gaulislam.com


Yahudi, Diktator Media Massa Dunia

Posted in Politik,Tsaqofah by oleh on the May 6th, 2007

Add to Technorati Favorites

Cita-cita Yahudi untuk menggenggam dunia nampaknya hampir terkabul. Media massa, sebagai sarana efektif dalam menyampaikan pesan kepada khalayak, berhasil dimiliki Yahudi. Itu sebabnya opini dunia selalu menguntungkan mereka dan merugikan umat Muslim. Apa yang bisa dilakukan kaum muslimin?

Jangan kaget kalo apa yang kamu baca, kamu dengar, dan kamu lihat nyaris semuanya dikendalikan kaum Yahudi. Nggak percaya? Di jalur media massa ini, Yahudi berhasil menyebarkan informasi yang cenderung menguntungkan mereka, baik dari segi bisnis maupun politis. Koran, majalah, tabloid, radio, bahkan televisi dan perusahaan film di Amerika di bawah kendali Yahudi. Jaringan mereka pun tersebar luas di seluruh dunia. Mantan wartawan Jawa Pos biro Washington DC, Djoko Susilo yang pernah tinggal di Amerika selama 4 tahun mengaku bila hampir semua media massa yang berpengaruh di Amerika semuanya dipegang orang-orang Yahudi. Walah?

Kartel Opini
Tercatat beberapa media yang berada di bawah kontrol Yahudi; The New York Times (terbit sejak 1941), The Wall Street Journal, dan The Washington Post. The Times (Inggris), The Daily Express, The News Chronicle, The Daily Mail, The Observer, The Mirror, koran The Sun dan The Times yang dimiliki Rupert Murdoch, mantan warga Australia yang pernah mendapat hadiah Bintang David, sebuah penghargaan tertinggi yang disampaikan oleh warga Yahudi-Israel. Selain itu ada juga Majalah Time, Newsweek, U.S. News & World Report. Di bawah payung perusahaan Time Warner Communication yang dipimpin seorang Yahudi bernama Gerald Levin, Majalah mingguan Time, mencapai sirkulasi hampir 4,1 juta. Newsweek, di bawah orang Yahudi bernama Katherine Meyer Graham telah memiliki sirkulasi mencapai hampir 3,2 juta eksemplar.

Fu`ad bin Sayyid Abdurrahman ar-Rifa’i dalam bukunya Yahudi dalam Informasi dan Organisasi, menunjukkan bagaimana kaum Yahudi memperkuat pengaruhnya lewat dominasi kantor berita, media massa, perfilman, keuangan dan lembaga dunia. Kantor berita terbesar dunia, Reuters, dibangun keturunan Yahudi, Julius Reuters. Kantor berita besar lainnya, Associated Press, International News Service dan United Press International, juga dimiliki orang Yahudi. Bahkan, surat kabar yang tidak terlalu besar pun, seperti The Sunday Times, The Chicago Sun Times dan The City Magazine, tidak mereka lepaskan.

Selain media cetak, beberapa konglomerat Yahudi berhasil merambah dunia broadcasting. Di jalur ini ada American Broadcasting Companies (ABC), Columbia Broadcasting System (CBS), National Broadcasting Company (NBC), dan Cable News Network (CNN). Dunia hiburan yang masih ada hubungan dengan media massa juga nggak dilepaskan dari kontrol Yahudi. Jajaran pengusaha top bisnis hiburan di Hollywood tercatat sebagai bagian dari jaringan media Yahudi. Sebut saja Perusahaan film Fox Company milik William Fox, Golden Company (Samuel Golden), Metro Company (Lewis Mayer), Warner & Bross Company (Harny Warner), serta Paramount Company milik Hod Dixon, merupakan perusahaan film yang punya pengaruh besar di bidangnya.

Bukan hanya itu, di AS hampir 90% pekerja film mulai dari sutradara, produser, editor, artis, dan krunya adalah orang-orang Yahudi. Luasnya keterlibatan orang-orang Yahudi di industri ini membuktikan bahwa mereka sangat mendominasi perfilman Amerika dan bahkan dunia.

Konglomerat hiburan terbesar saat ini seperti Walt Disney Company, dipimpin oleh seorang Yahudi bernama Michael Eisner (CEO), Disney memiliki beberapa anak perusahaan dibidang stasiun televisi. Misalnya Walt Disney Television, Touchstone Television, Buena Vista Television. Untuk film, Walt Disney memiliki Walt Disney Picture Group yang dikepalai oleh Joe Roth, seorang keturunan Yahudi. Termasuk juga Touchstone Pictures, Hollywood Pictures, dan Caravan Pictures. Disney juga memiliki Miramax Films. Wah, wah, wah.

Sobat muda, jaringan mereka cukup kuat juga. Di bisnis penerbitan buku, tercatat ada tiga penerbit kaliber raksasa dan cukup berpengaruh; Random House, Simon & Schuster, dan Time Inc. Book Co. Semuanya dimiliki pemodal Yahudi. Pimpinan eksekutif Simon & Schuster, Richard Snyder dan ketuanya Jeremy Kaplan, keduanya orang Yahudi. Malah di luar penerbit yang tiga di atas, Western Publishing tercatat ada pada peringkat paling atas, yang menerbitkan buku-buku untuk anak-anak, dengan pangsa pasar yang dikuasainya 50 persen dari pangsa pasar buku untuk anak-anak yang ada di dunia. CEO Western Publishing adalah Richard Bernstein, seorang Yahudi.

Celakanya bagi kita, media massa di berbagai negara kerapkali mengambil media-media massa besar tersebut sebagai rujukan beritanya. Termasuk di negeri ini tentunya. Hasilnya, opini yang berkembang jadi seragam. Bener lho. Gimana nggak seragam, wong yang diambil dari sono kok. Ambil contoh, media cetak di negeri kita aja suka mencantumkan sumbernya, seperti dari Reuters, CNN, AP dan lain sebagainya. Emang sih nggak semuanya media massa dikuasai Yahudi. Tapi gaswatnya, justru yang besar dan berpengaruh yang dimiliki mereka. Jadi, mau nggak mau kudu nelan mentah-mentah informasi yang diberikan mereka. Dan inget lho, film-film yang ditayangkan di televisi or di layar lebar di seluruh dunia, juga nggak lepas dari muatan yang dipesan oleh kalangan Yahudi. Paling nggak, hal itu akan mempengaruhi penilaian kita dalam menerima informasi. Apalagi kemasannya begitu memikat.

Tak salah jika George Gerbner dalam bukunya Mass Media and Human Communication Theory (1967) menyebutkan, “Mass Communication is the technologically and institutionally based production and distribution of the most broadly shared continous flow of messages in industrial societies� (Komunikasi massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri).

Media massa sebagai agent of change
Mc.Luhan, penulis buku Understanding Media: The Extensive of Man, menyebutkan bahwa media massa adalah perpanjangan alat indera kita. Yup, dengan media massa kita memperoleh informasi tentang benda, orang atau tempat yang belum pernah kita lihat atau belum pernah kita kunjungi secara langsung. Realitas yang ditampilkan media massa adalah realitas yang sudah diseleksi. Televisi memilih tokoh-tokoh tertentu untuk ditampilkan dan mengesampingkan tokoh yang lainnya. Surat kabar pun, melalui proses yang disebut “gatekeeping� lebih banyak menyajikan berbagai berita tentang “darah dan dada� (blood and breast) dari pada tentang contoh dan teladan. Itu sebabnya, kita nggak bisa, atau bahkan nggak sempat untuk mengecek peristiwa-peristiwa yang disajikan media. Boleh dibilang, kita cenderung memperoleh informasi tersebut semata-mata berdasarkan pada apa yang dilaporkan media massa.

Televisi misalnya, kerap kali menyajikan tayangan kekerasan, dan itu membuat pemirsa televisi menganggap bahwa dunia ternyata lebih keras. Begitu pula ketika sebuah film ditonton, yang, biasanya dengan misi tertentu dari pembuatnya, akan memberikan kesan tersendiri bagi penontonnya. Film?  Eraser misalnya, film laga yang dibintangi mantan binaragawan asal Austria, Arnold Schwarzenegger â€?menyisipkan pesan sekilas’ bahwa Hamas di Palestina adalah Teroris. Bisa diduga akibatnya, jika kemudian opini masyarakat tentang Hamas menjadi jelek. Belum lagi Film Schindler’s List besutan sutradara berdarah Yahudi, Steven Spielbergh, yang juga pernah menyutradarai film Jurassic Park,?  berhasil memanipulasi perasaan masyarakat dunia. Lewat film tersebut, kebencian terhadap kaum Yahudi berubah menjadi empati dan simpati. Inilah kekuatan sebuah media massa. Dahsyat!

Kamu pernah nonton sekuelnya film James Bond, yang berjudul Tomorrow Never Die? Nah, kisah dalam film itu kian menegaskan bahwa media massa benar-benar sebagai agent of change, alias agen pengubah. Bahkan di sinilah perang informasi bisa diwujudkan. Di film itu, Cina dan Inggris hampir saja perang, karena surat kabar Tomorrow menurunkan laporan terjadinya penembakan kapal perang Inggris oleh pesawat tempur Cina dan sebaliknya. Padahal, semua itu direkayasa oleh Tomorrow. Selain tujuan bisnis, ia juga mempunyai misi bahwa media memang efektif juga untuk memicu ketegangan. Ujungnya, meraih keuntungan secara politis.

Jadi nggak heran juga jika majalah TIME, dalam situs internet time.com edisi 17 September 2002 menurunkan berita yang menghebohkan tentang pengakuan Omar al-Faruq mengenai adanya jaringan terorisme al-Qaidah di Indonesia. Pada waktu bersamaan, CNN.com edisi 17 September 2002 menurunkan dua berita sekaligus, yaitu tentang adanya gerakan Islam fundamentalis di Asia Tenggara untuk mendirikan “Super State� dan berita tentang rincian operasi al-Qaidah dalam rangka memperluas jaringannya di Asia Tenggara.

Bagaimana dengan tanggapan masyarakat? Ada yang percaya, tapi tentu ada juga yang menganggapnya bahwa berita itu adalah akal-akalannya pemerintah AS yang memiliki link kuat dengan media-media berpengaruh di dunia tersebut. Celakanya, penentu kebijakan di negeri seperti kerbau dicocok hidung, mau aja ngikutin pesan (baca: tekanan) dari AS via informasi tersebut yang emang lagi bernafsu dalam kampanye memerangi apa yang mereka sebut sebagai terorisme.

Dalam kondisi seperti ini, media memang menjadi corong untuk membangun dan membentuk opini. Gawatnya, jika opini tersebut sudah diseleksi (baca: diplintir) oleh pihak yang berkepentingan untuk mewujudkan keinginannya. Hasilnya, media massa telah berubah menjadi ancaman yang sangat mengerikan.

�Tradisi’ mengubah persepsi berlaku juga dalam tataran dunia hiburan. Kita tahu betapa gencarnya rumah produksi di Hollywood yang rata-rata dikuasai Yahudi, telah memberikan gambaran yang buruk kepada kita, kaum muslimin. Kalangan Yahudi punya semboyan: “Kita tidak sekadar memberikan pengaruh yang menentukan dalam sistem politik yang kita kehendaki serta kontrol terhadap pemerintah; kita juga melakukan kontrol terhadap alam pikiran dan jiwa anak-anak mereka� (Henry Ford, Sr., “The International Jew: The World Foremost Problem�)

Perlukah media tandingan?
Hmm… kalo begini ceritanya, genderang perang baru sudah ditabuh. Sekarang, saatnya perang opini. Tentunya, jika kita melihat fakta, pastinya bakalan keder duluan dengan hegemoni dari kartel opini Yahudi. Mereka ada di mana-mana, dan menyerang secara sistematis. Nyaris tak ada sasaran yang kelewat. Mulai dari pasar anak-anak, remaja, sampe dewasa. Lengkap. Dan harap diinget bahwa semuanya berpotensi untuk mengubah cara pandang dan penilaian kita terhadap perkembangan yang ada. Tentunya setelah mereka menyeleksi pesan apa yang diinginkan sesuai dengan kepentingannya sebelum disebar ke pembacanya dan pemirsanya.

Kalo setiap hari kita menelan mentah-mentah info yang disebar kartel opini Yahudi, maka nggak usah kaget kalo kita kemudian jadi terpengaruh dengan opini yang dikembangkan mereka. Sementara upaya untuk membendung kekuatan jaringan opini Yahudi nyaris kepayahan. Bukan apa-apa, media kita, Islam, jauh lebih sedikit dan kalah canggih ketimbang media yang dimiliki Yahudi. Tapi tentunya tidak melemahkan semangat kita untuk menandinginya. Kita justru tambah semangat.

Memang sih pengennya, atau idealnya kita punya juga media tandingan. Untuk mewujudkannya, bisa aja para konglomerat muslim menginvestasikan dananya untuk penerbitan media Islam. Memang bukan hal mudah, buktinya sampai sekarang para investor atau orang-orang Islam yang kaya mungkin kurang begitu peduli dengan urusan kayak begini. Mungkin juga karena mereka menganggap media Islam itu tidak menjanjikan keuntungan bagi mereka. Kalau itu permasalahannya, kan bisa dicari formula bacaan yang tepat dan juga manajemen yang profesional. Lagipula, untuk urusan dakwah bukankah keikhlasan dan keseriusan menjadi prioritas?

Kalo hal itu masih dirasa sulit juga, barangkali yang paling mungkin dilakukan dalam tataran solusi praktis adalah memilih dan memilah informasi. Namun hal ini pun nggak begitu mudah, kalo kita nggak punya filter. Apa filternya? Kita kudu mengetahui mana yang salah mana yang bener. Singkatnya begini deh, selalu merujuk kepada Islam. Dan tentunya ketika mendapat info, jangan langsung telen aja. Sebaliknya kudu selalu �curiga’ terhadap info yang disebar media asing (baca; bukan Islam).

Memang sih, kalo pengen benar-benar optimal, yang harus kita lakukan adalah menggalang kekuatan bersama dari seluruh kaum muslimin di dunia ini untuk membangun kesadaran dalam menyatukan pikiran dan perasaan, serta aturan. Kapan dimulainya? Sekarang dong.?  Jadi, mari ubah individu dengan melakukan perubahan terhadap masyarakat. Kita bangun kembali masyarakat Islam dalam sebuah negara yang akan mampu melawan seluruh hegemoni kekuatan asing; tidak saja Yahudi, tapi seluruh kekuatan yang menghalangi Islam bakalan dilibas.. bas..bas. Yes, We are the champion my friends! [O. Solihin]

111 Responses to 'Yahudi, Diktator Media Massa Dunia'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Yahudi, Diktator Media Massa Dunia'.

  1. Pro Yahudi said,

    on May 8th, 2007 at 06:55

    Tulisan ini provokatif. Kalian itu paranoid. Semua dituduhkan pada Yahudi. Setiap ada berita negatif tentang Islam, langsung dituduhkan sebagai ulah Yahudi. Jangan begitu dong. Introspeksi dulu, benar tidak berita itu? Jangan langsung menampik dan menuduh Yahudi.
    Apakah Amrozi dan kawan2 itu buatan Yahudi? Jangan terlalu paranoid.
    Dan memang kenapa kalo Yahudi betul memegang sebagian media massa? Wong yang Islam juga pengen megang media massa. Itu hal yang wajar2 saja. Nothing personal, it’s just business.
    Hidup Indonesia, hidup toleransi, no paranoid, hidup Yahudi!!

  2. oleh said,

    on May 8th, 2007 at 15:12

    Hmm.. telah nyata. Sangat nyata. Bahwa kebenaran memang akan selalu bertabrakan dengan kejahatan. Tulisan ini provokatif? Itu pendapat Anda yang barangkali merasa tersudutkan dan mungkin merasa satu pemikiran dan satu perasaan dengan Yahudi. Boleh-boleh saja. Itu hak Anda. Toh, di akhirat juga kita akan dihisab masing-masing kok. Sesuai amalan kita.

    Mengapa tulisan ini seolah menyudutkan Yahudi? Ya, Allah Swt. saja, pencipta manusia sudah ngasih wanti-wanti kepada kaum Muslimin tentang perilaku Yahudi. FirmanNya: “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu, sehingga kamu mengikuti agama (millah) mereka” (QS al Baqarah [2]: 120)

    Memang benar siapa pun ingin menguasai media, termasuk kalangan Islam. Dan, itu sangat wajar, mengingat media massa tak akan pernah ada yang objektif. Media ini berusaha untuk obyektif terhadap fakta, tapi jelas harus subjektif dengan sudut pandang, yakni Islam.

    Oke, Bro, semoga Anda mendapat hidayah Allah. Buang jauh-jauh semangat nasionalisme, bukan jauh-jauh kecintaan kepada kekufuran, dan buang jauh-jauh sifat paranoid Anda yang tidak beralasan itu. Ya, tidak beralasan, karena Anda telah menjadi ketakutan berlebihan setelah membaca artikel ini. Bukankah itu paranoid? :-)

  3. Pro Yahudi said,

    on May 9th, 2007 at 20:16

    Weleh, malah menuduh saya paranoid, aneh. Saya tidak takut baca tulisan ini. Saya justru ketawa-ketawa ngeliat ada yang ketakutan karena “katanya” Yahudi menguasai media di dunia. Jelas, yang paranoid itu ya pihak yang ketakutan.
    Ya semoga Anda juga mendapat hidayah dari-Nya. Buang jauh-jauh semangat rasisme Anda, bukan jauh-jauh rasa cinta pada negara Anda sendiri dan perikemanusiaan. Tuhan yang saya kenal tidak rasis.
    Semoga kita ketemu di surga kelak.

  4. Andrew Luqman said,

    on May 10th, 2007 at 09:30

    Sudahlah.. tak usah berdebat, mana yang paranoid atau tidak. Indikator kita itu harus sudah jelas antara Islam dengan Yahudi tak akan bisa bersatu. Perlu diketahui, Yahudi itu dibagi 3: etnis, agama, dan zionisme. Saya melihat penulis ini membidik Yahudi sebagai gerakan politik dan ekonomi (Zionisme) dan juga agama, sehingga memang Yahudi kategori ini tidak akan selalu bertentangan dengan Islam dan menentang Islam. Tapi, jika Yahudi dalam kategori etnis, banyak juga yang Muslim.

    Rasisme? Yang merasa Pro Yahudi sebenarnya ada menyimpan benih rasisme juga? Sebagai bukti, dalam tulisan Anda terdahulu menulis Hidup Indonesia (ini jelas level tertentu dari sikap rasisme, karena ada benih anggapan–meskipun skala kecil barangkali–bahwa selain Indonesia itu tidak ‘hidup’). Bukti rasis Anda juga terbaca dalam tulisan Anda yang menuliskan :Hidup Yahudi. Berarti Anda juga bisa terkategori rasis….

    Ok. jika yang benar itu benar harus ada ukurannya. Anda yang pro Yahudi dalam hal apa? Agama, etnis atau zionisme? Jika Anda pro Yahudi dalam pengertian agama, berarti Anda sudah salah jalan. Karena kebenaran hanya Islam. Bukan yang lain. Segeralah bertobat wahai orang2 yang pro Yahudi jenis seperti ini.

    Tuhan Anda yang Anda kenal tidak rasis? Who?

  5. Andrew Luqman said,

    on May 10th, 2007 at 10:03

    Maaf RALAT pada komen saya sebelumnya. Paragraf 1 baris 4. Tertulis: “… Yahudi kategori ini tidak akan selalu bertentangan dengan Islam dan menentang Islam.” SEHARUSNYA: “Yahudi kategori ini AKAN selalu bertentangan dengan Islam dan menentang Islam”
    Terima kasih.

  6. Setuju 100% said,

    on May 12th, 2007 at 01:32

    Saya setuju 100% dengan ulasan (artikel) ini,saya kristen Indonesia dan tinggal di USA merasakan hal yg sama.
    Mereka mayoritas menguasai dunia jurnalistik (surat kabar),perbankan (keuangan) dll sehingga mudah bagi mereka meciptakan opini publik untuk menguntungkan mereka.
    Ingat “money talk bullshit walk” berlaku,uang berbicara.
    Salut dengan ulasannya yg cerdas,nyata dan to the point.

  7. raiguru said,

    on May 12th, 2007 at 10:58

    aku benci yahudi ga tau kenapa,.. mungkin karna mereka selalu di anak emaskan oleh amerika dan si amerika ini yang selalu menyengsarakan dunia (indonesia termasuk yang di sengsarakan,…)

  8. Mas Komeng said,

    on May 12th, 2007 at 16:20

    Yahudi itu pantas untuk dibenci. Allah Swt. saja membenci Yahudi yang tabiatnya memusuhi Islam, kenapa kita harus merasa jadi pahlawan dan memihak Yahudi? Why? Tulisan ini sama sekali tidak provokatif. Aku dukung ini. Bagus!

  9. Pro Yahudi said,

    on May 18th, 2007 at 20:58

    Aku tidak akan pernah beriman pada tuhan yang mengajarkan untuk membenci. Tuhan yang cinta perang? Amit2.. Ya umatnya jadi teroris yang penuh kebencian. Maunya perang terus. Primitif sekali.
    Silakan Anda2 jalan terus dengan “paham” Anda itu.. I’ll go my way..

  10. goldberg said,

    on May 20th, 2007 at 11:55

    Ada sebuah negara namanya Israel, jelas sekali agama yang dianut adalah Yahudi, negara ini mengklaim sebuah tanah yang dijanjikan oleh Tuhan mereka,

    Berdasar klaim ini, Israel melakukan pembunuhan, pengusiran dan terorisme terhadap orang-orang yang tinggal di tanah yang “katanya” jadi milik mereka.

    Cukup jelas bagaimana kebrutalan yahudi terhadap kaum muslimin di palestina, kalo anda beranggapan bahwa yahudi itu cinta damai, kenapa ya hal seperti pembantaian di palestina terjadi?

  11. sholihin said,

    on May 20th, 2007 at 17:40

    Yahudi itu Tuhannya siapa? Mengapa mereka selalu mengobarkan semangat perang? Pro kepada Yahudi berarti mendukung perang. Silakan jalan dengan pemahaman Anda masing-masing. Toh, yang akan menghisab amalan kita semua di akhirat hanya Allah Swt. Tuhan Pencipta seluruh manusia, alam dan kehidupan ini.

  12. achmad said,

    on May 21st, 2007 at 13:48

    yahudi….bangsa yang Allah telah menghinakannyx sebagai bangsa babi dan monyet

  13. Misbah said,

    on May 22nd, 2007 at 10:08

    Mengapa sih kita harus pro Yahudi? Padahal, Allah SWT sudah melarang kita berteman akrab dengan mereka. Kecuali.. jika kita bukan muslim… silakan berkawan akrab dengan Yahudi. Tapi, kami sebagai muslim, anti berkawan akrab dengan Yahudi!

  14. Apry said,

    on July 6th, 2007 at 18:19

    Secara realita kan sudah terbukti bahwa Yahudi memiliki jaringan ekonomi dan politik yang luas di dunia. Kebetulan penindasan-penindasan terhadap muslimin di Palestina, Afganistan, Irak, Bosnia dan kasus tuduhan terorisme pada muslimin kan jelas yang menggelar Amerika, yang mayoritas senator dan para presidennya Yahudi. Iran mau bikin nuklir Yahudi dan Amerika gusar, tapi Amerika dan Israel zionis bikin nuklir koq adem ayem dan merasa benar, Yahudi memang hipokrit. Jadi mau dibilang apa? memang kenyataan membuktikan begitu. bahkan dalam al_qur’an Allah menyatakan bahwa Yahudi dan Nasrani tidak akan rela terhadap muslimin hingga muslimin tunduk mengikuti aturan main mereka. Ini keyakinan dan relatita yang tidak terbantah bagi kaum muslimin.

  15. Mia MEY said,

    on August 7th, 2007 at 11:46

    ihiks…ngomongin tentang Yahudi. saya jadi inget waktu ngasih sanlat di sebuah SMA beberapa tahun yang lalu. Ada seorang siswi yang ngaku-ngaku keturunan Israel/Yahudi trus bertanya dengan’lugunya’ kenapa sih Al-Qur’an itu, juga orang-orang Islam (padahal si siswi juga muslimah..toh ikutan sanlat)mengutuk Israel dan Yahudi ? “Tuink”…saya jadi blank dan cuma bisa mikir..ini anak SMA belajarnya kemana… apa ga ngerti gimana Palestina dijajah sedemikian kejam oleh Yahudi, gimana sepak terjang Yahudi menguasai dunia..dst dsb. Tiba-tiba “teng teng teng”..save by the bell ? Sanlat pun berakhir and she’s gone I don’t know where…hhhhh ‘gubrak’ !!!

  16. Opiniku said,

    on September 24th, 2007 at 15:23

    Saya orang biasa yang tidak paham bener ttg ini. Menurut saya sih boleh2 saja berpendapat negatif dengan Yahudi/Zionis selama ada bukti2, data yang akurat. Bukan katanya, katanya….. Jangan malah jadi fitnah. Tetep aja kan, memfitnah orang itu dosa, walopun nyata2 dia kafir?

    Sekarang faktanya apa yang saya, kita dan juga kamu ( iya KAMU yg lagi baca tulisan ini) bisa perbuat untuk menyaingi apa yang sudah dikuasai Yahudi? Bisa ngga saya, kita dan juga kamu seperti pak Chairul Tanjung bikin perusahaan TV kaya TRANS TV, atau malah bikin perusahaan TV yang MENDUNIA (global) sekalian.

    Kalo ada rejeki uang buaanyaak, kenapa ngga takeover saham CNN & Wallstreet Journal?

    Sekarang masalahnya kenapa ngga jemput rejeki untuk mendapat banyak uang demi kebaikan umat Islam?? Pola pikir saya, kita dan kamu ternyata yang perlu dirobah sedikit.

    Sebenarnya, terlepas dari Yahudi atau bukan, negara2 barat itu dibeberapa bidang, mereka lebih islami daripada kita yang muslim. Wong jaga kali Ciliwung (atau malah got didepan rumah) supaya bersih aja ndak bisa, apalagi hati?

    Jagalah hati, jangan kau nodai…

  17. Dariku said,

    on September 27th, 2007 at 16:40

    To: Opiniku::

    Aku mau tuh kalo punya uang banyak bikin media yang islami dan hebat. Sekarang? Belum punya modal. Ada sih kaum muslimin yang punya modal dan menginvestasikan hartanya yang nggak tahu halal apa nggak,dan dipake ngembangin bisnis yang malah memberikan keuntungan bagi musuh2 Islam. Terutama isi media yang dibangunnya. Gondok gak sih?

    Ayo yang penting sadar diri aja dulu! Mau berjuang dan mau beramal demi Islam.

    Jagalah pikiran jangan teracuni pikiran Barat!

  18. Ahmed Jewish said,

    on September 28th, 2007 at 10:13

    Lagi2 antar penganut SAMAWI yg slg hajar.
    Bingung kok Allah kini menjadi diskriminatif? Hanya pro ke satu umat saja? Bukankah umat Yahudi itu jg ciptaanNya jg?

    Klo benci YAHUDI, itu nabi2 YAHUDI (MUSA, DAUD, SULAIMAN, dll) dihapus aja dr Quran mas2.

    Kalo sifat2 negatif arab wahabisme yg suka membantai, teror, rusuh mudah dan disukai oleh umat radikal di sini mengapa sifat pandai umat yahudi gak mau dicontoh sih?
    Ambil yg bagus, buang yg buruk.
    Gitu aja kok susah!
    Pake nuduh org laen paranoid, padahal sendiri jg paranoid!

    nb: SEJAK KAPAN ALLAH MENJADI KEHILANGAN KEADILANNYA?

  19. Islam Kaafah said,

    on September 28th, 2007 at 19:02

    to ahmedh jewish:

    Untuk tahu jawabannya, anda hanya perlu belajar ISLAM.

  20. Ahmed Jewish said,

    on September 28th, 2007 at 21:52

    Mas Misbah dan Kommeng,
    sebaiknya anda jangan mengimani nabi2 yahudi dlm Quran aja, lalu jika Yahudi yg Muslim jg dimusuhi aja sekalian biar kesannya ente2 sbg Muslim rasis gitu.
    Jangan gt lah mas, ente2 ini kan di dlm Islam diajarkan tuk saling mengasihi manusia, klo gak pernah ketemu aja uda ngambek gitu ya kayak anak kecil aja donk.
    Gimana mau hidup tenang nan damai, kalo dihati aja terbakar dendam dan menuai kebencian sepanjang hayatnya?
    Naudzubillah!

    Kemana hilangnya ajaran rahmatan ‘lil alamin?

  21. Kinn said,

    on September 29th, 2007 at 07:48

    Ahmed Jewish… jangan sok bijak lah. Allah yang maha bijak saja sudah ngasih gambaran ttg orang2 kafir (yahudi dan nasrani):

    “Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: “Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani”. Demikian itu (hanya) angan-angan mereka yang kosong belaka. Katakanlah: “Tunjukkanlah bukti kebenaranmu jika kamu adalah orang yang benar”. (al baqarah 111)

    “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (al baqarah 120)

    “ataukah kamu (hai orang-orang Yahudi dan Nasrani) mengatakan bahwa Ibrahim, Isma`il, Ishaq, Ya`qub dan anak cucunya, adalah penganut agama Yahudi atau Nasrani?” Katakanlah: “Apakah kamu lebih mengetahui ataukah Allah, dan siapakah yang lebih zalim dari pada orang yang menyembunyikan syahadah dari Allah yang ada padanya?” Dan Allah sekali-kali tiada lengah dari apa yang kamu kerjakan.” (al baqarah 140)

    “Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti kiblatmu, dan kamupun tidak akan mengikuti kiblat mereka, dan sebahagian merekapun tidak akan mengikuti kiblat sebahagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu -kalau begitu- termasuk golongan orang-orang yang zalim.” (al baqarah 145)

    “Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” (ali imran 67)

    “Orang-orang Yahudi dan Nasrani mengatakan: “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya”. Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?” (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).” (al maidah 18)

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (al maidah 51)

    “Sesungguhnya kamu dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik.” (al maidah 82)

    Yahudi di sini maknanya adalah agama. Yahudi sebagai etnis banyak juga yang beragama Islam.

    Kinn

  22. Ahmed Jewish said,

    on September 30th, 2007 at 17:19

    Mas Kinn,
    Saya gak merasa sok bijak maybe entelah yg malah sok bijak pake ayat2 segala,
    percuma mas; kalo semua hanya diliat dari pandangan sebelah terutama dr
    sudut pandang ente sendiri,
    saya hanya mau mengambil dari tengah agar masing2 bisa saling ngerti gah hanya ego melulu.

    Gak ada bilang kok nabi Abraham/Ibrahim itu agamanya Yahudi atau Nasrani, oya ini yang perlu
    diingatkan; bahwa beliau jg bukanlah Islam!
    Mungkin kalau dibilang Muslim dalam pengertiannya menyembah Allah; ya!
    Tapi itu pengetian Muslim dulu sebelum dimonopoli menjadi Islam;
    bahwa Muslim adalah orang2 yg menyembah Allah adalah benar tapi bukanlah Islam,
    karena Islam ada setelah kurun waktu 500 tahun kedepan setelah ajaran Nasrani.
    Terserah mau bilang klo Islam telah ada sejak nabi Ibrahim ato Musa tapi itu hanya
    pengakuan sepihak saja kok dari Muslim Arab Islam, karena di bumi ini berlaku
    hukum waktu; ada peraturannya mas, makanya ada nomor 1. 2, 3 dst.
    Gak akan mungkin yg lebih muda mendadak menjadi yg lebih tua ( nomor 1), ntar jadinya dusta belaka.

    Julukan anak2 Allah hanyalah sebuah julukan kiasan yg tidak terpaku hanya menurut ukuran duniawi
    saja seperti bapak dan anak;
    toh umat Islam pun menyebut nabi Muhammad sebagai kekasih Allah, memang sejak kapan Allah memiliki
    kekasih? Lebih cocok/bijak malah julukannya antara anak dan bapak dong, masa kekasih?
    Itu klo mau dilihat dari sudut pandang ente mas Kinn yg hanya mau memandang semua ajaran selain Islam
    dengan hanya sebelah mata saja, jelas gak bakal ketemulah sampe tua.

    Oya klo umat yahudi dan nasrani itu (kata ente kafir) lalu bagaimana dgn Islam ya?
    * Al Quran adalah bagian dari Alkitab/Injil (QS Az Zukhruf ayat 4)
    * Al Quran membenarkan berlakunya Taurat dan Injil (Surah2 Al Baqarah, Ali Imran, An Nisa)

    * Umat Nasrani/ Ahli Kitab yg beriman masuk surga (Al Maidah ayat 65)
    * Kitab Injil (Alkitab) memberikan petunjuk kepada kebenaran & kepada jalan yg lurus (Surah 46, Al Ahqaaf ayat 30),

    wah saya jadi ikut2 ente mas Kinn make ayat2 abis ente sih make ayat2 sgala.

    Nah dari sana sudah terlihat mana yg benar dan yg salah, Quran itu gak berbohong berarti yg bohong lidahnya mas Kinn yg bisa puter balik ya?
    Kamu ketahuan… (kayak lagunya…?) :)

    Maunya Allah (mudah2an) agama Samawi (Yahudi, Nasrani dan Islam) itu
    bisa akur, tapi apa mau dikata; umatnya pada keras kepala semua;
    masing2 mau lakuin dagangannya dgn menjelek2an dagangan yg lain (benar ya mas Kinn?), dan tentu saja dgn memanipulasi nama Allah yg suci itu, biar umat yg awam bisa nerimo aja.
    Hhh…jadi kayak salesman aje.

    Cape aahh mau tidur dolo.
    Moga2 Indonesia cepet damai & makmur,
    amin.

  23. Mr. Yez said,

    on October 1st, 2007 at 00:00

    “Kami ini adalah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya”. Katakanlah: “Maka mengapa Allah menyiksa kamu karena dosa-dosamu?” (Kamu bukanlah anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya), tetapi kamu adalah manusia(biasa) diantara orang-orang yang diciptakan-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Kepunyaan Allah-lah kerajaan antara keduanya. Dan kepada Allah-lah kembali (segala sesuatu).” (al maidah 18)

    Duuh bung Kinn, namanya juga Allah; Dialah yang Maha Adil, bukan brarti sebagai anak-anak Allah lalu boleh bertindak sewenang2 kyk kaum radikal sekarang ini yg mengatasnamakan Allah lalu menghalalkan pengeboman/pembantaian massal org2 tak bersalah macam Amrozi laknatullah itu.
    Kalau anak bersalah, sesayang apapun jua sang Ayah hrs menghukumnya, ya kan?
    Tapi kan yg penting ajaran Nasrani dan Yahudi itu jg mulia karena mulialah maka Quran mengakui kitab2/ajaran2 Taurat, Zabur dan Euangelion (Injil Qudus sebagai kitabullah; yg difitnah ‘katanya’ telah diubah, aah lagu lama ala salesman, padahal rasulullah Muhammad gak pernah sekalipun meragukan keaslian Injil Qudus itu, setelah kematian baginda Rasul-lah, fitnah keji murahan itu muncul).

    “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu, sehingga kamu mengikuti agama (millah) mereka” (QS al Baqarah [2]: 120)

    Oya, wong teroris talliban jg sering kok memaksakan agamanya kpd warga2 non Muslim (terakhir para sandera Korea Selatan) yg diculik, yg merupakan tenaga relawan kemanusiaan yg kebetulan beragama Nasrani yg lagi2 secara paranoid dikhawatirkan tanpa alasan jelas oleh teroris talliban, lalu dianiaya dan dipaksa jd muallaf (kayak kucing garong; maen maksa dan nyelonong), tp tak berhasil.
    Aaah talliban beraninya sama warga sipil aje ente2, maen culik lg.
    They are just fucking coward!

  24. Ahmed Jewish said,

    on October 1st, 2007 at 00:03

    Lupa,

    to Islam Kaafah,

    anda pun hrs belajar agama Nasrani or Yahudi, biar gak selalu fitnah melulu :)
    dan bisa mengerti/toleranlah minimal dgn kaum yg laen, ok.

  25. Disman said,

    on October 1st, 2007 at 10:00

    To Ahmad Jewish…

    Belajar Islam yang benar ya…
    Pendapat Anda yang seperti ini gampang ditertawakan. Silakan klik link: http://insistnet.com

    Selamat belajar jangan hanya mau berpendapat berdasarkan suduh pandang ente yang miskin ilmu itu. Belajar ya!!!

  26. Ahmed Jewish said,

    on October 1st, 2007 at 23:20

    to Disman,

    Hmm keroyokan semua neh, its ok,
    gw capek lah mo debat mendingan kalian pade ke forum2 debat aje deh, gw cumen mo ajak jalan pikiran tengah aja, cumen itu aje gak lebih!

    Cuma dr pengalaman gw sbg umat beragama; buat gw gak masalah gw berada di mesjid, gereja, vihara, pura, sinagoga; gw merasakan kehadiran Tuhan/Allah, Yahweh/Yehova, Sanghyang Widhi or apapun julukannya Dia Yang Kuasa, ,coz pikiran gw gak terpatri pd satu ajaranNya, jd gw silahkan ke kalian yg ‘katanya’ uda merasa sbg umat alim yg pandai,
    sebab buat gw, Tuhan aja gak membeda2kan gw atau yg laen menghirup
    udara bebas ini, mau die itu kristen, Islam, Yahudi, Buddha bahkan seorang atheis pun Dia masih sayang, jdi
    kenapa gw yg kecil ini mesti mengkotak2kan dan mendiskriminasi?

    Apa sih susahnya menghargai agama orang mas2?
    Gak mungkin apa yg tertuang di kitab suci itu ditelan mentah2, ada tertulis mencuri lsg potong tangan, berbohong lsg potong lidah, lalu eksistensi rasa cinta kasih yg diutamakan oleh agama kemana?
    Hukuman tetap dijalankan namun hrs yg berprikemanusiaan pastinya.

    Disman,
    Yg tertawakan siapa? seperti anda kayaknya gak mungkin mau menghargai keyakinan org ya, susah deh klo uda begini.
    Paling2 ujung2nya; bagimu agamamu, bagiku agamaku.
    Its oke, ente pegang batu mau diapain batu itu terserah ente2, asal
    jangan dibuat lempar ke ane aje, oke?

    Salam kenal aje, no offense deh, cumen pengen sharing aje (males debat, ke thread debat aje), soalnye orang2 sekarang dalemin agama cumen buat keren2 aje, pake baju agamis, jelekin agama org/hancurin tempat ibadah org lain mah jalan terus; dgn sejuta alasannya, padahal karena takut tersaing aje/paranoid again (pake atas nama Allah tentunya; salesman style!).

    Semoga Allah memberi hidayah ke mas Diman cs.

    nb: Kurasakan kehadiranNya di mana-mana, di manapun rumahNya berada.

  27. UJ said,

    on October 2nd, 2007 at 01:20

    Aah…Sudahlah, memang klo orang sudah fanatik, susah maunya menang sendiri, agamanya paling benar yang lainnya salahhh. Itulah makanya beda orang fanatik dan orang bijak cendekia.
    Orang fanatik menutup mata dan hatinya (mereka mengetahui namun sengaja menutup mata hati serta fikirannya sendiri dan menjadi bodoh secara akhlak walau pandai dalam otak) sedangkan kaum bijak membuka pikiran tuk segala hal tuk dicermati dan dipelajari demi kemaslahatan semua umat manusia.
    Orang2 fanatik kemudian hari akan menjadi radikal dan ekstrem sedang orang 2 bijak akan menjadi semakin berakal akhlak budi pekertinya.

  28. lover concerto said,

    on October 2nd, 2007 at 08:12

    kepada ahmad jewish…

    catatan saya untuk anda:

    1. anda terlihat sangat nyata tidak mendalami islam.
    2. sangat jelas anda tidak mempelajari sejarah
    3. pemahaman anda terhadap alquran sangat buruk
    4. mungkin anda aktivis Islam Liberal (mungkin, lho…), apalagi mengutip pendapat2 tokoh yang memang pemikirannya error itu.
    5. saya tidak percaya sama sekali dengan yang anda ungkapkan. karena saya hanya percaya kepada Allah, Rasulullah saw. dan orang2 yang ikhlas membawa cahaya Islam dan beriman kepada Allah Swt. dan RasulNya.
    6. jika anda muslim, segeralah bertobat. tapi jika anda nonmulsim, itu urusan anda dan kami tak akan pernah teracuni dengan pemahaman dan pendapat anda yang dangkal, kotor dan tak berguna sama sekali bagi islam.

    maaf dan kepada para pejuang islam, abaikan saja pernyataan2 seperti yang dilontarkan orang ini. kebenaran hanya milik islam, bukan milik yang lain.

    lover concerto

  29. abu fikri said,

    on October 2nd, 2007 at 10:01

    Islam mengakui keberadaan nabi Isa AS, dan nabi-nabi sebelumnya, sangat jelas hal tersebut cukup banyak didapati dalam Al Quran, (hal ini membuktikan islam merupakan rahmatan lil alamiin). Yang jadi pertanyaan saya apakah mereka (Yahudi dan Nasrani) mengakui Nabi Muhammad SAW dan Al-Quran? kalo iya apa buktinya? (yang ilmiah ya)

  30. Ahmad Jewish said,

    on October 2nd, 2007 at 13:50

    Hm, again,
    to love concerto,

    Terserah anda mau percaya ato ga, itu semua sy kutip dr apa yg ada bukan karangan belaka, sy hanya mau mengajak untuk dpt hidup damai di alam demokrasi walau bangsa kt bermacam2 aneka warna.
    bila semua umat brpikiran spt anda, jelaslah negara ini akan terus trjadi konflik, dimanapun anda berada, hanya bentrokan saja yg ada krn cara pandang anda yg hanya mau menang sendiri, ingat manusia tak akan dpt hidup sndiri; itu sdh hukum alam.
    pohon beringin yg trlihat kuat trnyata tak kuat menahan dahsyatnya badai, pohon bambu yg kurus trnyata dpt melewati terpaan badai dgn fleksibel mengikuti arus badai tanpa trcabut dr akarnya.

    to fikri
    anda dpt lihat kehidupan kaum Muslim yg diterima dan hidup makmur di negara2 non Islam terutama Barat ketimbang negara2 asalnya Timur Tengah, apalagi kini telah ada krjasama kerukunan umat Muslim-Yahudi Inggris dgn brdirinya stasiun radio SALAM SHALLOM.

  31. Fikrah said,

    on October 3rd, 2007 at 08:30

    ahmad jewish, diskusi dengan anda tak akan pernah nyambung. Karena berbicara Islam tapi dari sudut pandang sekulerisme. :-)

    tak akan pernah nyambung….

  32. Ahmad Jewish said,

    on October 3rd, 2007 at 16:25

    Fikrah,
    ya sama buat saya, trnyata amatlah sukar tuk diskusi dgn org2 macam anda yg jg hanya memandang dunia ini sebelah mata. Cuma tulalit saja.
    Mengenaskan sekali masa depan Indonesia jika org2nya macam gini.
    Duuh Gusti, capeee d:)

  33. Khoirossi said,

    on October 4th, 2007 at 08:28

    lha…lagi-lagi debat masalah yang sama-sama gak ngerti jluntrungnya (apaan tuh..he he) apa yang diperdebatkan oleh jewish cs. dan mas fikrah cs. bagai mengaduk-aduk kolam lantas orang disuruh nebak jenis ikan yang ada di dalamnya atau malah disuruh nebak berbagai jenis mahluq hidup yang tinggal di situ. Kagak ada yang bisa man..! agama Islam, Yahudi dan Kristiani tuh sama-sama bener gak ada yang salah..lha wong syariatnya yang bikin Allah koq..masak Allah bikin ‘sesuatu’ yang salah, rusak, gak manfaat, pastilah yang berasal dari Allah itu merupakan wujud yang suci, bermanfaat dan terlepas dari kekurangan2…kalo bikinan Allah ada yang kurang baik, berarti ada yang bikin ga bisa donnnnnnkkk..ga mungkinlah itu…Allah sebaik-baik Pencipta..entah itu syariat Musa, Isa, Dawud bahkan sampai Nabi suci Muhammad SAW semuanya baik, suci dari kekurangan. lha terus ngapain kita bertengkar sendiri..? ternyata yang bikin syariat itu keliatan rusak, mengikuti selera hawanafsu, kejam, intollerant dll…karena ulah manusia itu sendiri..pengikut-pengikut syariat yang buta mata hati dan fikirannya..dan hanya mengklaim dirinya yang paling benar..seolah2 kebenaran itu tunggal dan hanya miliknya , penafsirannya saja…yg laen salah. payah kalo begini…syariat Nabi Musa adalah benar, tapi diselewengkan oleh ummat yang ga bertanggungjawab, maka nampaknya syariatnya jadi ga keru-keruan…syariat Nabi Isa ga kalah baiknya..mengajarkan cinta kasih yang tiada tara..akan tetapi disalahartikan oleh pengikutnya..maka nampak tidak rasional dan dinamisnya ajaran itu…sama saja dengan syariat Nabi Muhammad SAW suci dari segala kehendak nafsu beliau….ingat “wa ma yantiqu ‘anil hawa, in huwa illa wahyu yuuhaa…( Nabi Muhammad itu tidak pernah memperturutkan hawa nafsu semua yang dikatakan beliau adalah semata-mata wahyu…) terus koq banyak syariat Islam yang diperdebatkan dari berbagai seginya..? sekali lagi ummatnyalah yang bikin ajaran yang suci itu jadi runyam…semua agama menebarkan keadilan, ketenangan, keramahan, kedamaian…akan tetapi manusianya menebarkan ancaman, terror, perusakan dll…lantas siapakah sesungguhnya pembela agama itu..?? yang mana orangnya..??? hanya klaim absoluth yang ada…plizzzz damai aja dehhh…he he he..

  34. abu fikri said,

    on October 4th, 2007 at 09:02

    @ahmad jewis:
    Lagi-lagi jawaban yang tidak ilmiah, kalo cuma lihat hidupnya makmur atau tidak engga ada hubungannya sama agama, banyak yang engga beragama alias atheis jadi kaya juga. Ngapain susah2 beragama kalo cuma mau kaya aja?

    Kalo kita bicara dalam konteks saling menghargai, artinya kita bicara dari kedua sisi, tidak bisa satu sisi menghargai saja sementara disisi yang lain tidak.

    Penghargaan islam sangat jelas, karena periwayatan mengenai (yahudi dan Nasrani) ada dalam Al quran, selain itu banyak juga penjelasan dalam Al Quran mengenai kesesatan mereka.

    Itu bisa dianggap sebagai bentuk penghargaan umat islam di level yang cukup tinggi yaitu di level kitab suci, sekarang pertanyaan saya, adakah penghargaan Yahudi dan nashrani di level kitab suci mereka? Adakah mereka menyebut mengenai nabi Muhammad dan Al Quran di kitab suci mereka?

    @ Khoirossi:
    Kalo semua agama benar, kenapa ada yahudi, kristen dan islam?

  35. Ahmad Jewish said,

    on October 4th, 2007 at 13:02

    Fikri,

    Ilmiah itu klo artinya sesuai fakta ya ada, itu tlah dinyatakan sikap berkali2 oleh para agamawan Barat yg tlah cukup toleran walau oknum ada saja yg mendistorsinya, di sini sy brbicara mengenai sikap bung, lah wong ente aja di Quran banyak perintah tuk menghormati kaum lainnya (yahudi, nasrani, majusi) tapi kok susah bangeeet yaa.
    Malah senengnya ikutin ayat2 pedang lainnya yg mengecam umat lain.
    Nah lebih baik mana dong, ada tertuang di kitab suci tp malah membangkang atau sebaliknya?

    Itu yg sy sebut penghargaan secara nyata di kehidupan sehari2,spt berita2 yg sy post di atas sblumnya, anda menuntut penghargaan di kitab suci? Jgn mimpi mas, di bumi ini brlaku hukum waktu, Taurat-Zabur-Injil lebih dulu ada drpd Quran,
    jika memang tak ada tertulis maka kenapa hrs dibuat2? Dusta hukumnya.
    Muslim meyakini Quran diwajibkan melengkapi hukum2/kitab2 Allah yg turun sblumnya.
    Bukan utk menentang kitab2 tsb.

    jika mesti 1 agama, mengapa ada kitab2 Taurat dan Zabur tuk Yahudi, Injil tuk Nasrani serta Quran tuk Muslimin?
    lalu mengapa Allah hrs menciptakan bangsa2 selain bangsa Arab jika begitu?
    Ask yourself Abu Fikri.

  36. Ahmad Jewish said,

    on October 4th, 2007 at 13:26

    Khoirrosi,
    dr awal sy damai2 aje mas, hanya mau ngajak agar kita saling menghargai kok, tp kok susah ama ya malah dibilang gak blajar sejarahlah, dalemin agamalah, diajak debat lg :)
    Padahal jelas sudah dan nyata bhw Quran sendiri telah menyatakan utk saling menghargai antar sesama umatNya (Yahudi, Nasrani, Islam etc).

    Terkadang kenyataan/kebenaran itu pahit dan tak semanis kebohongan/semu, tp sebagian manusia lebih memilih manisnya kebohongan/semu belaka ketimbang pahitnya kebenaran dan kedamaian.
    Dari pahit kita mengenal manis, sebaliknya pun begitu.

  37. Ahmed Jewish said,

    on October 4th, 2007 at 21:35

    Abu Fikri,

    Ilmiah? jika berbicara ilmiah yg mendekati adalah fakta/kenyataan dibanding sekedar teori semata, apa yg saya kemukakan adalah apa yg terjadi di lapangan/kehidupan sehari2,
    acapkali para pemuka agamawan di Barat membuktikan tindakan tolerannya kpd umat agama lain di sana, padahal di kitab suci Injil tak terdapat nama Islam (kalo dipaksakan dimuat, itu dusta hukumnya; jika tidak tertuang mengapa hrs diada-ada?)
    laah wong ente saja diperintahkan di Quran (yg telah nyata) untuk menghormati umat lainnya (Yahudi, Nasrani) saja susahhh banget, membangkang malah iya; dan lebih senang mengkuti ayat2 pedang yg padahal tujuannya hanya sekedar memperingati saja dr oknum2 yg berkedok yahudi, nasrani.

    Ente menuntut penghargaan secara tertulis di Taurat dan Injil? Mimpi kali yee, inget seperti yg pernah saya nyatakan bhw di dunia ini berlaku hukum kurun waktu, itulah mengapa Tuhan menciptakan waktu agar segala sesuatunya terjdi berurutan; Yahudi dgn Taurat & Zaburnya, Nasrani dgn Injil Qudusnya lalu kemudian Islam dgn Qurannya,
    jelas di taurat dan Injil tak tertuang Islam dikarenakan perbedaan kurun waktu yg begitu lama namun memang tertulis Allah akan menjadikan bangsa Arab (keturuna Ismael) menjadi keturunan yg mulia/besar sebagaimana Ia menjanjikannya kpd Ishak (kakek moyangnya bangsa Yahudi).
    Quran jelas menyatakan sebagai kitabullah yg TIDAK MENOLAK kitab2 Allah yg turun sebelumnya, ia melengkapi kitab2 yg telah ada.

    Jadi, lebih baik mana jika sudah begini;
    yg tidak teruang namun umatnya menunjukkan sikap toleran daripada yg jelas2 tertuang namun malah membangkang dan mengingkarinya?
    lebih baik tindakan yg nyata dibanding hanya sekedar teori belaka.

    Jika memang hanya mesti satu agama lalu mengapa Allah menciptakan Yahudi dgn kitab Tauratnya, Nasarni dgn kitab Injilnya dan Islam dgn kiatb Qurannya?
    Kenapa allah menciptakan banyak bangsa2 klo begitu kenapa tidak langsung menciptakan satu bangsa Arab saja???
    Kita mengenal rasa manis tidak dari satu buah saja (apel, jeruk, salak dll) semuanya memberikan rasa berkah manis yg berbeda namun semuanya mendatangkan kebaikan,
    semua agama yg mengajarkan kebaikan kasih sejati adalah benar!
    hanya Dialah yg merupakan ke-Mutlak-an satu2nya yg mana Dia Sang Pencipta memiliki ribuan nama berbeda namun dgn mencirikan kasihNya yg tiada tara atas segala ciptaanNya yg tanpa pamrih ini kita dpt
    mengenaliNya.

    Jika Allah Sang Pencipta Maha Kuasa saja tidak membeda2kan, mengapa kita yg kecil tak berdaya ini hrs dgn angkuhnya membeda2kan dan mendiskriminasi sesama kita hanya krn beda aqidah keyakinannya?

    *Katakan: “Kami percaya kepada kepada Allah, dan apa yang telah disampaikan kepada kami…dan apa yang diungkapkan diungkapkan kepada Musa, Isa al-Masih dan para nabi…Kami TIDAK MEMBEDAKAN yang satu dari yang lain, dan kepada Allah kami menundukkan kemauan kita.” (Al-Imran 84)

  38. Bayan said,

    on October 6th, 2007 at 11:27

    Ahmed Jewish said:

    “Jika Allah Sang Pencipta Maha Kuasa saja tidak membeda2kan, mengapa kita yg kecil tak berdaya ini hrs dgn angkuhnya membeda2kan dan mendiskriminasi sesama kita hanya krn beda aqidah keyakinannya?”

    Anda tidak membaca alQuran atau pura2 tidak tahu ayat-ayat ini?

    “Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.” (ali imran 19)

    “Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu)daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.” (ali imran 85)

    Ini perkataan Allah. Anda maunya apa?

  39. Ahmed Jewish said,

    on October 7th, 2007 at 03:09

    Bayan,

    Hm, klo begitu sih sami mawon mas Bayan, percayalah umat yahudi jika menuruti kitabnya maka mereka skeptis dgn nasrani, umat nasrani jika mengikuti (secara kulit dan ego saja) maka akan skeptis dgn Yahudi (dan Islam), umat Islam jika menuruti ego saja (tidak benar2 mendalami rahman/kasih yg terkandung dlm Quran maka lagi2 akan skeptis dgn dua agama Allah sebelumnya yakni Yahudi dan Nasrani, ujung2nya akibat rasa ego2 salesman ini maka terjadi persaingan yg tak sehat maka peperangan dan konfliklah yg yg akan terjadi seperti belakangan yg acapkali terjadi di dunia.
    Apakah itu tujuan dr agama2 Allah? peperangan dan penderitaan?
    Mengapa para waliullah (wali songo) tidak menghilangkan budaya2 (Hinduisme) yg ‘katanya’ pagan itu seperti pewayangan, tari2an, gamelan?
    , tentu saja jika mengikuti ego wahabiyah-nya kaum Arab itu maka akan kian terjadi pertumpahan darah yg lebih parah pada masa waliullah tsb.
    Beliau2 tidak mengedepankan ego nafsu semata manusia namun mempertimbangkan sisi bijak dan aturan2 keseimbangan alam yg ada sehingga konflik dan peperangan dpt dihindari.
    Allah berkenan kpd manusia menemukan cermin agar kita dpt melihat jati diri kita, refleksi wujud kita agar kita di depan cermin dpt merubah gerak2 kita yg buruk serta memperbaikinya supaya lebih indah baik kala kita berinteraksi (bayangkan jika cermin tak akan pernah ditemukan maka jerawat di bawah mata pun tak terlihat!)
    Maksud saya, jika kita ber-ego ria dgn menjelekkan dan mengkafirkan semau perut gue agama lain selain agama sendiri, suatu saat akidah kita sendiri dikafirkan oleh umat lain, BAGAIMANA PERASAAN KITA SENDIRI???
    (Silahkan anda merenung di bulan ramadhan yg penuh hidayah dan rahmat ini!)

    Jika itu menurut anda perkataan Allah, mengapa Allah yg Maha Adil tidak dapat berbuat adil kepada agama2Nya sendiri? mengapa hanya satu agama yg hrs dimuliakan? apa Allah hanya berkenan memuliakan agama yg terakhir yg datang dr bani Ismail ketimbang dr bani Israil bin Ishak yg telah dulu eksis???
    Kemana hilangnya ayat2 kemuliaan yg menjunjung kitab2 sebelum Quran yakni kitabullah2 Taurat, Zabur dan Injil???
    Apakah ada dualisme?

    Bayat, bacalah Quran dgn otak dan hati (iman) jgn dengan kedengkian dan ego anda semata!
    Semoga Allah membuka hati dan fikiran anda agar dpt mengasihi seluruh insan umat manusia.

  40. Ahmed Jewish said,

    on October 7th, 2007 at 03:36

    “Dan jika kau (rasulullah Muhammad) meragukan apa yang diwahyukan kepadamu, maka tanyakan kepada mereka (Nasrani/Ahlul Qitab) yang membaca Injil yang sebelummu . Ketahuilah bahwa kebenaran telah datang kepadamu. Jadi jangan bergabung di antara mereka yang ragu-ragu…
    [Surah 10:95-(b)].

    So mas Bayan, itulah firman Allah,
    yg memerintahkan agar kita saling melengkapi (bukannya saling menentang) antar sesama umat Allah,
    termasuk yg mana ente? yg ragu2?

  41. Kiki said,

    on October 7th, 2007 at 11:19

    Ahmed Jewish…
    Sangat mudah menilai Anda:

    1. Jika bukan dari kalangan liberal..
    2. Anda menganut sinkritisme.., maka akibatnya…
    3. Jika anda muslim, anda bukannya membela Islam tapi malah mencampurkannya dengan kebatilan.

    Tapi Islam tak akan bisa dikalahkan hanya dengan celotehan Anda yang sangat tidak bermanfaat…

  42. Gue said,

    on October 7th, 2007 at 11:22

    To:: Ahmed Jewish::

    Anda maunya apa? Jadi Muslim yang benar dan baik atau mau jadi muslim yang liberal? Atau mau jadi kafir sekalian? Pilihan di akhirat cuma dua: Surga atau neraka.

    Pilih mana?

  43. Ahmed Jewish said,

    on October 7th, 2007 at 18:00

    To Kiki dan Gue,

    Nah salah lg ‘kan,
    gini aje deh (cape klo bicara dgn org ego besar), minimal saya bukanlah orang2 yg berego besar dan
    paranoid (itu tuh yg selalu tuduh akida org kafir tp gimana yah akdah sendiri gak mau dibegitukan)
    mau lempar orang dgn batu tapi sendiri dilempar batu malah kesakitan, gimana dong ente2 ini,
    walau kaum Muslim Liberal itu ‘katanya’ buruk tapi setidaknya mereka mau mengakui keselarasan
    antar umat beragama mungkin dikarenakan pergaulan mereka yg luas (lebih kuas dari org2 wong ndeso-nya
    di Gaul Islam ini y ngakunya gaul), serta faktor edukasi mereka yg tinggi sehingga mampu berpikir lebih ke depan
    demi kemajuan dan keharmonisan bangsa ini yg ngakunya lebih agamis namun malah tertinggal jauh dlm segalanya
    dgn bangsa2 atheis.
    Rumet.

  44. Ahmed Jewish said,

    on October 7th, 2007 at 23:01

    Kiki,
    saya dr awal membela Muslim terutama dari org2 seperti anda yg selalu ingin membawa Islam kepada jalan peperangan dan darah yg merupakan pengkhianatan dan kekufuran dari nafas islam yg sesungguhnya,
    Islam berasal dari kata bahasa Arab yg berarti ‘berserah diri’ atau Asalam (damai), bukannya berserah diri malah mengeraskan hati dan anti damai,
    semoga Allah membuka hati Kiki cs agar kembali ke jalan Islam nan rahmatan, amin.

    Aebentar lg Lebaran, mohon maaflah kpd orang tua ya mas Kiki dan yg terutama kpd Allah Sang Pencipta yg sering ente manipulasi namaNya yg Suci buat menyakitkan hati orang lain, oke bro?
    Wassalam.

  45. Khoirossi said,

    on October 8th, 2007 at 08:56

    eleh-eleeehh..tukar fikiran kagak usah pake perasaan man…! ketika tukar fikiran minimal ada tiga pilihan, Simpati, Antipati dan Empaty. gue empaty aja sama semuanya…karena kita masing-masing sama-sama gak tau..mana yang paling benar. Hanya benar menurut anggapan dan keyakinan kita sendiri aja…yang benar sesungguhnya ‘ntar kalo kita dah ketemu ama malaikat he he..di alam barzakh sono he he…sekali lagi tidak ada agama yang menebarkan kekerasan dan gemar pada penghancuran martabat kemanusiaan, apakah Allah akan setuju melihat hamba-hambaNya saling berbantah-bantahan berperang, berbunuh-bunuhan, saling hina…dan memusuhi…apakah Allah menikmati keagunganNya, KesucianNya diatas penderitaan ummatNya yg saling benci, perang, membunuh, memperkosa demi agama??? apakah Allah perlu dibela dengan prasangka manusia yang dangkal..?? Saya kira Allah saya dan Allah anda2 juga, pastilah tidak ingin melihat dalam hati anda setitik noda permusuhan, kebencian terhadap sesama manusia yang beda prinsip. Nabi Muhammad SAW bukankah sangat toleran terhadap agama lain..?? mengapa kita sebagai umatnya tidak bersedia sedikit menyisakan rasa empaty kita buat saudara kita yg laen??? apakah anda pemilik tunggal kebenaran?? agama dalam penampilan perdananya sungguh indah dan menyejukkan…akan tetapi lambat laun..karena tergerus waktu..dan naluri manusia yang rakus…keindahan dan kesucian itu mulai kabur, suram…umat manusia macam kita inilah yang BERJASA meretas kesucian nilai agama itu….atas nama agama menyerang, menghina dan menebar kebencian pada orang lain…zaman dah berganti…sekarang bukan zaman konfrontasi lagi…berbeda saat Nabi Muhammad SAW, Nabi Isa AS, Nabi Musa AS, Nabi Dawud AS, beliau2 jiwa yang Agung itu menyampaikan agama sesuai dengan konteks zamannya…Abad ketika Nabi Muhammad SAW hidup, peperangan adalah satu hal yang lumrah bukan hal yang aneh..macam kompetisi Indonesia Idol atau Mama Mia gitulah..gak ada yang istimewa…bukan sesuatu yang melanggar HAM…pikiran manusia saat itu belum menjangkau kesana…baik di dunia Timur atau di Barat…jika peristiwa masa lalu dihadapkan pada cermin masa sekarang ya gak berimbang, ga adil itu namanya…setiap perjuangan dalam meraih kebenaran punya aspek dan perspektif sendiri2 sesuai dengan tingkat pemahaman dan kondisi zaman masing-2 jadi…mari kita bertoleransi lah, inklusiv dalam beragama dan jangan eksklusif..he he..
    @ abu fikri :
    adanya agama yang beragam dan bermacam-macam itu adalah hukum alam. setiap KEBENARAN di DUNIA (dalam skala opini, argumentasi, teori, hukum..dst..tak terkecuali agama dlm tafsir manusia) suatu saat akan muncul ANTITESANYA dan antitesa ini lambat laun akan diikuti oleh pendapat baru untuk mendamaikan dua aras kutub kebenaran itu…ialah SINTESA…but…gak lama lg muncul antitesa…terus begitu gak ada habisnya…semua ini hanya masalah otak manusia yang serba kurang…makanya mari kita sama-sama mati terlebih dahulu…baru tahu yg benar dan yg tidak…selama masih di dunia gak usah berdebat sembari menyalahkan orang lain..cukup kebenaran itu untuk diri sendiri aja..he he peace…salam damai…wallahu a’lam bis showab..wa ana Faqir fi al ‘Ilm..syukron Katsiiron..

  46. Iwan Nafry said,

    on October 8th, 2007 at 10:56

    wah payah kalian semua.. Etos Kerja yang perlu ditingkatkan, bukan ngomong aja.. Kalian bisanya ngomong aja… Rubah tu sikap

  47. Ahmed Jewish said,

    on October 8th, 2007 at 11:53

    To Kiki dan Gue,

    Nah salah lg ‘kan,
    gini aje deh (cape klo bicara dgn org ego besar), minimal saya bukanlah orang2 yg berego besar dan
    paranoid (itu tuh yg selalu tuduh akidah org kafir tp gimana yah akidah sendiri gak mau dibegitukan)
    mau lempar orang dgn batu tapi sendiri dilempar batu malah kesakitan, gimana dong ente2 ini,
    walau kaum Muslim Liberal itu ‘katanya’ buruk tapi setidaknya mereka mau mengakui keselarasan
    antar umat beragama mungkin dikarenakan pergaulan mereka yg luas (lebih kuas dari org2 wong ndeso-nya
    di Gaul Islam ini y ngakunya gaul), serta faktor edukasi mereka yg tinggi sehingga mampu berpikir lebih ke depan
    demi kemajuan dan keharmonisan bangsa ini yg ngakunya lebih agamis namun malah tertinggal jauh dlm segalanya
    dgn bangsa2 atheis.
    Rumet.

    Oya, mas Kiki, semua celotehan saya ini berdasar sejarah dan ayat suci,
    jd bermanfaat or tidak; terserah ente2,
    berat ya menerima pahitnya kenyataan? belajarlah.
    (Oya moderator, jgn suka dihapus ya komen2nya biar sportif gitu., kan katanya gaul.)

    Wassalam.

  48. Ray said,

    on October 9th, 2007 at 08:44

    Islam tidak akan terkurangi nilai kesucian dan keilahianNya hanya oleh karena akal pikiran manusia yang picik dan dangkal. seribu satu macam teori digunakan untuk membedah dan mengkorek-korek kelemahannya hanya ketakjuban dan keheranan saja yang bakal ditemui manusia…kecuali ada sebersit niat kotor dalam hatinya, maka yang dilihatnya hanya keburukan dan kejahatan Islam.Orang macam begini tidak bakal mendapat HidayahNya…tapi mendapat laknatNya…Na’udzubillah min zdaliik…

  49. Ahmed Jewish said,

    on October 10th, 2007 at 05:17

    To Gue,

    Jika mempercayai agama tapi dgn menanam bibit kebencian dan permusuhan apakah itu syurga???

  50. Ahmed Jewish said,

    on October 10th, 2007 at 19:59

    Terkadang umat yg mengaku beragama itu lebih senang hidup berselubung kebenaran semu sepihaknya saja dibanding kebenaran sejati hanya karena bertentangan dgn aqidahnya itu sendiri.
    Jika sudah begini, maka kesucian firman Allah hanya masuk telinga kanan keluar di telinga kiri dan firman itu hanya digunakan (dimanipulasi) sekedar permainan kata2 belaka.

  51. phi said,

    on October 27th, 2007 at 16:13

    assalamualaikum,

    MARI MENIMBANG MASALAH DENGAN SYARIAH.
    motto yg paling bijak dalam menimbang masalah2 keseharian kita dengan mengkaji AL-Quran. MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMANNYA.
    Stlah mengikuti pesantren kilat di sekolah saya, sy smkin mengerti bhw mereka itu lebih memilih membangun gedung2 penelitian atau sejenisnya, guna memerangi kita dbndingkan membangun rumah ibadat mereka. Itu krn rs takut mereka pada ISLAM.
    YA ALLAH ampunilah sudaraku yg baik hati ini, tunjukkan mereka jalan yg benar jalan yg engkau ridhai, dan jauhkan kami dr segala tipu daya mereka. Amin.

  52. maling4ever said,

    on October 31st, 2007 at 07:11

    “Jika mempercayai agama tapi dgn menanam bibit kebencian dan permusuhan apakah itu syurga???”

    >yg benci itu siapa y…?

    “Terkadang umat yg mengaku beragama itu lebih senang hidup berselubung kebenaran semu sepihaknya saja dibanding kebenaran sejati hanya karena bertentangan dgn aqidahnya itu sendiri.
    Jika sudah begini, maka kesucian firman Allah hanya masuk telinga kanan keluar di telinga kiri dan firman itu hanya digunakan (dimanipulasi) sekedar permainan kata2 belaka.”

    >ati2 yg suka permainan kata2 itu siapa hayo..?


  53. on November 5th, 2007 at 19:40

    [...] Yahudi, Diktator Media Massa Dunia [...]

  54. thrully said,

    on November 9th, 2007 at 10:43

    To jewish…
    sok ajah dengan kesesatan dirimu, Allah mungkin udah membutakan, mengeraskan hati dirimu dengan pikiran n taklid2 quran yang nyeleneh..naudzubillahimindzalik…
    ketika dirimu memahami ayat al maidah 65…gimana kamu memahami “beriman”???? jangan memahami ayat sepenggal2…baca ayat2 sebelumnya…truss klo mo menafsirkan ayat2 Allah SWT jangan semau pkir dewe’ ntar dosa lho…sedikit kesalahan…akibatnya fatal…pasti ngefek ma amalan didunia….sudah terbukti kan????!!!

  55. wiwi said,

    on November 9th, 2007 at 20:59

    Ass wr wb, salam kenal untuk semua…
    Saya mengimani Islam adalah agama yang paling diridhoi Allah. Yakinilah apa yang kita yakini tapi tetaplah berbuat baik kepada sesama. Habluminannas tidak hanya diterapkan kepada saudara seiman saja, bantu dan hiduplah berdampingan dengan damai walaupun dengan yang berbeda agama sekalipun. Karena tetangga kita yang non muslim pun mempunyai hak untuk dapat hidup dengan damai tanpa dimusuhi dan dibantu ketika terkena musibah.
    Sebagai muslim perkuat habluminAllah dengan cara menjalankan syariat agama dan selalu “iqro”. Bacalah…berfikirlah…
    Islam adalah rahmatan lil alamin. Untuk semua manusia di dunia.
    Doakanlah agar semua manusia di muka bumi mendapat hidayah Allah. Karena surga atau neraka adalah hak preoregatif Allah semata.

  56. michel_rantedoping said,

    on November 13th, 2007 at 12:42

    to:ahmad jewish

    Memang betul apa yang dikatakan bahwa alqur’an membenarkan berlakunya taurat dan injil, tapi…..ada tapinya lo..

    kata pak ahmad deedat taurat dan injil yang mana?…..bukan taurat dan injil yang sekarang yang tidak sesuai lagi dan bertentangan dengan alqur’an tapi taurat dan injil yang sesuai dengan alqur’an dan mentauhidkan tuhan gt lo…..

    sebenarnya islam itu cinta damai ko’, umat di kampungku aja kami toleransi sekali antara satu agama dengan yang lainnya!masalahnya ada oknum- oknum tertentu yang mau memecah belah umat!
    ada isi di injil” jadikanlah seluruh bangsa muritku’ tu….dari kalimat itu ja mengungkapkan maksud bahwa rasa toleransi beragamanya kurang so, benar dunkz “yahudi dan nasrani tidak senang kepadamu sebelum kamu mengikuti millah mereka”, seolah – olah macem ada pemaksaan terhadap domba- domba israel yang tersesat ini(red). berbagai cara dilakukan mereka?….

    kata buk irene banyak program mereka….(g’ tau se apa itu)…..
    jadi siapa ya… yang sebenarnya yang tidak mau berdamai?….pusing saya….

  57. Thrully said,

    on November 20th, 2007 at 11:34

    Ibarat kue…klo cm dilihat tanpa dimakan…gak bakal kerasa nikmat benernya kayak apa….Apalagi Islam yang ada dan sudah dinyatakan Allah SWT sbg rahmatan lil alamin (bukan rahmatan lil muslimin aja)…klo mau bukti indahnya Islam makanya rasakan sendiri jangan katanya…katanya…apalagi salah tuh klo tau alll about Islam dari orang kafir…waahh salah bessssaaaarrr..truss gak jg cuma bs menilai orang2 yang di KTP muslim tapi (maaf) nyatanya blass gk mau turut aturan Islam, brandal,kotor,nyuri sandal yang akhirnya menyimpulkan bhw Islam itu gk bw kebaikan…ketika Allah SWT (sang mudzabbir) menyatakan “innadiina Indallahil Islam” Islam tetep shohih sampai kapanpun…manusialah yang tak luput dari salah

  58. Ahmed Jewish said,

    on November 21st, 2007 at 05:46

    Nah, bukan keanehan bila negeri ini kacau balau , Quran saja yg berkata jujur telah diacuhkan padahal Quran telah memuliakan Injil sebegitu mulia namun oleh sbagian Muslim telah dihinakan naudzubillah!
    Alasannya karna inilah itulah,weleeh!

    to rantedoping,
    gak usah heranlah, tanya saja kpd mrk yg sok brjubah agamis tp brmental bobrok serta suka paranoid dan menghancurkan rmh ibadat kaum lain, mental tempe aja salesman stress paranoid takut dagangannya kena saing, halaaah.

  59. Mat Gedor said,

    on November 22nd, 2007 at 04:33

    thrully,
    ternyata muslim sendiri sudah kafir berabad2 lalu setelah kematian nabi Muhammad, lihat saja ayat:

    ,”Wa bi kufrihim wa qaulihim `ala maryama buhtanan `azhima”
    • “Dan kerana kekafiran mereka (terhadap Isa) dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina)” (Juz 5 An-Nisa surat 4 ayat 156)

    kafirlah mereka yg menolak keilahian Isa Almasih, subhahanallah!

    note: istilah kafir pada awalnya bukan ditujukan kepada umat Nasrani/Kristen, melainkan kepada umat pagan Quraish Mekkah penganut dewa dewi bulan.

    (“….wa latajidanna aqrabahum mawaddatal lilladziina aamanuul ladziina qaaluu innaa nashaaraa…”
    • “….dan sesungguhnya akan engkau dapati orang yang akhrab kasih sayangnya terhadap orang-orang yang beriman, ialah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya kami adalah orang Nasrani….” ( Juz 6 Al-Maidah surat 5 ayat 82).
    “Innal ladzina amanu wal ladzina hadu wash shabiuna wan nashara man amana billahi walyaumil akhiri wa `amila shalihan falahawfun `alaihim walahum yahzanun
    • “Sesungguhnya mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang penyembah bintang, orang-orang Nasrani, siapa saja yang beriman kepada Allah dan kepada hari kemudian serta berbuat saleh, maka tidak akan merasa takut dan merasa sedih. (Juz 6 Al-Maidah surat 5 ayat 69)

    namun setelah Quran asli dibakar oleh Utsman bin Affan maka yg berlaku sekarang adalah Quran Utsman yg seringkali bermata dua (banyak ayat2 yg awalnya memuliakan umat2 Yahudi, Nasrani lalu dikemudian mencaci maki, naudzubillah mindzalik!) itu bukti bahwa Quran pun telah diubah (apakah tuduhan kaum Syiah memang benar?)
    Tau ah gelap!

    :

  60. Aspar said,

    on November 22nd, 2007 at 07:55

    ya… ahmed jewish perlu diragukan kemuslimannya…
    kita hanya perlu melihat komentarnya.. pendapatnya yang jauh..jauh.. sekali dari pemikiran seorang muslim…
    :( :(

  61. michel_rantedoping said,

    on December 6th, 2007 at 13:00

    mat gedor mat gedor…….

    apanya yang kau katakan anak kecil aja akan tertawa geli mendengar perkataanmu yang dilandasi dengan ilmu yang amat lemah tentang mengenai suatu ayat……

    pesan aq se…cobalah mempelajari ayat – ayat suci itu jangan sepotong – sepotong
    tanyai ama orang yang lebih paham tentang itu……!!o.k.

    to ahmad jewish….

    apalagi yang u katakan….mengacuhkan bagaimana….??

    justru alquran itu pedoman hidup bagi manusia

    u bisa liat g’ gmana tu kelakuan orang – orang yahudi membakar mesjid- mesjid dipalestna….., diamrik n banyak lagi…

    cuma….
    makanya kembali lagi ketopik karena media yahudi yang lebih berkuasa….

    segala keberanan tentang islam ditutup -tutupi mamereka…

    so dnia melihat yang jelek – jelek terus itulah kelicikan mereka….
    begitu juga sebaliknya keburukn – keburukan mereka ditup tutupi
    jadi kita melihat adem ayem wae padahal dibalik semua itu…(nilai ndiri)

    kita bisa lihat disni tidak ada kejadian apa – apa

    tapi diluar sana lebih parah dari apa yang kita banyangkan..

    itulah mereka….penu dengan kelicikan….!!!

  62. Babayaro said,

    on December 7th, 2007 at 06:54

    Wah, yahudi yg jumlahnya sedikit saja sudah bisa menaklukan arab dan dunia, apalagi jika jumlahnya besra ya?
    Akal memang mengalahkan otot.

  63. angga potter said,

    on December 9th, 2007 at 20:26

    ga akan bisa kita berdamai dgn jewish sialan itu

  64. angga potter said,

    on December 9th, 2007 at 20:29

    allah tuhan kita tidak sama tahu,,,,
    kalo pun yg boleh di damaikan ya kristen qibthi jja

  65. irhaby said,

    on December 14th, 2007 at 21:56

    Ahmed Jewish sungguh indah perkataan anda dan sangat bagus penukilan ayatnya.tapi anda pelajari dulu ajaran salafus shaleh bagaimana cara tafsir yang benar dan sesuai dengan kaidah tafsir.karena kelihatan sekali anda menukil ayat dan anda tafsir sendiri tanpa kaidah tafsir. Bagaimana konsep dakwah dan jihad anda?

  66. Ahmed Jewish said,

    on December 19th, 2007 at 22:10

    irhaby,
    semua ukilan saya ambil dr Quran sendiri tidak sy karang2, terserahlah anda suka atau tidak, semua telah jelas mana yg baik dan buruk; bahkan jika telah ternoda nafsu semata yg baik pun bisa menjadi kotor dan yg kotor berselubung kebaikan (ini yg sekarang sedang trend!).

    angga potter,
    marah ni ye, sabaar itu pelita kasih.
    peace.

    rantedoping,
    ente pun penuh kemunafikan, banyak sudah ente menggunakan produk2 Yahudi bahkan hingga tehnologi2 yg digunakan di Mekkah pun banyak tehnologi Yahudi, Allah Maha Adil.

  67. bengong... :) said,

    on December 26th, 2007 at 21:14

    sangat menarik baca comment diatas…..

    cuman mau nulis sekedarnya aja….gatel nih tangan pingin nulis sesuatu. Allah Maha Kuasa, siapa saja yang masuk surga dan neraka hanyalah hak preogratif Gusti Allah. yang penting bagi hambanya adalah beribadah semaksimal mungkin dan saling menyeru kepada kebaikan. (bukannya sok bijak lho…heheh). bagaimanapun damai, sabar, saling memaafkan lebih diutamakan. ingat kisah kematian Hamzah di perang uhud dan ayat yang diturunkan setelah itu. kemarahan kaum muslimin dan Nabi yang mengetahui jasad Hamzah yang diperlakukan tidak manusiawi. tapi karena sabar, Allah mengganti dengan yang lebih baik, yaitu bertobatnya sang pembunuh Hamzah dan menjadi sahabat yang membela panji-panji Islam di setiap peperangan.

    Allah Yang Maha Kasih Dan Penyayang.
    Allah Yang Menguasai Hari Pembalasan

    wassalam wr. wb.

  68. firasyinta said,

    on December 28th, 2007 at 14:25

    ya ampuun!!!

    to: ahmed jewish

    gw mo nanya agama lo ape siy?? ngomong aja ngaconya ga karuan! aye emang baru-baru ini liat situs SEBAGUS DAN SEHEBAT ini.jangan banyak ngomong deh kalo emang pada dasarnya ga ngerti! kalo mo ngenyimpulin ayat jangan setengah setengah tapi liat keseluruhan al qur’an kitab kaum muslimin yang agamaku juga! aye mau nanya kenapa kamu keukeh aja berpegang teguh pada kesyirikah anda yang pangkalnya ga jelas gitu??ga usah sok dan sombong karena senang akan neraka jahanam yang menyala menunggu anda!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  69. Ahmed Jewish said,

    on January 3rd, 2008 at 04:55

    firasyinta,
    Wah kok wanita ngomongnya kasar to mbak?

    Anda gak perlu tau agama saya apa yg penting bagaimana kita semua sebagai 1 bangsa bisa saling menghormati satu dgn lainnya, lihatlah bencana datang bertubi2 menghantam negeri ini yg acapkali mencintai kekerasan, penghinaan, konflik dan kezoliman2 lainnya yg berjubah agama!
    Saya syirik? hm, lucu sekali jikamengingat apa yg saya nukilkan semua saya amil dr Quran sendiri, terserah anda dan kawan2 sepicik sepergaulan mau menilai apa, yg penting hidup saya merasa damai bila saya bisa saling mengasihi dgn sebangsa saya tanpa menegnal batas dan perbedaan agama! Mengingat Allah yg mencintai perbedaan tanpa pandang pilih, kita semua hanya makhluknya yg kecil dan tak berdaya tanpa kasihNya!
    Anda lah yg mungkin sombong (mungkin lho ya mbak), yg suka merendahkan umat lainnya , berkacalah mbak!
    Hati2lah berbicara mbak, mungkin neraka jahanam yg menunggu anda?
    ubahlah watak kepicikan anda dlm menilai mta kaum lainnya yg mungkin lebih arif dan bijak ketimbang kita, wasssalam.

    NB: Umat Muslim fanatik seperti GI, FPI, Jihad2an ketimbang debatin agama2 orang ngalor ngidul lebih baik menyiapkan tenaga bagi para korban bencana banjir dan tanah longsor di Ja-Teng dan Ja-Tim sana,
    itulah jihad dan ibadah yg sesungguhnya, amin.

  70. Kiran said,

    on January 3rd, 2008 at 16:02

    Ahmed Jewish.
    Setuju dengan pendapat Anda yang tak mau membocorkan kepada umum agama Anda apa. Karena yang tahu pasti hanya Tuhan dan Anda sendiri. Masing-masing saja. karena di akhirat juga masing, ada yang di surga ada yang di neraka itu terserah pilihan hidup kita saat ini.

    Masalahnya adalah.. sejak awal ungkapan Anda itu bertolak belakang dengan tulisan terbaru Anda. Jika niatnya memang mengasihi dan menebar damai, mengapa Anda selalu sinis pada Islam dan umatnya? Why.. di sinilah keanehan Anda. Super aneh!
    Jadi, saya sendiri tak pernah percaya pada Anda….

  71. Ahmad Jewish said,

    on January 3rd, 2008 at 20:25

    Kiran,
    jgn bingung gitu dong mas,
    justru komen2 di situs inilah yg mbelgedes, sy hanya ingin sedikit membuka mata muslim2 yg berpandangan sempit seperti anda ini yg hanya mau melihat kebenraran sepihak dr sudut pandang sendiri, lihatlah komen2 sohib2 yg ekstrem seperti militan yg kurang makan bangku sekolahan isitilahnya, terserah anda mau percaya or tidak, ini Indonesia bung, sudah zaman reformasi, setiap orang boleh berbicara sengawur apapun atau sebenar apapun sejauh hal itu bisa membuka pikiran org ke arah yg lebih baik bukan cuma membuat situs2 provokatif ala militan jahiliyah yg ujung2nya hanya menelorkan umat2 ekstrim seperti yg kian marak di negeri ini.
    Oya ngomong2 akhirat, maaf ya ente2 ini bukan Tuhan, biarlah urusan sy sendiri dgn Tuhan yg tahu amal baik saya,
    urus saja diri sendiri masing ok, no offense layauu.

    Kadang kebenaran itu lebih pahit daripada sekedar mitos semata.

  72. Zu'ama said,

    on January 3rd, 2008 at 20:31

    Tiap hari mengaji tidak membuat org menjadi baik dan berbudi, setiap hari salat hanya membuat sifat kian jahat, inilah bangsa yg tak tahu diri, hanya menyintai rasa iri dan dengki, itulah jika hati dan diri hanya terbungkus rasa benci, membuat jiwa jauh dari Ilahi.
    Inilah nasib bangsa yg kukasihi.

  73. heriselaluonline said,

    on January 5th, 2008 at 15:53

    ngikut nimbrung….
    kok masih debat yahudi…..
    tak ada musuh yang paling dibenci…ditakuti….dan yang akan jadi jalan mengakhiri karir yahudi di dunia ini selain …ISLAM (kapan??? sampai orang islam bangkit sendiri dari tidur panjangnya …maksudnya kembal ke real Islam mann kagak kaya sekarang)… so yaa pantes aja kalo yahudi ingin mengusai semua bidang ..boeat :
    biar yahudi diakui keberadannya oleh islam tentunya (paling yang ngaku islam leberal nih) yahudi pasti inget jaman khaibar doeloe….mereka pengen palestina jadi pembalasa khaibar….(kali2 baca dong sejarahnya nabi kite2…)
    doeloe pas perang ama mesir 67-68 ada tentara islam bilang ama yahui bahwa yahudi akan hancur oleh islam eeeeee…dijawab ama yahudi itu….
    ‘ islam tak kan menang ama yahudi sebelon orang islam sholat jama’ah shubuh ama banyaknya dengan sholat jum’at…..welwh..weleh……kapan…yaaaaa???)
    tapi ada satu yg lebih penting..
    yahudi lebih tahu dari orang islam (sori…abangan ato awam)..
    bahwa akan adanya tanda2 akhir jaman hancurnya bangsa israel yang terakhir kalinya…(dulu kan yahudi telah di laknat nabinya sendiri) .so yahudi pengen ngilangi tuh takdir ini….
    mereka lebih dulu paham dari kita2 (islam yang awam nih)…apa yang akan terjadi mendekati armagedon (perang besar tanda 2 kiamat besar..salah satunya nih)…mereka juga telah tahu sejak dulu akan adanya imam mahdi, turunnya nabi Isa kembali kebumi dan kesemuanya ternyata sama sekali tidak memihak yahudi….mereka ingin agar ketentuan ini berubah…..
    tapii…..sampai dimana usaha si-yahudi kecil…..

  74. Ahmed Jewish said,

    on January 10th, 2008 at 00:37

    Semua umat manusia itu gak itu Yahudi, Arab, kaum Rum (eropa), Asia Timur semua sama di mata Allah, kenapa kita yg serba lemah ini sbg manusia malah menyombongkan diri sendiri dan malah saling menghakimi?

    Yahudi pun (tanpa membela) gak semua jahat, lihat saja apalagi kini era informasi global, di tv2 banyak warga Yahudi asli di Israel sana pun mereka membela warga2 Palestine, bahkan jg warga2 Barat melalui LSMnya yg rajin beradu fisik dgn tentara2 Zionist dgn mengahalang2i traktor2 zionist.

    Umat Yahudi bisa berkembang pun karena kepintaran dan ketekunan mereka sendiri, lalu kita kapan?
    Jangan kita hanya terjebak dlm rasa iri, dengki dan kebencian terus yg tentu saja mendistorsi keimanan kita akan agama yg tentu saja mengajarkan cinta kasih (rahmatan lil’alamin).
    Itu saja.

  75. PENUNGGU IMAM MAHDI said,

    on January 28th, 2008 at 13:52

    Saya ISLAM, walau belum ngerti-ngerti banget dan masih belajar. Satu hal yang pasti, dari semua sejarah kelam peperangan, pembunuhan masal, dan semua ketidakadilan di dunia ini. Semuanya diprakarsai oleh umat YAHUDI (ZIONIS INTERNASIONAL). Semua kegiatan mereka amatlah terencana dengan baik dan sistematis. YAHUDI di sini adalah Yahudi yang tidak bertuhan alias kaum atheis. Zionis yang berencana untuk membuat “One World Order” dengan “Protokol Zion”nya yang sudah jadi rahasia umum dimana di dalamnya terdapat rencana-rencana untuk menguasai dunia. Sementara ISLAM selalu kebingungan dan selalu dijadikan kambing hitam. Malahan sering sekali disusupi oleh orang-orang Yahudi sehingga timbulah anggapan bahwa ISLAM adalah agama yang akrab dengan kekerasan.
    Salah satu ciri-ciri Zionis adalah sering mencampur-adukan agama dan menganggap bahwa semua agama itu benar.
    Bagi orang kristen, Katolik, Hindu, Budha, tentunya agama merekalah yang paling benar menurut mereka. Tapi bagi saya, agama yang paling benar bagi saya adalah ISLAM. “Lakum Dinukum Waliyadin”. Untukmu agamamu, untukku agamaku.
    Coba,…di milis ini siapa yang selalu kelihatan bersikap (sepertinya) netral dan kadang-kadang kelihatan seperti bunglon?…Ditanya agamanya apa malah dibilangnya gak penting.
    Bila diamati, ada dua kemungkinan orang seperti ini kalau bukan ZIONIS yang berusaha memecah belah semua umat di dunia (terutama umat ISLAM), atau orang yang kebanyakan gaul diantara orang orang liberal dengan pemikiran-pemikiran atheisnya sehingga pola pikirnya terbentuk seperti itu.
    Bagi kita MUSLIM, sudah jelas musuh kita siapa dan tak usah diperdebatkan lagi tentang bejatnya ZIONIS ISRAEL yang notabene adalah kaum YAHUDI. Semuanya sudah jelas di tulis di Al-Quran.
    Kita siap-siap aja siapa tau perang Armageddon antara YAHUDI dan pengikut Imam Mahdi terjadi di kehidupan kita ini. Dan nantinya akan jelaslah siapa pengikut Dajjal dan Kebenaran sejati akan nyata. Jadi saran saya,…kalo ada orang-orang aneh yang selalu mengaburkan batas antara hitam dan putih dan kelihatan memancing-mancing amarah kaum Muslimin jangan diladenin. Karena ini hanyalah dunia maya. Tempat orang-orang pengecut bersembunyi di balik keyboard & monitornya.
    Mari kita perdalam ilmu kita terutama kaum Muslimin, selalu waspada dengan kondisi dunia sekarang karena kebanyakan semuanya hasil rekayasa untuk membangun opini publik yang sudah jelas dimonopoli kaum yahudi & liberal.
    Janji Allah sangatlah nyata.

  76. PHIE said,

    on February 7th, 2008 at 07:42

    Pertanyaan saya, bangsa yang gitu kecil, Wilayah aja sempat g punya, sekarang pun masih dipersengketakan dan belum diakui, sempat diserakan keseluruh dunia, masih hidup dalam tradisi yang begitu kuno (strict maksud saya), punya pride yang begitu tinggi (yang tentunya menyebalkan bagi bangsa lain)

    Kok bisa ya punya pegaruh yang begitu besar di dunia (seperti yang diceitakan di Artikel)?
    Kalo jawabannya karena bantuan asing, kok mau negara2 asing bantu negara yang nasibnya g jelas ini?? apa untungnya? Kenapa g ‘investasi’ ke negara laen aja yang lebih jelas keuntungannya??

    ps : saya bukan pencinta (ataupun pembenci) israel.. G punya data2 jelas tentang kehebatan israel/yahudi saat ini selaen yang ada di artikel ini. KAlau dari pandangan awam artkel ini malah menyimpulkan kalo israel ith hebat bgt (ntah dari sisi positif maupun negatif)

  77. Fathia.. said,

    on February 9th, 2008 at 17:11

    To Ahmed Jewish..

    Maaf, mungkin Sya hanya punya ilmu yg sdikit dbanding anda-anda smua..
    Tpi, stau saya..(n ini mrupakan pLajaran smp) qta mmank harus mempercayai/mengimani kitab” sbLum aL-Qur’an, yaitu Taurat, Zabur, dan Injil. Tapi, tidak untuk mempraktekan atu berpedoman pada smua kitab sebelum al-qur’an itu di masa kini.. Karena kitab” itu telah lewat masa berlakunya.. Sperti Injil.. kitab itu diturunkan kpada Nabi Isa.as khusus untuk para umatnya dan pada kurun waktu yg ditentukan.(pada saat itu)

    Dan Knapa pula Al-Qur’an harus turun menggantikan Injil?

    Tentu karena Injil bukan untuk kita dimasa kini.. karena Injil hanya memuat apa” yang dikhususkan kpada mereka umat Nabi Isa.

    Dan ALLah SWT menurunkan Al-Qur’an Sbagai gantinya, yang lebih lengkap.. yang mencakup semua aspek kehidupan, dan kitab suci ini pedoman bagi seluruh umat manusia.. dan untuk selama-lamanya(atau klo tidak bisa disebut begitu brarti hingga dunia ini Kiamat, hingga Hari akhir..)

    Oh ya.. stau saya, Injil yang asLi kini sudah hilang.. duluuu sekali.. Injil yang asli yang sama” memuat Tauhid seperti dua kitab sebelumnya dan satu kitab sesudahnya.. Injil yang kini isinya sudah banyak campur tangan manusia.. coba, saya tanya.. bahasa asli Injil itu apa? adakah Injil yang masih berbahasa asli itu? karena dari yang saya lihat, bahasa Injil berubah setiap negaranya.. mengapa tidak seperti al-Qur’an saja.. ada bahasa asli, dan juga terjemahannya agar lebih memahami(atau sekalian saja belajar berbasa arab dan ilmu untuk menafsirkannya)? Trus.. kenapa isi Injil banyak sekali yang membingungkan..?(sya pernah membaca sekilas” dari banyak sumber, dan sya tidak pernah mengerti kata” itu.. seperti yesus yang ia sendiri bilang.. bukan dia tuhannya.. tapi, kenapa mereka menyembah yesus? kan yesus sendiri yang bilang, bukan dia tuhannya..)

    Allah SWT sudah berjanji akan menjaga kemurnian Al-Qur’an hingga akhir Zaman. Tidak seperti Injil, taurat,dan Zabur yang mungkin bisa dicampur dengan karangan seorang manusia.. Lalu, kenapa pula kita harus membela mereka? yang jelas” salah, berpedoman pada kitab yang sudah tidak berlaku.. tidak beriman kepada kitab yang sudah diturunkan untuk mereka..

    Yahudi itu musuh kita.. dalam Al-Qur’an juga ada kan, mereka itu tidak akan rela hingga kita mengikuti mereka..Jika anda(ahmed Jewish) menganggap semua agama itu benar.. berarti anda bukanlah seorang muslim yang benar. tidak paham Islam.. jika anda muslim, kenapa anda memilih agama yang mulia ini dripada agama yang lain..(yang menurut anda benar itu..)?

    Dalam Islam, ada saatnya kita harus kers, dan ada saatnya kita harus berkasih sayang..
    Kepada para musuh Allah SWT(musuh ISLAM juga tentunya) kita harus memeranginya.. dan itu dapat pahala!

    kata siapa mereka tidak jahat? contohnya saja..Yahudi mengambil alih industri” film ternama seperti Hollywood.. itu untuk apa? saya yakin selain untuk ‘menghibur’ juga untuk merusak generasi-generasi Islam.. mereka menyisipkan hiburan” seperti pornografi, kekerasan, n smacamnya kesitu.. dan kita hanya terus menontonnya.. menelannya bulat-bulat, tanpa curiga apa dibalik semua keindahan film” tsb.. dengan alasan,”ahh… mereka kan hebat, mereka kan baik kepada kita dengan membuat hiburan-hiburan ini..kita harus memperlakukan mereka dengan baik, tidak boleh ada peperangan, tidak boleh melawan..” tau ga.. kita hancur klo kayak gitu terus..!!!!

    akhirnya apa? ujung-ujungnya kita ikut-ikutan,kan? para generasi muda Islam, pembela Islam yang seharusnya menegakkan hukum-hukum Allah SWT, mereka kemana?kita kemana? kita hanya menonton.. hanya menonton hingga mengikuti gaya hidup mereka..

    maaf jika banyak kesalahan dalam comment ini, semoga maksud saya dapat tersampaikan kepada anda-anda..

    Islam rahmatan lil alamiin..

  78. PHIE said,

    on February 11th, 2008 at 10:13

    @Fathia…
    nyante aja kali komennya
    Gw br tau kalo sekarang hollywood milik Yahudi… Tapi emang salah kalo mereka beli Hollywood?? Hak mereka kan??

    Sama seperti hak pemuda muslim untuk menolak menonton film Hollywood, g ada paksaan untuk nonton kan?? G mo nonton juga gpp, malah hemat waktu dan biaya.. Terus sekarang klo mereka memilih untuk nonton film2 yang ada unsur2 pornografi n kekerasan salah siapa???
    Kalo pemuda muslim g bisa ngontrol diri ato para ulama g becus ngurusin moral umatnya sendiri jangan salahin umat laen dong (logika praktisnya gitu)

    Kembali k pertanyaan kenapa Yahudi beli hollywood?? Logika praktisnya kalo orang beli aset bisnis ya alasannya untuk menghasilkan uang (business oriented).. Tapi misalnya kalo ada maksud2 tertentu (mission oriented). Kalo negara sekecil israel yang sedang berperang ‘rela’ ngeluarin duit segitu banyak (beli hollywood n operasionalnya g murah lho) untuk menyesatkan islam, kenapa negara kaya spt Arab Saudi (n negara arab yang laennya) yang setiap tahun terima devisa dr umat muslim yang haji/umrah g rela ngeluarin duit untuk statiun broacasting/ film production yang cukup besar, untuk meyelamatkan umat islam???
    Salah sapa kalo keadaanya spt ini?

  79. alang2 said,

    on March 29th, 2008 at 17:40

    wih…wih….kayaknya debatnya gak abis2 nih!
    menurutku semua agama tidak ada yang menjamin secara mutlak seluruh manusia baik, memang tergantung dari kadar pemahamannya.orang islam yang jahat banyak, orang yahudi yang baik juga banyak. orang islam yang baik banyak, tapi orang yahudi yang jahat juga buanyak banget. tapi satu2nya agama yang paling benar adalah islam. sepakat gak?
    islam memang memerintahkan untuk saling toleransi, tp menurutku SODARA ACHMED JEWISH…toleransinya keblablasan, hingga tak bisa lagi membedakan mana kebenaran hakiki dan mana kebenaran semu yang dibuat manusia….

  80. nobody without You said,

    on April 15th, 2008 at 08:20

    Seandainya kita adalah seorang anak yang berdiri di jalan kumuh di kota Palestina, dengan ingatan pembantaian di Jenin,Gaza, kamp pengungsian muslim Sabra dan Shatilla,…. ayah dan ibu kita entah dibawa kemana. Sedang didepan kita adalah sebuah tank lengkap dengan sepasukan tentara israel siap mengeluarkan peluru dari senjata mereka, sedangkan kita hanya membawa sebuah batu yang entah bisa kita gunakan untuk mempertahankan diri ataukah tidak.Kira2 apa yang ada di benak kita?

    Kita meyakini yahudi yang kita musuhi adalah yahudi yang dengan mudah bisa membunuh manusia yang tak bersalah dengan harga murah. Meneror muslim palestina supaya meninggalkan tanahnya, mengadu domba muslim supaya saling mencurigai dan menyakiti. Selama menunggu kehancuran Islam dari dalam, mereka melakukan bisnis besar-besaran, menjadi orang berpengaruh dan berkuasa, sedang keuntungan dari bisnis mereka akan dibelikan peluru-peluru untuk menghabisi saudara-saudara kita di Palestina, membayar pemimpin2 dunia supaya loyal pada mereka. PBB pun tak berkutik. Apalagi Indonesia?
    Kita seharusnya malu tidak bisa melakukan apa-apa, bukan justru membanggakan nasionalisme kita. Nasionalisme, demokrasi dan HAM tidak akan bisa membantu kita kelak di akhirat : Saat ditanya Allah kenapa tidak membantu saudara2 kita yang terdzolimi dimanapun mereka berada khususnya di Palestina.

    Ada orang yahudi yang membuat buku dan berdemo untuk mengecam pemimpin israel atas kekejian di Palestina.Itu menandakan orang yahudi tidak semuanya memang pantas dibenci.Orang yahudi saja tahu bahwa kebenaran tetap harus dibela walaupun notabene mereka harus membenci teman sendiri. Muslim harusnya punya satu perasaan dan satu pemikiran bahwa kebenaran walaupun pahit tetap harus diperjuangkan. Mereka yang tidak bisa menerima kebenaran sesungguhnya dibutakan oleh K-E-S-O-M-B-O-N-G-A-N. Kesombongan kaum yahudilah yang membuat mereka dilaknat Allah. Karena arti dari kesombongan-seperti kata Rasulullah-yaitu menolak kebenaran dan merendahkan manusia.

    Kita sudah punya koq media yang berpihak pada kebenaran, sudah ada sejak 14 abad yang lalu ,namanya AL-QURAN ! Dimiliki oleh seluruh muslim di dunia dan dijaga Allah sampai kiamat kelak. Tinggal dibaca dan diamalkan. Al-Quran itu menyehatkan akal, menentramkan hati, dan membimbing manusia kepada fitrahnya yaitu senantiasa membutuhkan Allah! Dijamin pasti dapat menandingi sekaligus membentengi diri kita dari media Zionis-Yahudi.

  81. belida said,

    on April 21st, 2008 at 17:49

    Yang penting kita bisa memilah, mana berita provokatif dari Yahudi laknatullah alaih dan mana berita yang bukan.
    Yang jelas dan sudah pasti jelas…Yahudi itu sering kali menyengsarakan Banyak Umat manusia di dunia ini.
    Bukan paranoid dengan Yahudi tapi berhati-hatilah karena jejak langkah nya banyak merepotkan umat manusia.
    Mudah-mudahan kita semua bisa membangun negeri kita yang terpuruk ruk ini menjadi negeri yang penuh berkah, jauh dari jangkauan tangan-tangan kotor Yahudi.
    tapi jika kita yakin pada Allah, Yakin lah ada ayat yang mengatakan ” Wa maa karu wa ma karrallah waw llahu ‘alal maki rin”
    Semoga kita terjauh dari pengahancuran, pembunuhan, perang, perkosaan dan kekejian yang lain yang di sebabkan oleh ulah Yahudi ini dan kroninya.

  82. hudaminallah said,

    on May 24th, 2008 at 06:05

    Mbak belida, tuh ngutip aya ada sedikit kesalahan ? Wa maa karu wa ma karrallah waw llahu ?alal maki rin?
    yg bener. ? Wa makaruu wa makarrallaah wallaahu khoirul maakiriin?
    artinya: dan mereka berbuat makar, maka Allah pun juga bisa buat makar. Dan Allah itu sebaik-baik yg bikin makar.

    Innaa nahnu nazzalnadz dzikra wa innaa lahuu lahaafidzuun.

  83. kaka said,

    on June 1st, 2008 at 16:05

    Ass.salam ta’aruf
    artikel bagus amat.
    saya butuh temen email,hubungi saya di [email protected]
    wslm.

  84. harry said,

    on July 12th, 2008 at 00:15

    * Apa yang anda maksud dengan Yahudi, Diktator Media Massa Dunia?
    * Bagaimana anda dapat berkesimpulan begitu?
    * Mengapa anda berpendapat bahwa itu adalah benar?
    * Dimana anda mendapatkan informasi tersebut?
    * Apa yang terjadi jika anda ternyata salah?
    * Dapatkah anda memberikan dua buah sumber yang tidak setuju dengan anda dan jelaskan mengapa?
    * Bagaimana saya dapat mengetahui bahwa anda mengatakan yang sebenarnya?

    Mungkin Perlu Ku tanyakan Pada semua Penulis, Khususnya Penulis Artikel ini. karena saya belum yakin bahwa Yahudi diktaktor media massa dunia hanya karena si bos terlahir sebagai yahudi. menjadi pertanyaan besar juga buatku bahwa, orang2 kaya islam belum banyak yang berinvestasi pada media massa. kalaupun ada cuma sebatas mengurusi bidang agama saja. jarang2 mengupas tentang sains, kimia, umum, life skill, komputer, informasi dll.

    Perlu diketahui bahwa media massa adalah sumber informasi, Tetapi bukan satu-satunya sumber informasi.

  85. icha said,

    on July 21st, 2008 at 12:00

    wah, mas ahmad jewish sepertinya semangat sekali membela ‘keyakinan’nya.. klo memang anda mengklaim sbg seorang pembela muslim (spt yg anda tulis dalam salah satu tulisan ‘jumawa’ anda), berbicaralah dari sudut pandang islam. jangan menggabung2kan konsep agama dan ketuhanan. itulah salah satu faktor yang membuat orang2 indonesia ga bisa tenang dan damai. banyak yang mengaku paham agama tetapi tidak konsisten memegang ajaranNya.
    jadi mabuk deh…..ya smoga orang2 yang mabuk itu bisa cepet insyaf dan sadar ya,teman2…karena maut tidak dapat diduga kedatangannya.smg kita mendapatkan khusnul khatimah.amin…

  86. riris said,

    on July 26th, 2008 at 00:21

    Ass.wr.wb,
    Sobat-sobat semua tidak usah berdebat panjang lebar n terpancing emosi, karena fakta sdh jelas. Jika qta sdh memberi penjelasan panjang lebar tapi tetap dengan keyakinannya begitu biar saja. Yang Haq n yang Bathil juga sdh jelas. Allah telah memberikan pilihan pada qta mo jln lurus or sebaliknya. Jgn biarkan hati qta panas n akhirnya sumpah serapah yang keluar, Ingat!! Saudara2ku yang tercinta Allah SWT jg tdk suka orang yang suka mengumpat.
    So, keep struggling in Dakwah n always believe Islam will be the winner in the next time. Don’t forget with Allah SWT promise.
    Ya Allah …… Please give us strenght to fight kafir people
    Ya Allah …… Please unite moslems in Khilafah
    Ya Allah……. only Khilafah can save all humans on earth.
    Ya Allah …… I always believe in Your promise please accept my pray. Amin.

  87. a.coei said,

    on July 30th, 2008 at 16:28

    Asslklm. ww

    tos diterangkun dina Al-qur’an oge atuh.yahudi teh tos dipasihn kalebihan
    nya ayat2 namah teu keudah ditulis da tos palalinter.

    media massa dikuasai ku yahudi.
    sok atuh orang2 islam oge dpalilinter.
    ngagarabung atuh tong putus silaturahim.

    ayeuna mah kumaha carana bisa ngelehkeun media massa yahudi….

  88. muslimah said,

    on August 1st, 2008 at 17:53

    Asslmlkm, bagi ana YAHUDI akan tetap jadi musuh ISLAM selama-lamanya.

    ALLAHHU AKBAR,,,,JANGAN TAKUT SAMA YAHUDI

  89. paus said,

    on August 7th, 2008 at 00:55

    sudahlah yahudi adalah fenomenal…terima kenyataan itu, jangan salahkan yahudi..salahkan diri sendiri kenapa muslimin jadi ummat yang inferior?? bangunlah kamu, kalo bisa..hadapi yahudi, jadikan ia sparring partner barangkali engkau bisa mengalahkannya…he he..bangun ummat Islam…

  90. Gufron said,

    on September 11th, 2008 at 22:41

    Yang terpenting itu semua buat semua umat Islam harus bangun bisa bersikap arif, generasinya harus berilmu dan beriman yang kokoh, isi semua bidang dengan keahlian kita masing2 tapi syiar Islam yang Rohmatan Lil ‘alamin masih menyala di hati kita, sehingga kita bisa jadi umat yang kuat dalam ekonomi dll sebagai media tuk menegakkan panji2 keislaman tidak hanya untuk kepuasan nafsu pribadi.

  91. Cathy said,

    on September 22nd, 2008 at 17:15

    SHALOM,

    Cukup membingungkan, apakah tidak ada orang Yahudi yang Muslim? Penulis sepertinya salah bila mengaitkan Yahudi dengan Islam/Muslim. Karena orang Yahudi juga ada yang islam.

    Bagaimanapun, menurut saya tulisan ini MEMANG provokatif. karena seperti yang bisa kita lihat sendiri, jadi ada perdebatan rasisme dan lain-lain. Bila tulisan ini TIDAK provokatif, maka tidak akan ada perdebatan yang bersangkutan.

  92. UCieL said,

    on October 14th, 2008 at 15:01

    to ahmad jewish

    bertobatlah nak.. selagi masih hidup…dan sepertinya anda perlu terapi keagamaan kalau perlu bimbingan rohani dengan kyai dan ulama-ulama supaya ga nyeleneh ngomongin masalah agama khususnya Islam yang selalu kau sudutkan jadi ragu sebnrnya agama ente apan c? makanya sering ikut kajian-kajian Islam, shalat yang bener n beli buku yang banyak ttg doa dan zikir supaya anda terbebas dari bisikan-bisikan sesat.. en atu lagi banyakin baca Istighfar ya… Selamat Mencoba..

  93. afid said,

    on October 16th, 2008 at 20:39

    Makanya kita sebagai umat islam harus menciptakan stasiun Tv yang islami yang dapat menghadirkan pendidikan bagi umat muslim, seperti yang sudah dilakukan saudara-saudara kita di jogja dan bandung yang telah membuat stasiun tv yang indivenden yaitu MJTV dan MQTV, ya……. kalau bisa setiap propinsi atau daerah minimal punya 1 stasiun tv islamlah…….., udah pusing ngeliat Stasiun2 tv yang dijejali sinetron2 dan kontes-kontesan. BASI TAU…….!!!!

  94. Hamba Allah Yang Hina said,

    on October 22nd, 2008 at 22:44

    Assalamu allaikum WR WB
    Bismillahi Rohmani Rohim
    Kepada saudaraku sesama muslim, marilah kita bersatu dan bersama-sama membentengi keimanan kita dengan saling nasehat menasehati di dalam kesabaran. Mari kita bangun dunia Islam melalui kerja keras dengan tuntunan rasulullah. Sesungguhnya apa-2 yang terkandung di dalam Al Qur’an harus kita pahami dan amalkan. Seperti ayat berikut ini?Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: ?Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)?. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.? (al baqarah 120). Nah disini mestinya kita bersatu untuk waspada terutama bagi generasi umat Islam mendatang, karena telah diperingatkan oleh Allah SWT melalui firmannya ini. Sehingga kita tidak terjebak oleh tipu daya mereka. Marilah kita sama-2 berdoa agar kita selalu mendapatkan tolong dan karunia dari Allah SWT, karena bagaimanapun tanpa pertolongan Allah SWT kita tidak bisa berbuat apa-2. Kita mohon dipintarkan agar bisa membaca tipu daya mereka agar kita dapat membentengi umat Islam dari pengaruh-2 jahat mereka.
    Demikian sedikit komentar dari hamba Allah yang sedikit ilmu ini, semoga bermanfaat bagi kita semua khususnya saya sendiri. Mohon ma’af atas segala kesalahan dan kepada Allah SWT saya mohon ampun. Setiap kebenaran datangnya dari Allah SWT, sedangkan salah dan khilaf adalah dari umat-Nya yang bodoh ini. Amin.
    Alhamdulillahi Robbil Alamin
    Wassallamu Allaikum WR WB

  95. Dika said,

    on October 29th, 2008 at 12:36

    Assalamualaikum Wr. Wb.

    Udahlah kawan2 menurut saya forum ini di tutup aja karena akan mengakibatkan hal yang negatif bagi kita baik yang pro dengan artikel di atas ataupun sebaliknya bagi mereka yang kontra karena ngga akan selesai, mirip judul lagu kisah tak berujung, lebih baik kita introspeksi diri kita sekalipun kita mengetahui dan menyadari siapa musuh kita, mereka kuat karena bersatu, mengapa kita yang mayoritas di negeri ini muslim malah sebaliknya saling mencurigai sesama,saling menuding, selalu mencari kesalahan orang lain, membicarakan keburukan2 orang lain dll.

    Baik kita sebagai umat sekaligus khalifah dimuka bumi ini berbuat sesuai apa yang dikatakan Allah SWT yg telah dicatat didalam Al-Quran sebagai pedoman hidup dan menjadikan Nabi Muhammad sebagai idola yang kesehariaannya perlu kita tiru mudah2an kita mampu meniru sifat dan prilakunya walaupun mungkin kita tidak mampu sekuat, sesabar, dan seikhlas beliau, untuk itu ada baiknya kita belajar karena belajar tak terbatas bahkan kalau perlu sampai mati.

    Demikian beberapa komentar menurut saya semoga dengan coretan ini baik saya sendiri yang menulis maupun yang membaca mampu belajar dan meneladani sikap n sifat Nabi besar Junjungan Umat Muslim Muhammad SAW dan mudah2 para umat muslim didunia mampu bersatu seperti yang terjadi di zaman beliau, Amin ya robbal alamin.sekali lagi saya mohon kepada saudara admin untuk forum ini dihilangkan. Akhirul kata

    Wassalamualaikum Wr.Wb.

  96. salibmoderen said,

    on November 21st, 2008 at 15:56

    Salam kasih wahai teman-teman semua…
    saya bukan beragama islam, tetapi saya seorang muslim.
    saya sangat merasa teduh membaca komentar-komentar saudara Ahmed Jewish. (salud untuk anda, walaupun mungkin bukan pernyataan salud ini yang anda ingini. tetapi tetap salud untuk anda).

    seandainya semua penganut agama islam berpola pikir seperti anda… wah akan jadi seindah apa dunia ini nantinya. itu yang saya damba-dambakan.
    saya telah membaca komentar anda (Ahmed Jewish), walaupun itu merupakan komentar yang cukup pedas bagi kawan-kawan kita yang belum memahami betul Alqur’an, tetapi ini merupakan pelajaran berharga bagi mereka.

    dari semua komentator yang ada di forum ini, andalah yang mempunyai pola pikir bagus dan berbobot.
    sebenarnya saya agak ketar-ketir kalau semua penganut islam memiliki daya pikir seperti anda. kenapa saya agak ketar-ketir, karena dengan demikian islam pasti akan merajai dan menguasai dunia ini mengalahkan bani israel (bukan dalam hal negatif tapi positif).

    Menurut saya kenapa saat ini Yahudi begitu dominan, karena memang dari merekalah semua bangsa di dunia ini diberkati, walaupun ada sebagian kecil ayat Alqur’an yang membenci mereka.

    Agar forum ini bisa menghasilkan benih yang bak bagi sesama… bagi mereka yang belum memiliki pengetahuan agama yang cukup (baru ikut pesantren kilatlah… baru ikut kursus seminggulah, dll), jangan berkomentar, agar forum ini lebih berkualitas. OK!

    Wassalam…

  97. Elfizon Anwar said,

    on December 6th, 2008 at 18:19

    Saya kira, kita tidak perlu menyalahkan kaum yang lain, tapi kita sendiri yang telah berbuat ‘aniaya’ pada diri kita. Negara-negara di Timur Tengah yang petro dollar itu, apa yang tidak bisa dibelinya, Amerika Serikat saja bisa dibelinya, misalnya untuk dijadikan ‘satpam’-nya dll.

    Tetapi, ‘membeli’ untuk meningkatkan kecerdasan umat Islam baik Timur Tengah dan dunia umumnya, itu yang mereka tidak kehendaki. Mereka dan umumnya umat kita, kurang berminat untuk membeli sarana dan prasarana komunikasi baik media, radio dan televisi. Contoh, kita ada Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama, apakah organisasi ini mempunyai stasiun radio? atau bahkan stasiun televisi?. Jawab ‘tidak’. Pada hal di Indonesia ini, pasti banyak konglomerat yang beragama Islam!. Ya mungkin hatinya belum terpanggil untuk meningkatkan syiar Islam.

  98. Big Toleran said,

    on December 25th, 2008 at 02:34

    Wa…………….h, wa…h, Ribut terus kayak monyet rebutan kacang, Sebenarnya gampang kok klo mau damai, (jawabnya Ga usah berkomentar), Kita semua tau yahudi coraknya kaya apa, islam kaya apa, nasrani juga kaya apa, hindu dan budha kaya apa, atheis dan konghucu kaya apa, yg sulit hanya munafiq aja yg dideteksi karna sifatnya kaya bunglon, makanya mikir dong kamu2 sekalian pada ribut seakan akan pendapatnya sendiri yg paling benar.
    kedepankan ilmumu dulu dan amalkan untuk kemaslahatan manusia, ga perlu debat kusir kaya gini, yg saling caci mencaci satu sama lain dan pada akhirnya membuat dongkol aja, perbanyak belajar agama untuk cari kebenaran bukan pembenaran.dan kalau anda yakin terhadap agama anda masing2 ga usah mencaci agama org lain. ya tentu aja marah yg dicaci, Org Dalam beragama itu kuncinya IKhlas meyakininya bukan buat bangga2an.. semoga kalian semua sadar…(JUJUR SYARATNYA Pen) …………..

  99. Jali said,

    on December 28th, 2008 at 05:04

    @ Big Toleran:

    Bener. Jangan mencaci agama lain selain ISLAM, karena agama tersebut tanpa dicaci maki pun sudah rusak dan tidak akan diridhoi ALLAH SWT (lihat QS 3 ayat 85). Biarkan saja, jangan dihina, karena memang sudah hina…

  100. ska said,

    on January 2nd, 2009 at 00:50

    assalammualaikum wr. wb.

    wahai saudara-saudara muslim yang dirahmati ALLAH SWT.
    israel sedang menginjak-injak jalur gaza !!!
    ingatlah saudara kita disana,
    raungan tangis mereka terdengar ditelinga ini
    lalu,
    apakah kita hanya berdiam dan terdiam ???
    seandainya kita disini yang mengalaminya?
    seandainya kita disini yang merasakannya?
    seandainya kita?
    berangkatlah wahai pasukan ALLAH SWT
    bertemu kita di gaza
    bersatu kita dalam satu bendera,
    Jihad !!!
    kumpulkan,
    sumbangkan,
    berikanlah
    harta bendamu tuk saudara kita disana
    mereka belum makan,
    mereka kedinginan dalam gelap malam,
    mereka menjerit merasakan pedihnya luka
    tunggu kami gaza,
    kami segera datang !!!

    wassalammualaikum wr. wb.

  101. zaki said,

    on January 7th, 2009 at 23:53

    assalammualaikum wr. wb

    forum yg hebat!!!

    tp ISLAM msh lbh hebat..

    Rakyat Palestina,,ada kita disini..

    Kalian tidak sndiri..

    10 muhharam,tgl dmna mukjizat Allah diturunkan..

    israel tggl mnggu waktu..

    menunggu waktu untuk hancur..

    sbg balasan untuk nyawa anak-anak palestina..

    wassalammualaikum wr. wb

  102. no name said,

    on January 12th, 2009 at 18:53

    for Jali,

    Anda kalau ilmu hanya sedikit ! tidak usah berkomentar!

  103. name no said,

    on January 12th, 2009 at 23:20

    setuju dengan no name…
    kalau ilmu hanya sedikit tidak usah berkomentar…

    tapi sayangnya apa yang disampaikan Jali, meskipun sedikit, ternyata benar adanya. aq dukung!

    sudah jelas bedanya antara muslim dan kafir. jadi tidak usahlah diperdebatkan.. masing2 sudah ada risikonya. tapi lebih bagus lagi adalah dengan mengingatkan orang2 kafir supaya tobat dan masuk Islam, juga ingatkan saudara2 kita yang masih pikirannya seperti orang kafir untuk segera sadar dan bertobat… itulah pentingnya dakwah..

    bravo gaulislam! situs ini mang keren banget!

  104. tak mau tertipu said,

    on January 14th, 2009 at 21:56

    jangan tertipu dan terpancing dengan syetan berwujud manusia ,bukti tipu daya disini kita telah melenceng jauh dari topik, YAHUDI DIKTATOR MEDIA MASA DUNIA, mendingan kita kembali ke topik .biarkan saja SYETAN2 itu menggoda.ok

  105. anne said,

    on January 19th, 2009 at 13:03

    Yaks…karena tulisannya puanjaaang banget jadi langsung kasih komentar aja deuh..

    Sampe kapan laknatullah yahudi ‘n Nasrani terus2 membantah al Quran…

  106. winele said,

    on January 29th, 2009 at 08:49

    Kita simpel saja kita boikot produk2 yang jelas2 mendukung negara israel, yang tidak mendukung ya kita pake, produk dari negara manapun, yang positif kita terima yang jelek kita buang, kalau satu saat negara israel sadar dan mau berdamai dan bersahabat dengan muslim ya kita terima, dan bisa kita berdagang dengan mereka sebagaimana Rosul Saw juga pernah berhubungan dagang dengan mereka, kalo israel belum mau berdamai ya kita boikot tersu produk2 pendukung israel.

  107. tralala said,

    on February 1st, 2009 at 22:13

    salam kenal.. aku anak kecil lho,, bukan orang2 dewasa yang pada komentar2 di atas..
    iihh… Islam itu kan Indah..
    bukannya Rahmatan lil ‘alamin.. katanya mesti bersatu saling-salingan
    ko komen2nya pada sinis2 gitu sih
    aku malah sedih. malu lagi,, kita kan sama2 orang islam
    kaya kata2 siapa tuh tadi.. ahmad jewish! ih,, malu deh
    malu dong.. Rasulullah ajah yang udah dijamn masuk Surga, yang Allah sayangi.. yang jadi kekasih Allah.. kata2nya untuk mneyampaikan kebenaran kan selalu baik.. kalian pada ngga malu apa ih!
    kan ISLAM itu indah..
    Aku cinta Islam.. muach! makanya aku kesini, aku lagi belajar2 islam..
    buat ahmad jewish khususnya…
    kalo aku jadi kamu aku bakal malu deh! aku aja yang masih bisa dibilang anak kecil mikir.. malu dong sama Rasulullah..
    kalo misalnyah emang mau nyampein kbenaran..nyampein biar pada damai.. caranya ko begitu! bukan jadi damai donk? gimana siih,, iihhhh Maluuuuuuuuu! hihihi

  108. Aswad said,

    on February 4th, 2009 at 20:59

    Simak pembahasan ilmiah mengenai Yahudi La’natullah ‘alaihim dari Ustadz Kholid Syamhudi Lc.
    http://ustadzkholid.com/manhaj/permusuhan-yahudi-pada-islam-dalam-sejarah

  109. ekal said,

    on February 27th, 2009 at 15:50

    Wahai seluruh umat non Muslim terutama yahudi yg katanya pinter….
    Islam menantang kalian, cobalah ciptakan kitab yang lebih unggul dari Al’Quran. Jika memang lebih unggul….saya akan pakai kitab itu.

    Katakanlah: “Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Al Quran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.” (QS 17:88)

  110. Sadlian said,

    on July 19th, 2009 at 04:39

    Yahudi tidak akan pernah berhenti untuk merusak perilaku penganut agama samawi, dari sejarah nya yahudi yg berasal dari Banu Israil, targetnya semuala adalah utk kembali ke tanah (yg menurut mereka) dijanjikan yakni Israel. Akibat tujuannya yg blm (dan mudahan tidak) tercapai menimbulkan bias yg sangat besar dengan melbatkan unsur media, ekonomi, budaya, dll terhadap bangsa apapun yang khususnya beragama Islam…Mereka menggunakan Amerika sebagai bonekanya untuk mencapai tujuan. Berbaagi peristiwa pengeboman yang sasarannya adalah asset milik amerika atau Inggris, mereka jadikan alat propaganda bg mereka dg menuding islam garis keras yg berbuat….yahudi tdk akan berhenti berbuat kekacauan dimuka bumi…dari berbaai aspek..dan itu dpt dibuktikan…

  111. yahudi ada di Indonesia said,

    on April 18th, 2010 at 08:33

    kawan-kawan mereka yang mendukung yahudi dan toleransi bicara seolah-olah Islam tidak mengenal toleransi, mereka itulah sesungguhnya yahudi sejati, mereka zionis di indonesia, meeka mencoba membuyarkan perhatian kita mengenai yahudi yg sudah jelas-jelas mengadu domba antara Islam dengan agam2 lainnya, sehingga orang2 lupa akan perlakuan keji mereka(yahudi) terhadap rakyat palestin….mereka ingin membangun kerajaan Israel raya dengan gerakan freemasonry nya yg nanti akan siap menguasai dunia dan memusnahkan 2/3 dari umat manusia di seluruh dunia..kalo gak percaya cari aja kitab talmud,itu kitab orang yahudi,itu dasar saya bicara seperti ini,mereka tidak lagi menggunakan kitab taurat dari nabi musa,tapi memakai kitab talmud ajaran Yudas eskariot murit Isa yang berkhianat….pakai otak kawan-kawan,klo bicara itu pake dasar…

    Islam tidak pernah sentimen dengan yahudi tp justru sebaliknya..
    -salam damai-

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture. Click on the picture to hear an audio file of the word.
Click to hear an audio file of the anti-spam word

 

  rank blog indonesia   Religion Blogs - Blog Top Sites