sebelum ajal menjemput mu, karna sampai kapan pun, dan sampai dunia kiamat, NABI di dalam ISLAM adalah NABI MUHAMMAD SAW, tidak akan ada yang dapat menggantikannya,. walaupun BELIAU sudah tiada di muka bumi ini, tapi dia tetap ada di sekitar kita yang membawa kedamaian didalam hati umat Muslim, dan seluruh umat manusia di muka bumi ini.

    kalau tidak mempunyai ilmu tentang agama, jangan lah sekali-kali kamu menghina agama manapun juga,, kamu sudah menghina agama islam,, terkutuk lah kamu jika kamu tidak mengubah pernyataan mu kepada semua orang yang telah membaca opini mu tentang ISLAM,,

    ISLAM IS THE BEST AND MUHAMMAD IS THE LAST NABI, 4EVER

  12. dew Dec 10,2007 11:25

    Mr.nunusaku pasti ga baca dengan teliti . ksihan banget ya…
    wong nabi terakhir itu Nabi Muhammad
    koq minta ditumbuhin nabi baru…
    walaupun udah wafat tapi kebenaran islam yang dibawa oleh beliau masih akan terus ada.
    dan jika terjadi perlawanan oleh kaum kafir, insya Allah pertolongan – Nya pasti datang. mau ada semlyar nabi palsu juga pasti kalah….

  13. raihan (aku cewek!) Dec 27,2007 10:21

    mudah-mudahan deh aku ga masuk aliran sesat! namanya aja aliran sesat. aturannya klo mo jadi nabi (palsu tentunya) buat aja agama sendiri jangan pake ngaku islam dong! emang dapet wahyu darimana tuh?? kita ga tau kan??

  14. gue ?? Dec 28,2007 13:20

    ASSALAMU’ALAIKUM….
    gue stuju ma julian nh. pengikut yg sangat bejubel n ga tanggung2 (TERTULIS SEDIKITNYAnya 50 RIBU orang pengikutnya tersebar di sejumlah kota di tanah air BOWWW !! ) itu harus diusut tuntas ASAL MUASALnya. kenape jd banyak bgt yang kepengaruh??? kata-kata o slogan o apa aja yang bisa buat orang2 itu terpengaruh. trus kata2 o slogan itu diluruskan kesalahannya ke seluruh umat. maksudnye biar mereka paham letak salah mereka. soalnya yang ngikut juga umumnya kan anak-anak muda, pelajar dan mahasiswa. mereka2 ni umumnya lebih guna in yg namanya logika.
    dengan diluruskannye kesalahan itu, insya allah pengukitnya bisa dengan suka rela (bukan cz takut ditangkep polisi) bertobat (jd tobat nasuha beneran…). amin ….
    menurut ku peranan alim ulam harus diperluas lagi lho…
    banyak anak2 muda yang butuh …….. banget orang2 yang bisa memberikan siraman rohani/ penyejuk kolbu / nasehat ato apa pun itu dari para alim ulama. mereka butuh …. banget fasilitas dimana mereka tidak segan2 untuk bertanya ttg apapun dari islam…. yah soalnya para alim ulama sekarang kayak seleb, tidak terjangkau lah, sulit ditemui lah, de el el lah…
    gitu aje yeee….
    WASSALAM.

  15. firasyinta Dec 28,2007 15:13

    assalamuailikum

    ih…, sebel deh ngeliat orang seenak jidatnya aja ngaku nabi!

    dah tau nabi terahir itu muhammad SAW, klo gitu ga mungkin kan bakal ada nabi sesudahnya??

    aturannya mending tu orang bikin agama baru aja jangan mengatasnamakan islam dong!!! ih, bikin bt ajah!

    cuma itu aja yang mau saya omongin

    wassalamualaikum

  16. firasyinta Dec 28,2007 15:23

    assalamualaikum

    aku ga setuju ama perkataan mr.nunusaku

    ga bener kata kamu kita harus ngakuin tuh nabi palsu yang ga jelas itu!!
    dapet dari mana tuh wahyu? nemu di dufan?

    emang siy nabi muhammad SAW sudah lama wafat tapi ia tetap nabi terakhir dalam agama islam. kan ga ada tuh ayat di al qur’an yang mengharuskan kita mengakui nabi sesudah nabi muhammad SAW. jadi saranku, mr.nunusaku kayaknya harus bertobat deh! minta ampun gih ama ALLAH SWT. jangan sanpe ajal keburu menjemput. cepat-cepatlah kembali ke jalan yang benar!!!!

    wassalamuaikum

    NB; pepatah yang anda gunakan benar2 ga nyambung! kalo gitu anda mau dong dibohongin nabi palsu yang berjumlah seribu orang???
    =-p

  17. doni Jan 3,2008 15:11

    mr nunusaku, anda harus segera bertobat, ya tentu saja sesuai agama anda……karena anda telah menghina agama lain, terutama agam islam yang rahmatanlil’alamin……

  18. Daun Jan 4,2008 21:31

    teorinya rahmatan alamin tapi realitasnya menjadi barbarnya muslim musrikin, gw liat semua situs2 islam di sini hanya menabur kebencian terhadap umat lain dan hanya membentuk pribadi2 muslim menjadi militan dan ekstrem dengan ayat2 pedangnya; yg sewaktu2 akan menjadi bom waktu seperti amrozi & imam samudera cs.
    Seperti syair lagu…
    fanatis membuat anarkis…

    doni, kalau temen kau menghina agama lain gak apa2 ya?

  19. indra Jan 6,2008 18:01

    assalamu’alaikum…
    Perbedaan dalam sebuah kaum itu adalah wajar…tpi ini ? peniruan ( Nabi )bung…gmna mungkin negara yg dominasi beagama non-muslim (England) bisa mem-follow up bantuan untuk menyokong gerakan yg mengaku muslim tpi bertolak blakang dengan aqidah? that c’ld be something wrong…
    ya…. tpi apa bleh buat…toh emank negara qta sendiri g bsa berkutik ko….( spa jga yg mo jdi lawan inggris ) woi.. umat……bangun donk… agama dan negara kita lagi d gerogoti newch….( intern&ekstern ) mo smpe kapan? jngan bilang emank udah kehendak-Nya… sebab klo bgitu udah ajah g usah ad bginian. klo qta berpling kembali pada sang Khaliq ( Allah SWT ) ya emank udah jalannya. tpi man ini negeri qta…. politik & ekonomi udah d kuasai… msa krang hrus nyerahin aqidah jga c…?
    sedikit kutipan dari bung karno. tpi di ganti ( ” MARI KITA GANYANG INGGRIS” ) chayo moeslem people….

  20. firarahma Jan 10,2008 05:05

    di negri ini kok banyak yg palsu ya,
    ayamnya glonggongan, buahnya palsu, byk merk palsu, kyai2/habib2 palsu (cumen dagang kayak MUI yg obral label), eeh ada nabi palsu walaupun nabi ini asli made in Bogor brarti al qur’an mesti diganti bahasanya menjadi bahasa Sunda gt, hi hi hik.

  21. ridwan Apr 20,2008 14:04

    To All Bangsa Indonesia
    Fren aku merasa klo tulisan-tulisan seperti ini hanya akan membuat perbedaan itu tidak indah. buat semua yang baca dan kasih comment di tempat ini, kita harus sadar apapun agama kita mengajarkan sesuatu yang baik tidak perlu diperdebatkan seperti ini. Allahku ya Allahku, Tuhanku ya Tuhanku, Nabiku ya Nabiku percaya kepada ajaran masing-masing tanpa memperdebatkan agama yang lain
    Aku ngerasa sedih banget lihat banyak blog maupun website yang saling mengejek menghina menyalahkan membenarkan.
    Fren perbedaan itu harus dibuat indah.
    Aku seorang Katolik, teman-temanku banyak yang muslim, Budha, Hindhu banhkan kepercayaan seperti Konghucu tapi kita tidak pernah memperdebatkan agama masing-masing, biarlah itu menjadi kepercayaan kita masing-masing. Aku dan teman-temanku sedih banget klo lihat tulisan seperti ini, sepertinya bangsa ini mudah dicerai beraikan.
    Fren pembicaraan lintas agama yang baik itu harus didasarkan pada sikap saling menghargai dan menghormati. Semoga kita semua dapat berpartisipasi agar dialog-dialog perbedaan agama yang menjurus ke arah saling membenarkan dan berbuntut perselisihan ini tidak terjadi lagi. Kami (saya dan teman-teman) yakin bangsa indonesia adalah bangsa yang baik. amin

  22. antikapitalis Apr 20,2008 14:34

    Bangsa Indonesia pasti akan hancur selama masih memegang teguh kapiltalisme, demokrasi, dan sekulerisme. Pasti hancur, tak akan lama lagi!

  23. ManusiaBiasa Sep 21,2008 12:31

    terus mo apa? menghancurkan kapitalism indonesia…
    hilangkan aja, ntar kalo udah brhsil, negara ini makmur, aman, tentram, sejahtera, nah gw br percaya ama lu, lu aja makan masih mnta negara ini, g usah sok suci deh, antikapitalis hahaha….cuma bikin ketawa aja,,,,, apa lu bisa jamin kl indonesia g kapitalis lagi pasti sejahtera? mgkin gw jg g setuju dgn ke kapitalis an tapi gw g sk tuh sok bacot kaya elu,,,percuma bacot doang brur…

  24. BiasaManusia Sep 22,2008 11:05

    ManusiaBiasa..

    Masih nyari makan dikasih rejeki dari Allah Swt. saja udah sombong. Coba elo ciptain sendiri bumi, ciptain sendiri dunia dan alam semesta ini, jangan cuma lancar kentut aja dan makan dari bumi milik Allah Swt ini.

    Indonesia memang negara kapitalis, tapi bumi ini milik siapa? Enak aja elo bilang yang ngasih makan adalah negara, yang ngasih makan entu adalah Allah Swt. apa elo kagak nyadar?

    Pikir dong, jangan cuma makan melulu hasil dari rezeki yg dikasih Allah tapi elo kagak beriman sama yang ngasih rejeki, tapi malah mau diatur kapitalisme. pikir atuh, otak elo jangan ditaro di dengkul!!

Comments are closed.

%d bloggers like this: