gaulislam.com


Mari Menulis Biografi

Posted in Tips Menulis by Amira Mehnaaz on the November 25th, 2007

technical_writing-11.jpgMenulis biografi seperti kita mencveritakan tentang riwayat hidup. Bisa diri sendiri (otobiografi), bisa juga kita menuliskan untuk orang lain. Jadi penulis biografi nggak sulit kok. Ini hanya semacam komoditi dari menulis, seperti halnya puisi, cerpen, novel, atau juga artikel. Semua itu hanya jenis komoditi yang bisa kita jual kepada pembaca. Meski hampir sama dalam teknik dasar penulisannya, saya akan memberikan tip khusus yang berkaitan dengan menulis biografi (termasuk di dalamnya otobiografi). (more…)

Menulis Fiksi, Mengasah Kepekaan

Posted in Tips Menulis by Hasna Hawwa on the November 20th, 2007

writing450.jpgBang Arswendo Atmowiloto pernah bikin buku yang laris di tahun 80-an, judulnya cukup menghentak: “Mengarang Itu Gampang”. Bukan saja judulnya yang menarik, tetapi isinya juga mewakili sebagai modal untuk menjadi pengarang jempolan. Menulis fiksi memang asyik. Kita bisa menembus pagar imajinasi kita. Bahkan di sinilah kepekaan itu diasah dengan polesan pilihan kata yang oke punya. Orang sering bilang, bahwa menulis fiksi erat kaitannya dengan dunia sastra yang terkenal sering mengobral kata-kata indah. (more…)

Tulisan Ilmiah Populer, Kayak Gimana Sih?

Posted in Tips Menulis by Hafsa Mutazz on the November 16th, 2007

grammar.jpgKalo kamu udah bisa membedakan dan membuat tulisan ilmiah dan populer, maka sekarang kamu belajar membuat tulisan ilmiah populer. Ini memang gabungan dua jenis tulisan yang bisa menjadi jembatan untuk memahamkan istilah-istilah ilmiah dengan gaya bahasa yang populer. Jadi, jika tulisan ilmiah hanya cocok untuk kalangan akademisi, dan tulisan populer untuk kalangan manapun, maka tulisan bergaya ilmiah populer cocok bagi kedua kalangan tersebut. (more…)

Menulis gaya Populer? Apa Pula Itu?

Posted in Tips Menulis by Amira Mehnaaz on the November 13th, 2007

picture_of_old_open_diction.gifKamu tahu istilah populer? Yup, populer artinya ngepop. Ngepop itu dikenal banyak orang. Mudah untuk diingat, karena keunikannya. Dan biasanya yang ngepop sangat mudah untuk dipahami karena sesuai dengan kondisi pengetahuan kebanyakan orang yang membacanya. Pendek kata, tulisan yang menggunakan gaya bahasa populer adalah tulisan yang mengedepankan data-data, istilah, dan bahasa yang biasa digunakan banyak orang pada umumnya. Siapapun orangnya, ketika membaca tulisan jenis ini, akan lebih mudah memahami maksud penulisannya. Artinya pula, dengan gaya bahasa tersebut, jangkauan pembacanya sangat luas, bahkan boleh dibilang nggak terbatas. Betul? Itu sebabnya, tulisan gaya bahasa populer lebih banyak peminatnya ketimbang tulisan ilmiah. (more…)

Gimana Sih Menulis Ilmiah?

Posted in Tips Menulis by Leila Amra on the November 10th, 2007

what_i_learned_from_group_writing_project.jpgIlmiah? Hiii takuuut! Huss, sembarangan. Jangan dulu gugup dan ‘sutris’ ya? Yup, kalo kamu sering merhatiin tulisan-tulisan di buku Kimia, Fisika, Biologi, Biokima, Teknik, dan sejenisnya yang bertabur data berupa angka-angka dan istilah yang bikin kening kita berkerut, itulah namanya tulisan bergaya ilmiah. Yang ngerti, tentu mereka yang udah biasa bergelut di bidangnya. Mahasiswa fakultas kedokteran, tentu lebih banyak melahap bacaan yang berkaitan dengan istilah kedokteran, yang tentu saja sangat tidak diminati oleh mahasiswa yang doyan dengan ilmu-ilmu sosial. Nah, masalah isi yang membedakan jenis tulisan tersebut. (more…)

Menulis Hasil Wawancara

Posted in Tips Menulis by Hafsa Mutazz on the November 2nd, 2007

wawancara.jpgSebenarnya nggak terlalu beda jauh, antara menulis berita, feature, dengan hasil wawancara. Cuma, kayaknya yang membuat beda itu adalah bagaimana merangkum semua hasil ‘obrolan’ kita dengan narasumber yang kita wawancarai. Untuk bisa menuliskan hasil wawancara dengan oke dan enak dibaca, ada beberapa tahapan yang kudu diperhatikan sebelum melakukan wawancara. Sebab, melakukan wawancara adalah satu bagian dalam proses penggalian bahan tulisan. Kita harus bisa mengeksplorasi seluruh kemampuan kita untuk menggali ide-ide yang tertanam dalam benak narasumber kita. Apalagi, jika narasumber yang kita wawancara termasuk tokoh penting dan udah ngetop di kalangan banyak orang. (more…)

Membuat Tulisan Feature

Posted in Tips Menulis by Ahmad Jibraan on the October 30th, 2007

writing450.jpgNah, setelah kamu tahu apa itu feature, sekarang kita masuk ke teknik membuat tulisan berjenis feature ini. Sebetulnya hampir sama dengan teknik menulis artikel lainnya, hanya saja dalma menulis feature kita dituntut untuk lebih ‘menyentuh’ dan memberikan nuansa lain dari sekadar sebuah berita. Itu sebabnya, feature bisa berfungsi sebagai penjelasan atau tambahan untuk berita yang sudah disiarkan sebelumnya, memberi latar belakang suatu peristiwa, menyentuh perasaan dan mengharukan, menghidangkan informasi dengan menghibur, juga bisa mengungkap sesuatu yang belum tersiar sebagai berita. (more…)

‘Bermesraan’ dengan Feature

Posted in Tips Menulis by Leila Amra on the October 27th, 2007

studentswriting.jpgHarap jangan kaget dulu dengan judul tip berikut ini. Selain untuk menggairahkan semangat kamu dalam membaca tip ini, juga ingin menjelaskan bahwa jenis tulisan feature paling banyak disukai para wartawan. Bener lho. Itu sebabnya, kalo seorang wartawan diminta untuk memaparkan sebuah peristiwa dengan gaya penulisan feature biasanya paling sregep deh. Bukan apa-apa, sebab dalam tulisan jenis ini, wartawan dirangsang untuk mengeksplorasi sudut-sudut human interest-nya. Misalnya saja ketika memberitakan peristiwa kebakaran di Pasar Tanah Abang beberapa waktu yang lalu, kita tidak hanya bicara tentang peristiwa kebakarannya, tapi kita sisipkan juga berita tentang nasib seorang pedagang yang barang dagangannya ludes dilalap si jago merah. Itu akan lebih memberikan sentuhan tersendiri bagi si pembaca. Tentu, untuk membuatnya menarik, kudu ditulis dengan gaya penulisan feature. (more…)

Biasakan Membuat Lead ‘Menggoda’

Posted in Tips Menulis by Farah Zuhra on the October 24th, 2007

technical_writing-1.jpgLead, alias teras berita adalah sebuah tulisan pembuka yang menjadi titik penting bagi pembaca. Lead yang menarik, sangat boleh jadi akan merangsang pembaca untuk terus membaca isi berita atau artikel yang kita buat. Kalo leadnya kurang menarik, pembaca akan mengucapkan “wassalam” saja. Mereka merasa cukup membaca sebatas judul, atau satu kalimat atau alinea di depan yang tak menarik itu. Jadi, perlu mendapat perhatian juga supaya tulisan yang kita buat mampu menggoda pembaca untuk melanjutkan bacaannya. Yup, boleh dibilang selain judul, lead adalah jajanan yang ‘wajib’ memikat hati pembaca. Itu sebabnya, lead menjadi begitu penting, meski tidak pokok tentunya. (more…)

Pastikan Membuat Sub-Judul

Posted in Tips Menulis by Amira Mehnaaz on the October 22nd, 2007

pwantir1.jpgSub-judul amat menolong kita untuk menggolongkan dan membatasi pembahasan dalam sebuah tulisan jenis artikel dan berita. Pembaca pun dibuat mudah membaca alur tulisan yang kita rangkai. Sehingga mereka terus bertahan untuk mengikuti tulisan kita sampai habis. Mereka juga akan sangat terbantu memahami apa yang kita tulis. Itu sebabnya, sub-judul menjadi begitu penting dalam sebuah tulisan.

Sobat muda muslim, keterampilan seperti ini perlu juga kamu miliki. Kamu akan lebih mudah membuatnya manakala sudah terbiasa membuat outline (lihat lagi di tips yang sebelumnya ya). Coba saja iseng-iseng bikin tulisan yang panjang tanpa ‘dihias’ dengan subjudul. Duh, rasanya seperti kita disuruh menelusuri jalan tanpa ada tempat untuk istirahat. Tempat yang akan kita gunakan untuk melepas lelah. Setelah rileks, kita melanjutkan kembali perjalanan. Enak banget rasanya. (more…)

Comments Off
 
« Previous PageNext Page »

  rank blog indonesia