Untuk apa sih menulis?

Assalaamu’alaikum wr wb Saya pernah mendapatkan pertanyaan seperti judul yang saya gunakan untuk tulisan kali ini. Penanya tersebut menurut saya sudah tepat menanyakan demikian. Why? Karena seharusnya setiap melakukan sesuatu kita memiliki niat dan tujuan yang jelas. Bisa tergambar, bisa dikerjakan, dan bisa menghasilkan serta bermanfaat. Itu sebabnya, sebagaimana kegiatan lainnya, menulis juga pasti ada ...

Menulis melancarkan berbicara

Assalaamu’alaikum wr wb Bukan sulap bukan sihir. Jika diasah terus, menulis justru bisa melancarkan bicara. Bukan hanya lancar, tapi juga bisa merunut poin-poin yang perlu disampaikan secara sistematis. Saya pernah merasakan efek samping menulis tersebut. Percayalah, bukan hanya saya ternyata yang merasakan lancar berbicara di depan publik yang merupakan efek samping dari menulis. Beberapa kawan ...

Berawal dari Membaca

Berawal dari Membaca
Penulis yang baik, adalah pembaca yang baik. Kamu punya hobi membaca? Berbahagialah. Karena syarat menjadi penulis salah satunya adalah banyak membaca. Dengan membaca, kita jadi tahu segalanya. Hal yang sebelumnya menjadi misteri, setelah membaca, kita jadi ngeh. Membaca akan membuka wawasan kita tentang segala hal. Menyenangkan sekali memang. Waktu SD saja, senang betul bisa membaca ...

Menulis itu GAMPANG, Tapi ADA CARANYA

Assalaamu’alaikum wr wb Salam sukses buat semuanya… Menulis itu gampang? Saya sendiri berani mengatakan gampang, bukan karena saya sudah bisa, tapi karena saya melihat banyak orang bisa menulis, berarti keterampilan ini bisa dipelajari. Menulis adalah keterampilan? Betul. Sama seperti naik sepeda atau mengendarai mobil. Makin sering dilatih, makin lihailah kita. Saya waktu kecil masih inget ...

Antara Menulis dan Berbicara

Menulis berbeda dengan berbicara. Menulis setidaknya membutuhkan keterampilan khusus yang harus dipelajari dan senantiasa dilatih. Sementara berbicara mungkin cuma butuh pembiasaan saja. Indera yang dibutuhkan ketika belajar berbicara terdiri dari mata, telinga, dan lidah. Mata untuk melihat gerakan yang dilakukan orang yang akan kita contoh untuk bicara, terutama melihat gerakan mulut dan mimik muka. Telinga ...

Ngomongin Motivasi dan Mood

Ngomongin Motivasi dan Mood
Kamu masih memiliki motivasi untuk menjadi penulis? Syukurlah. Itu artinya kamu masih punya modal. Masih semangat juga kan? Oke, itu sudah cukup sebagai trigger (pemicu) untuk merintis jalan menjadi penulis. Kerja keras yang gigih akan memunculkan keseriusan. Banyak penulis beken dan handal saat ini yang berangkat dari bawah. Mereka dengan semangat tinggi akhirnya berhasil meraih ...

Tentang Subyektif dan Obyektif

Tentang Subyektif dan Obyektif
Mc.Luhan, penulis buku Understanding Media: The Extensive of Man, menyebutkan bahwa media massa adalah perpanjangan alat indera kita. Yup, dengan media massa kita memperoleh informasi tentang benda, orang atau tempat yang belum pernah kita lihat atau belum pernah kita kunjungi secara langsung. Realitas yang ditampilkan media massa adalah realitas yang sudah diseleksi. Televisi memilih tokoh-tokoh ...

Akurasi Data dan EYD? Perlu Dong!

Akurasi Data dan EYD? Perlu Dong!
Di tip sebelumnya (kalo nggak salah tip ke-4) saya udah menyinggung sedikit tentang pentingnya keakuratan sebuah data. Sebab, data yang bagus adalah penunjang yang oke dari sebuah argumentasi yang kita tuangkan dalam tulisan tersebut. Dalam menulis fiksi sekalipun adakalanya latar cerita harus sesuai dengan fakta. Jadi, jangan sampe ceritanya tentang California, tapi kulturnya Bandung. Itu ...

Menulis Berita, Gimana Sih?

Menulis Berita, Gimana Sih?
Kamu mau jadi wartawan? Hmm… siap-siaplah melaporkan suatu peristiwa dalam sebuah tulisan. Nah, berita yang baik dan efektif adalah irit dalam gerak. Nggak bertele-tele. Juga tangkas dalam kejutan. Udah gitu, simple dan elok lagi. Itu sebabnya, kalo kamu baca tulisan-tulisan bernuansa berita enak banget dibacanya. Kita langsung nyambung dengan apa yang diinginkan si penulis berita. ...

Menulis Resensi, Belajar Mengkritisi

Menulis Resensi, Belajar Mengkritisi
Kata orang, jadi tukang kritik itu menyebalkan. Belum lagi kalo cuma “omdo”. Tahu kan yang saya maksud? He..he.. iya, maksudnya omong doang. Hmm… kalo itu yang dimaksud, memang menyebalkan ya? Sebab, kalo bisanya cuma menyalahkan tapi nggak bisa berargumentasi, cocok diberi gelar “omdo”. Kenneth Taylor pernah bilang bahwa seorang kritikus itu, seperti seseorang yang tahu ...
%d bloggers like this: