Born 2 Be Jomblo

By: Adzimattinur Siregar Ini nggak mungkin kenyataan! Kalo aja cowok di depan rumahku ini nggak menatapku terus menerus, aku pasti udah menampar mukaku sendiri untuk mengetesnya. Ini pasti mimpi! Nggak mungkin seorang Lando si cowok motor yang bulan lalu dapetin penghargaan Coverboy Favorit dari majalah super beken, sekarang ada di depan pintu rumahku dengan bunga ...

Orang Miskin

By: Imraatul Aziizah Jujur saja aku paling tidak suka kalau ada orang yang nanya, “Berapa sebulan?” Apalagi ditambah celetukan, “Eh Nis, kamu sih enak bisa beli semua yang kamu suka. Kirimanmu kan gede, beda dengan kita-kita yang kiriman sebulan cuma cukup untuk makan dan sewa kamar doang.” Dulu di tempat kos lama aku sering banget ...

Membekali Remaja dengan Agama

Oleh Kang Hari Mukti Agama adalah pegangan hidup kita. Jangan heran jika kita hidup tanpa bimbingan ajaran agama, hidup kita terasa sempit dan gersang. Itu sebabnya, saya selalu mendahulukan pendidikan agama untuk anak-anak dan keluarga saya. Bahkan harus sejak dini diajarkan kepada mereka. Menerapkan disiplin dan tanggung jawab, misalnya. Ketika anak saya masih kecil, yang ...

Menulis itu GAMPANG, Tapi ADA CARANYA

Assalaamu’alaikum wr wb Salam sukses buat semuanya… Menulis itu gampang? Saya sendiri berani mengatakan gampang, bukan karena saya sudah bisa, tapi karena saya melihat banyak orang bisa menulis, berarti keterampilan ini bisa dipelajari. Menulis adalah keterampilan? Betul. Sama seperti naik sepeda atau mengendarai mobil. Makin sering dilatih, makin lihailah kita. Saya waktu kecil masih inget ...

Jangan Turuti Nafsumu!

Oleh Kang Hari Mukti Satu hal yang seringkali sulit untuk dikendalikan adalah hawa nafsu. Bila hawa nafsu sudah menguasai diri kita, jangan harap kita bisa begitu saja dengan mudah melepaskan diri dari cengkeramannya. Sangat boleh jadi butuh waktu lama untuk bisa menjinakan hawa nafsu. Tidaklah heran jika kemudian kita menjadi budak nafsu. Kita disetir oleh ...

Penyakit itu Bernama Sombong

Oleh Kang Hari Mukti Berada di puncak popularitas seringkali membuat orang lupa diri. Bahkan menganggap orang lain itu remeh. Nggak layak duduk selevel dengan dirinya yang sudah berada di awang-awang. Inilah awal tumbuhnya penyakit hati bernama sombong. Orang bijak mengatakan, bahwa perang yang tidak ada habisnya adalah perang melawan diri sendiri. Musuh yang paling sulit ...

Puasa Melatih Tanggung Jawab

Oleh Kang Hari Mukti Sejak kecil saya memahami bahwa puasa itu adalah suatu perbuatan yang menguntungkan dan bisa menghapuskan dosa-dosa kita. Sehingga, sejak kecil saya memang sudah melakukan puasa. Kebiasaan itu terus terbawa sampai saya dewasa. Pernah suatu kali pada tahun 1991, saat saya masih menjadi artis, ada tetangga di daerah Gudang Peluru Jakarta bertanya ...

Anak Itu Emas Perhiasan

Oleh Kang Hari Mukti Remaja itu adalah lukisan anak-anak di masa depan, dan orang tua itu adalah lukisan remaja di masa depan. Jangan harap akan lukisannya tentang remaja di masa depan bakalan bagus kalau sejak masa anak-anak jiwa mereka tidak pernah diolah dengan pembinaan keislaman. Meski memang ada segelintir remaja yang menjadi baik meski masa ...

Seperti Musim, Kita Bisa Berubah

Menyampaikan kebenaran tak selalu harus terasa langsung hasilnya. Aku bahkan hampir putus asa. Tapi, akhirnya temanku bisa menjemput hidayah itu. Perubahan ternyata hanya soal waktu. Kota Bogor, tiga tahun yang lalu. Waktu itu hari pertama aku menginjakkan kaki di Kota Hujan. Kebetulan aku diterima sebagai mahasiswa IPB, Fakultas Kehutanan. Beruntung kampus ini menyediakan asrama bagi ...

Putus

Oleh Arif “Kita harus berhenti. Harus berani berpisah. Aku sudah menjelaskan padamu semuanya. Tidak ada bedanya kalau sekarang harus memberikan penjelasan lagi,” kataku padanya di suatu sore. Waktu serasa lambat berputar. Aku dengannya di sebuah kafe. “Tapi aku menyayangi kamu.” “Aku tahu. Aku juga menyayangi kamu. Karena itu aku menawarkan padamu, kita mengkaji Islam bersama-sama.” ...
%d bloggers like this: